
Starla langsung mencari suami nya saat sadar dari pingsan nya.
Dia tidak bisa menangis, Entah mengapa air mata nya seperti kering, Dia tidak ingin mempercayai ini semua.
Suami nya bukan pria lemah kan ? suami nya sudah berjanji untuk terus menemani nya bukan ?
Tidak akan meninggalkan nya ? Suami nya sudah berjanji pada nya, Lalu kenapa sekarang dia tidak menepati janji nya.
" Starla, Kamu mau kemana sayang ??"
" Starla mau cari suami Star Ma, Tadi sebelum turun Star dapet pesan dari Sky, Kalau malam ini dia akan sampai, Dia bawa coklat dari Jepang, Dia bawa bilang dia rindu Star dan anak anak, Dia Bilang---" Tubuh Starla langsung di peluk oleh Mama mertua nya.
Risa menangis senggugukan, Dia tidak bisa membayangkan, Bagaimana hidup Starla nanti nya jika putra nya Tidka baik baik saja.
Bukan Risa jahat, Tapi dia juga menginginkan anak anak nya baik baik saja, Dan semoga Tuhan mendengar doa.
" Mama kenapa menangis ? Starla harus nyambut suami Star Ma, Sky seperti nya akan sampai. " Ya Tuhan...
Sakit nya hati Risa mendengarkan Starla seperti ini, Bahkan tidak ada air mata yang keluar dari kedua mata indah nya setetes pun, Dia jadi teringat saat Sky kehilangan Mawar, Bahwa anak nya itu tidak meneteskan air mata nya setetes pun sama seperti Starla saat ini.
Apa itu arti nya jika Starla saat ini juga sama terpukul nya, Sama hancur nya seperti Sky dulu ?
Menangis pun sudah tidak bisa lagi ?? Jangan ! Risa mohon jangan hancurkan Starla seperti kau menghancurkan Sky dulu Tuhan, Jangan.
" Sayang, Starla...."
" Tidak Ma, Starla harus turun, Starla harus nyambut suami Star Ma, "
" Sudah tenang dulu, Oke mi-minun dulu sayang..." Tangan Tarisa bahkan ikut bergetar saat memberikan gelas berisikan air putih untuk menantu nya ini.
Dia tidak bisa membayangkan, Bagaimana jadi nya Starla jika terjadi sesuatu pada putra nya nanti ??
__ADS_1
" Sudah Ma, Starla harus menunggu Sky, Dia pasti sudah hampir sampai, Atau memang sudah sampai ???" Pertanyaan dari Starla semakin membuat hati Tarisa sebagai ibu hancur berkeping keping di buat nya .
Bukan Karena Starla, Tapi karena keadaan yang tidak menyenangkan ini.
" Starla baik baik saja ma, Karena star percaya pada suami Starla ! Dia tidak akan meninggalkan kami, Starla yakin itu. " Starla melepaskan pelukan mama mertua nya dan pergi meninggalkan kamar nya.
Risa menatap sendu pada menantu nya, Wanita muda itu begitu tegar, Di balik sikap lemah lembut nya, Hati nya setegar karang.
Jika Risa yang berada di posisi Starla saat ini, Entah bagaimana dia menyikapi, Pasti dia hanya biasa menangis histeris,.
Tapi menantu nya tidak melakukan hak itu ! Jangan menangis histeris, Setetes air mata nya pun tidak jatuh.
Begitu kuat nya Starla menghadapi ini semua dirumah mertua nya, Begitu berbanding terbalik dengan papa mertua nya saat ini.
Dia sudah berada di Atas Yacth yang sengaja di sewa nya, Dia harus tetap tenang mencari keberadaan putra nya.
Dia juga baru mendapatkan kabar dari Cloud yang terus mengudara, Bahwa dia menemukan serpihan dari badan pesawat, Dan dia menduga bahwa itu pesawat pribadi milik kakak nya.
" Telusuri seluruh daerah ini ! aku tidak perduli berapa banyak anak buah yang harus kau kerah kan untuk mencari putra ku, Yang pasti aku ingin mendapatkan berita secepat nya. Jangan sampai ada daerah yang terlewat kan ! Telusuri seluruh nya ! hutan, Rumah warga, sungai dan seluruh nya ! " Markus hanya bisa mengangguk patuh.
Dia tau, Mantan bos, Teman,sahabat,rekan dan besan nya ini harus tetap tegar dan kuat, Walau dia juga tau bahwa saat ini pikiran dan hati pria penguasa ini begitu berkecamuk.
Jika itu terjadi pada nya, Belum tentu Markus bisa setenang dan sehebat ini dalam menghadapi segala sesuatu nya.
Berkat seorang Alexander lah Markus belajar mengatur kehidupan nya, Dia bisa berdiri di kaki nya sendiri berkat pegangan tangan dari pria kejam itu.
Jika dulu Alex tidak menyelamatkan nya, Dan memungut nya di jalan, Mungkin tidak ada lagi yang nama nya Markus Orlando.
Jika pun ada, Itu hanya akan tertulis di sebuah nisan.
Berkat semua yang di lakukan Alex pada nya lah yang membuat Markus selalu ada, Selalu setia pada pria itu, Walau suah tidak bekerja lagi di kantor nya.
__ADS_1
" Utus Thunder untuk memimpin perusahaan ! Jupiter dan Cloud, Mereka harus menjaga perusahaan untuk Sky, Semua kesuksesan ini berkat tangan nya, Jadi aku tidak akan membiarkan apa yang di pertahan kan nya hancur begitu saja ! Bawa anak dan istri mu untuk tinggal Dirumah ku, Temani menantu ku, Aku tidak ingin mereka kenapa kenapa. !"
" Media mulai mengendus berita ini Tuan, Karena ada salah seorang penduduk yang merekam detik detik pesawat Sky akan jatuh,. "
" Bungkam dia ! Blokir semua media, Jika mereka berani menyiarkan berita ini, Tutup perusahaan mereka ! Aku tidak ingin berita ini membuat Klan Alexander goyah ! Sky lah yang menjadi ujung tombak ini semua, Aku sudah Tidak muda lagi, Aku tidak akan bisa menghadapi semua nya. Jika anak buah mu kurang, Panggil Mario ! Dia harus tau ini. !" Markus pun menjalankan segala perintah yang keluar dari mulut pria yang sudah tak muda lagi itu.
Sama juga seperti nya, Tapi Lihat lah, Di usia nya yang memasuki kepala 7, Pria ini masih bisa berpikir dengan baik, Insting dan ketajaman mata nya jangan pernah di ragukan.
Hanya Sky lah yang bisa menandingi pria yang kini berdiri dengan kokoh, Seakan dia sedang menantang ombak di hadapan nya.
Pegangan tangan Alex di besi pembatas Yacth di tempat nya berdiri semakin menguat.
Buku buku jari nya memutih, Rahang nya mengetat sempurna, Urat di tangan nya menonjol dengan sempurna saat ini.
" Jika sampai terjadi sesuatu pada putra ku, Demi Tuhan aku akan mengutuk lautan ! Aku bersumpah untuk itu !!" Ucap nya dengan lantang.
Angin malam berhembus begitu kencang saat ini, dia benat benar sedang menantang lautan ini .
Angin malam yang menerpa tubuh tua nya tidak berarti apapun saat ini, Karena tujuan nya saat ini adalah menemukan putra nya.
Tatapan mata tajam nya seakan menyorot tajam pada setiap sudut lautan ini, Dia mencari dimana keberadaan putra nya, Bagaimana keadaan putra nya saat ini.
Air laut Skotlandia bukan lah air laut biasa, Dingin nya air laut itu bisa membekukan apapun di malam hari, Termasuk tubuh putra nya.
" Tidak ! Putra ku bukan anak yang lemah ! Putra ku tidak lemah ! Sky ku tidak selemah itu hanya karena air laut ! Langit ku tidak akan lemah, Langit ku tidak akan meninggalkan istri nya yang tengah mengandung buah cinta nya, Bagaimana pun cara nya, Kau harus selamat Nak, Papa akan mencari mu ! Kau harus selamat Sky ! Papa mencintai mu, Bayi lontong Papa, Bayi Gembul Papa. Kau harus selamat bagaimana pun cara nya !" Ucap Alex penuh dengan rasa sesak di dada nya.
Dia tidak akan membiarkan anak nya terluka, Karena Alex tau bahwa Sky tidak akan selemah itu.
Karena Sky adalah anak nya yang terhebat dalam segala hal menurut nya,.
" Satrla...." Lirih pria yang penuh dengan luka sebelum kehilangan kesadaran nya.
__ADS_1
...⭐⭐⭐...