
Sampai pagi menjelang, Tim Alex belum juga menemukan keberadaan anak nya dimana, Dan sejak saat itu pula Alex tidak tidur karena terus mencari keberadaan putra nya.
Bukan hanya Alex saja yang tidak tidur, Tapi memantu nya yang sering di katakan nya gajah Thailand itu juga tidak memejamkan kedua mata nya untuk istirahat.
Dia masih menunggu suami nya, Begitu juga dengan Tarisa dan beberapa wanita disana.
Mereka semua menemani istri seorang Galaxy Sky Alexander Guero yang tidak tidur malam itu.
Sedih ? Sudah pasti mereka sedih melihat nasib wanita hamil itu.
Dimana saat saat seperti ini dampingan suami lah yang paling di butuhkan nya, Bukan hanya lingkungan keluarga tempat dimana dia berada.
" Starla, Sayang...Ayo tidur dulu sayang, Kamu belum tidur sejak semalam, Kamu harus istirahat sayang. " Risa menghampiri menantu nya yang terus saja duduk berdiam diri di kursi nya.
Ya kursi, Karena ada kursi yang menemani nya semalaman, Karena Starla tidak mau meninggalkan pintu utama.
Dia terus berada di sana untuk menunggu kepulangan suami nya.
Kepulangan pria yang sangat di cintai nya, Pria yang menjadi ayah dari anak anak nya.
" Starla mau nunggu suami Star Ma, Sky sebentar lagi akan pulang. "
" Iya, Tapi mandi dulu, Sarapan dulu yuk, Nanti kalau suami kamu pulang gimana kalau dia marah ? Karena kamu belum mandi dan sarapan ??" Kini arah pandangan Starla terarah pada Mama mertua nya.
Tenyata bukan hanya ada Mama mertua nya saja, Tapi ada Rain, Ada Alisa juga, Dan siapa wanita itu ? Apa itu Mama nya Alisa ?
Istri nya Paman Markus ?
" Tapi bagaimana kalau suami Star pulang Ma ? Nanti siapa yang akan datang menyambut nya ??" Ya Tuhan...
Sakit sekali ras Anya hati Tarisa, Dia harua bisa kuat demi Starla, Tapi dia juga sudah tidak tahan dengan diri nya saat ini, Melihat menantu nya yang sekuat baja itu, Membuat hati Tarisa yang seperti kapan itu lagi seketika.
Dia tidak kuat lagi, Dia tidak bisa melihat menantu nya seperti ini, Menanti kepulangan putra nya yang masih dalam proses pencarian nya.
__ADS_1
" Mandi dulu ya, Mama bantu, Biar Rain yang menunggu suami kamu, Jadi nanti ka-kalau Sky pulang kamu sudah cantik, Kamu sudah bersih dan makan, Ma-mama tidak mau kamu di marah Sky sayang..." Kuat Risa.
Kuat lah demi menantu mu yang tidak menangis sedikit pun itu, Kau harus kuat demi menantu yang tengah mengandung calon kedua cucu kembar mu.
Kau harus kuat.
" Mandi lah Kak, Aku akan menunggu Kak Sky disini, Nanti aku akan mengatakan pada nya, Bahwa istri nya yang cantik ini tengah mandi bersama Mama mertua nya, Terkadang aku iri pada mu, Kau begitu di sayang oleh Mama dan Papa ku, Cih, Kau menggunakan Dukun ya ??" Starla menggelengkan kepala nya.
Dia tidak bermaksud hal apa pun pada Starla, Hanya ingin agar wanita itu tidak terlalu memikirkan nasib suami nya, Walau dia tau bahwa itu juga pasti tidak mungkin.
" Ahh...Maaf Rain, Aku tidak bermaksud begitu, Tapi---"
" Sudah...Ayo Mama bantu ke kamar kamu, Kita mandi ya. " Akhir nya Starla menurut, Dia menurut pada Mama mertua nya.
Setelah kepergian Starla dan Mama nya, Ketiga saudara nya turun dengan setelan lengkap mereka mengenakan Jas.
Apalagi Jupiter dan Cloud juga ikut rapi pagi ini ? Ada apa ??
Jika hanya melihat Kakak nya Thunder saja itu sudah biasa bagi nya, Tapi ini Cloud dan Jupiter, Itu ras Anya aneh menurut Rain.
" Mulai hari ini kamu akan ke Kantor, Papa meminta kami untuk menjaga perusahaan, Kau dirumah bersama para wanita ! Karena cepat atau lambat pasti akan terjadi sesuatu nanti nya, Tolong jaga dirumah, Itu pesan Papa sebelum kami pulang shubuh tadi. " Rain menatap heran pada adik kembar nya itu.
Cloud mengatakan apa ?? Apa kakak nya tidak di temukan ??
" Jangan tanyakan apapun saat ini Rain, Papa dan Uncle Markus masih berupaya disana. Doakan semua nya agar lancar dan kak Sky segera di temukan. Karena aku menemukan serpihan badan pesawat nya, Anak buah Papa juga sudah mulai bergerak menyusuri daerah setempat, Bahkan hingga ke rumah penduduk. " Rain mengangguk.
Cloud memeluk tubuh kakak kembar nya itu dengan penuh kasih sayang, Sementara Jupiter hanya bisa melihat dan menatap sendu pada kedua Kakak nya yang saling menyayangi itu.
" Jangan berpikir macam macam, Kami tetap menyayangi mu walau kau berbeda. " Kali ini Thunder yang memeluk tubuh ketiga adik nya.
Mereka berempat berpelukan, Seperti tengah menguatkan diri mereka masing masing.
Jika mengurus perusahaan besar itu Sky hanya sendirian, Kali ini mereka harus bertiga, Bayangkan bukan ? Bagaimana hebat nya Sky ?
__ADS_1
Lain dirumah ? Lain lagi di Atas air itu, Alex masih terus berusaha keras untuk menemukan putra nya.
Putra kebanggaan nya, Dimana kah putra nya itu ?
Apa Sky selamat ? Harus ! Sky harus selamat untuk nya.
Bukan hanya untuk nya saja, Tapi untuk semua orang, Terutama anak istri nya, Sky harus selamat.
" Makan lah dulu, Kau harus makan. "
" Bagaimana aku bisa makan jika putra ku belum di temukan ?? Bagaimana keadaan nya saat ini ? Aku harus menemukan nya secepat mungkin sebelum berita ini semain meluas. Aku harus bisa membawa putra ku pulang, Istri nya sedang menunggu nya saat ini. "
" Tapi kau juga butuh makan ! Siapa yang akan mencari putra mu jika kau sakit nanti ? Bahkan kau tidak berpindah dari tempat mu sejak semalam ! Kau terus saja berdiri disini tanpa memperdulikan angin malam yang menerpa mu ! Ingat kau bukan lagi Alexander yang ada di 40 tahun yang lalu, Dimana usia mu masih muda dan kau bisa dengan gagah menantang dunia ! Maka pikirkan itu lagi ! Gunakan otak mu untuk berpikir. " Markus yang kesal pun langsung meninggalkan rekan nya itu.
Alex masih diam di tempat nya, Tak lama ponsel nya berdering dan itu panggilan dari Tarisa, Istri tercinta nya.
" Ya, Ada apa Dear ??" Tanya Alex saat sambungan telepon tersambung dan dia mendengar suara istri nya yang seperti sedang terisak.
" Jangan menangis Tarisa ! Tolong aku, Jangan pernah menangis untuk saat ini, Demi aku dan demi menantu mu, Aku mohon pada mu untuk tidak menangis, Tolong aku Tarisa...Sekali ini saja, Ku mohon untuk tidak menangis. " Risa ingin menangis saat ini, Tapi sebisa mungkin dia menahan suara tangis nya, .
Suami nya sedang berusaha keras untuk menemukan putra nya, Dia tau bahwa suami nya juga sedang tidak baik baik saja saat ini.
" Ma-maafkan aku. Ku mohon juga pada mu, Untuk membawa Sky ku pulang, Aku kasihan dengan menantu kita, Dia terus menanti kepulangan suami nya, Yang membuat ku sangat sakit adalah, Ketegaran hati nya, Jiwa nya dan raga nya sangat kuat, Bahkan tidak setetes air mata pun yang keluar dari mata indah nya, Aku mohon cepat temukan suami nya, Cepat temukan ayah dari calon anak anak itu, Tolong temukan anak ku Alexander, Aku mohon pada mu...." Alex semakin mengeratkan pegangan tangan nya di besi pembatas Yacth itu, Sorot mata nya menatap tajam pada air yang berlomba lomba mengejar nya itu.
Jika sampai dia tidak bisa menemukan putra mau, akan ada banyak hati yang hancur, Bukan hanya Tarisa istri nya, Tapi Starla.
Menantu nya itu akan sangat hancur nanti nya, Kenapa hingga saat ini belum juga mendapatkan kabar tentang putra nya ??
Apa putra nya tidak di temukan ?
Tidak ! Putra nya harus di temukan ! Harus sesegera mungkin !
...⭐⭐⭐...
__ADS_1