
Bukan hanya Sky yang merasa kesepian, Tapi juga Starla.
apalagi kini mereka saling berjauhan olah jarak dan waktu, Dia hanya bisa berdoa pada Tuhan untuk kesehatan dan keselamatan untuk suami nya dsn keluarga besar nya yang telah Sudi dan begitu menerima nya dengan tangan terbuka.
Tidak pernah sekali pun Starla mendapatkan perlakuan buruk dari keluarga suami nya, Walau memang dia mengakui jika mulut Papa mertua nya itu luar biasa pedas nya, Tapi kasih sayang nya memang benar tak kalah luar biasa nya.
Bahkan lebih besar lagi rasa sayang nya, Hingga membuat Starla begitu merasa nyaman, aman dan begitu di sayang oleh keluarga besar suami nya.
Hanya satu yang belum pernah di temui nya, Uncle Justin.
Adik tiri dari Papa mertua nya.
" Tolong jaga suami ku Tuhan, Aku tidak meminta apa pun pada mu, Hanya tolong jaga dia selalu, Berkahi dia dalam setiap langkah nya, Karena setiap langkah yang di ambil nya demi kepentingan dan keselamatan banyak orang Tuhan. Jangan biarkan bahaya mendekat pada nya, Aku percaya akan kuasa mu Tuhan..." Betapa tulus nya wanita bergelar istri dan ibu sekaligus itu.
Dia tidak memikirkan bagaimana bahaya yang akan datang menerjang suami nya, Walau dia tau hidup suami nya itu penuh resiko dan bahaya.
Tapi dia selalu percaya, Bahwa Tuhan akan melindungi orang orang yang selalu taat pada nya, ,bahkan jika orang tersebut tidak taat pin Tuhan masih memiliki tenggang rasa untuk melindungi nya.
Jadi Starla selalu meyakinkan diri nya untuk selalu berpikir positif dalam setiap apapun yang di lakukan suami nya.
Karena dia tau, Sky tidak akan membiarkan siapa pun dalam keluarga nya berada dalam bahaya.
" Aku mencintai mu suami ku...Galaxy Sky Alexander Guero ❤️ " Ucap nya lagi setelah mengakhiri doa nya malam sebelum dia menutup mata.
...⭐⭐...
Sementara pagi ini, Di kota besar, Kota yang terkenal dengan bangunan bangunan megah bak negeri dongeng tersebut.
Keluarga besar Alexander sedang menunggu saat saat dimana operasi pencangkokan hati akan di lakukan.
__ADS_1
Dimana Steve sendiri lah yang akan memimpin operasi tersebut.
Ini bukan operasi biasa, Karena yang menjadi pasien nya adalah kedua penguasa yang bisa di katakan sangat berpengaruh dalam Kota besar ini.
Bukan hanya kota besar, Tapi kota kota atau negara negara kedaulatan lain nya di Daratan Eropa.
Siapa yang tidak mengenal kedua penguasa tersebut.
Dan kini seluruh keluarga besar tengah berdoa bersama untuk keberhasilan dan keselamatan kedua penguasa yang akan melakukan operasi nya.
" Kalian siap ??" Tanya Steve pada Sky dan Alex yang sudah bersiap untuk memasuki ruang operasi.
" Apa aku bisa menolak ??" Jawab Alex dengan pertanyaan lagi pad Steve.
" Setidak nya tenang untuk menjalani nya, Walau aku tau kau tidak tenang, tapi coba lah untuk tenang, Aku tidak akan memindah kan jantung mu ke perut, Atau memindah kan kedua ginjal mu ke kepala. "
Niat hati nya untuk mencairkan suasana hati Alex dan Sky yang memang dia tau sedang tidak baik baik saja saat ini.
Tapi malah dia yang di salahkan lagi bukan ??
" Terserah ! Istri mu ingin bicara !"
" Bawa aku Uncle. " Steve pun mengangguk.
Dia memerintah kan perawat nya untuk membawa Sky lebih dulu memasuki ruang operasi dan membiarkan sepasang suami istri yang tidak muda lagi itu untuk bicara satu sama lain.
Alex hanya bisa menghembuskan nafas nya panjang saat mendengar langkah kaki anggun yang tanpa melihat nya pun dia tau langkah kaki milik siapa itu.
Langkah kaki milik wanita yang telah berjalan bersama nya selama 40 tahun, Dan kini mereka kembali di hadapkan dengan keadaan seperti ini.
__ADS_1
" Pergi saja kau jika kesini hanya untuk menangis di depan Ku. " Alex tidak ingin melihat wajah Tarisa yang dia sudah tau bahwa wanita itu akan menangis.
" Ya aku memang menangis, Menangisi keadaan mu saat ini. Tidak bisa kah sekali saja menunjukan sisi lemah mu pada ku, Tolong sekali saja katakan pada ku jika kau sakit, Aku juga ingin merasakan bagaimana rasa nya menjadi kamu, Saat aku sakit dan terbaring di ranjang pesakitan seperti ini, Saat penyakit jantung bawaan ku dulu. " Kini Alex dapat melihat bagaimana menyedihkan nya Tarisa.
Memang selama ini dia tidak pernah menunjukan apapun itu yang di rasakan nya, Sakit nya atau pun duka nya, Karena yang di pikirkan Alex selama ini adalah tidak ingin membuat wanita yang sangat di cintai nya itu bersedih dan menitikkan air mata nya.
Karena membuat Tarisa menangis adalah pantangan bagi nya. Itu sebab nya dia tidak pernah menunjukan rasa sakit nya pada Tarisa, Agar wanita nya itu baik baik saja.
" Apa jika aku mengatakan aku sakit saat ini kau akan bersedih ??" Tarisa melihat ke arah suami nya yang pucat saat ini.
" Wanita mana yang tidak sedih saat melihat kekasih nya terbaring di ranjang pesakitan seperti ini ? Istri mana yang tidak bersedih jika tau suami yang sangat di cintai nya merasakan sakit tapi kau tidak mengetahui nya ??"
" Dan itu lah yang ku lakukan ! Aku tidak ingin melihat mu bersedih ! Maka aku menyembunyikan semua ini dari mu, Aku tidak ingin melihat mu bersedih, Aku tidak ingin melihat air mata mu jatuh. aku pernah berjanji pada mu bukan ? Jika aku tidak akan membiarkan mu menangis ??" Tarisa menganggukkan kepala nya dengan air mata yang terus berlinang di kedua mata nya membasahi pipi.
" Tapi aku telah gagal, Aku membuat mu terus menangisi keadaan Sky waktu itu. Aku telah gagal menjaga air mata mu, ,aku telah membiarkan mata indah mu terus saja menurunkan badai nya, Mata indah mu terus menurunkan hujan yang aku sendiri tidak bisa menghentikan hujan itu. Aku telah gagal Tarisa, Aku telah gagal menjaga air mata mu agar tidak terjatuh. Aku telah gagal melakukan itu semua. Sudah terlalu banyak air mata mu yang jatuh, Dan hati ku sakit setiap melihat nya, Hati ku benar benar sakit Tarisa..." Bukan hanya Tarisa yang menangis.
Tapi Alex juga menangis, Air mata nya keluar dari sudut mata nya saat melihat wajah istri nya yang di banjiri dengan air mata nya,.
Dan setiap kata yang keluar dari bibir nya tadi, Itu di dasari oleh rasa cinta nya yang begitu besar untuk wanita Ch*na itu.
Wanita Ch*na yang sangat di cintai nya.
" Jika mencintai ku dan tidak ingin melihat ku menangis lagi, Tolong sembuh untuk ku, Tolong tetap sehat dan baik baik saja untuk ku. Aku tidak akan bisa tidur tanpa mu, Karena tangan besar ini yang selalu memberi kehangatan bagi ku, Jadi aku mohon, Bertahan demi aku dan terus lah semangat untuk cinta mu yang begitu besar ini. Karena aku akan menunggu mu di setiap sudut indah dunia ini. Aku ingin hidup bersama mu, Kita menikmati gemericik air sungai, Hidup dengan damai di tempat yang indah, Jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota yang gemerlap ini. Aku ingin hidup dengan damai bersama mu, Tanpa nama besar Alexander. " Tarisa mengambil tangan besar Alex dan membawa nya di pipi dan menciumi nya.
Karena tangan besar itu yang selalu memberi kehangatan dan keamanan bagi nya selama ini.
" Maka tunggu aku, Aku akan sehat untuk mu, Dan kita akan hidup berdua seperti keinginan mu. Tunggu aku Tarisa. "
...⭐⭐⭐...
__ADS_1