Belenggu Cinta Sang Penguasa 2 ( Galaxy Sky Alexander )

Belenggu Cinta Sang Penguasa 2 ( Galaxy Sky Alexander )
Dejavu


__ADS_3

Sky menunggu Star yang sejak tadi berada di kamar mandi belum juga keluar, Terhitung sejak 15 menit yang lalu, tapi belum juga keluar.


Sky memutuskan untuk mengetuk pintu kamar mandi istri nya, Namun saat dia hendak membuka nya, Pintu kamar mandi sudah terbuka lebih dulu dan keluarlah Starla yang mengenakan handuk kimono nya dan handuk kecil di kepala nya.


" Kau baik baik saja ?" Tanya Sky saat melihat wajah pucat istri nya.


" Aku ? memang nya kenapa dengan ku ?" Tanya Star mencoba menekan rasa sakit hati nya.


Entah rasa sakit untuk apa, Tapi yang pasti rasa nya memang sakit.


Apa itu taman untuk kekasih nya ? Karena sampai saat ini Star belum mengetahui tentang Mawar yang sudah meninggal.


Jangan kan tentang meninggal nya Mawar, Siapa mawar saja Star juga tidak tau.


Yang dia tau hanya sebuah foto di meja kerja suami nya, Tanpa tau siapa nama nya.


Star hanya tau bahwa wanita itu sangat cantik dan wajah nya sangat lembut, Maka nya Sky sangat mencintai nya.


Mungkin !


" Terserah kau saja, " Sky langsung meninggalkan Star begitu saja di kamar nya dan kembali ke kamar nya.


Namun sebelum benar benar keluar dari kamar Star, Sky kembali mengatakan sesuatu yang semakin menambah rasa sakit hati nya.


" Jangan pernah memikirkan hal buruk dengan taman itu, Karena apa yang kau pikirkan belum tentu benar ada nya. Jika kau siap dengan semua nya, Datang pada ku dan aku akan menjawab semua yang ingin kau ketahui !"


" Kenapa tidak sekarang ?" Sky kembali menghentikan langkah nya saat dia sudah memegang kunci pintu kamar istri nya.


" Tidak ! Karena kau bukan ingin tau, Tapi kau penasaran ! Dan aku tidak akan menjawab apapun saat ini karena kau tidak siap untuk itu !" Setelah mengatakan itu, Sky benat benar meninggalkan istri nya sendirian di kamar nya.


Saat setelah menutup pintu kamar Star, Sky menghembuskan nafas nya dengan kasar, Bukan maksud nya dia menyembunyikan segala nya dari Star, Tapi istri nya itu belum siap menerima segala nya.


Sky juga akan menceritakan segala nya, Tapi tidak sekarang. Tanpa di ketahui Sky, Bahwa Star berpikir lain tentang nya.


Siapapun akan berpikir lain jika seperti ini, Maka itu yang di alami nya saat ini.


Melangkah kan kaki nya menuju ruang ganti, Star sampai tidak keluar untuk makan malam, Karena setelah mengganti pakaian nya, Dia tidak keluar dari kamar dan memilih tidur saja.


Begitu juga dengan Sky, Dia juga tidak keluar untuk makan malam karena memikirkan keadaan Star yang sekarang ini masih membutuhkan waktu sendiri nya.

__ADS_1


Tepat pukul 9 malam, Saat Sky merasa haus dan memilih untuk keluar dari kamar nya, dia melihat Masih ada Mira disana yang membereskan makan malam yang seperti nya masih utuh.


" Dimana Starla ?" Mira kaget, Kenapa Sky bertanya pada nya ? Bukan kah tadi Sky yang terakhir kali keluar dari sana ?


Lalu kenapa bertanya pada nya lagi ?


" Bukan kah tadi Tuan yang terakhir kali keluar dari kamar Nona Starla ? Saya pikir Nona sudah tidur, Saya menunggu anda keluar kamar tapi tidak ada, Jadi saya bereskan saja makan mal nya. " Sky menautkan sebelah alis nya menatap Mira dan mendengar penjelasan nya.


Memang dirumah ini tidak ada yang berani mengganggu Sky jika di kamar nya, Lalu yang membersihkan nya pun hanya Mira saja.


Tidak orang lain nya lagi.


" Jadi Starla tidak turun untuk makan ?" Tanya Sky sekali lagi.


Namun anggukan dari kepala Mira menjawab semua nya.


Sky tidak jadi mengambil air minum, Tapi dia langsung menuju kamar Starla, Dan saat dia sampai disana , Dia melihat Starla yang baru keluar dari kamar mandi dengan memegangi kepala nya dan wajah nya pucat.


" Starla..." Sky langsung menghampiri istri nya yang terlihat berjalan sempoyongan sambil memegangi kepala nya.


Namun saat Starla melihat suami nya, Darah keluar dari hidung nya, Dan hal itu membuat Sky panik luar biasa.


" Hey, Starla...Kau baik baik saja ??" Star memejamkan kedua mata nya karena terlalu pusing..


Selain wajah pucat istri nya, Tubuh nya juga sangat panas sekali.


" Starla, Hey, Buka mata mu, Starla..." Sky menepuk nepuk wajah istri nya yang kini berada di pelukan nya.


Darah dari hidung nya terus keluar dari hidung nya, Dan hal itu semakin membuat Sky panik.


Malam Gerimis, dengan wania yang berdarah dalam pelukan nya, Kepala Sky mendadak pusing juga.


Dia seperti kembali ke masa lalu, Dimana dia juga membawa wanita berdarah dalam pelukan nya seperti saat ini, Tapi beda wanita nya.


Sekuat tenaga Sky menjaga kesadaran nya saat kepala nya seperti di hantam batu besar yang membuat nya pusing.


" Starla, Buka mata mu, Hey...Kau dengar aku kan ???"


" Starla bangun, Jangan membuat ku takut, Ayo bangun dan buka mata mu. "

__ADS_1


" Starla !!!!"


" Sakit...." Lirih nya dengan lembut penuh rasa sakit.


Sky kembali seperti sedang mengulang masa lalu, Dia benar benar tidak siap untuk ini, Dia tidak siap jika kembali merasakan keterpurukan seperti dulu lagi


Tidak, Dia tidak bisa seperti ini terus, Dia tidak bisa, Dia tidak akan membiarkan nya terjadi.


" Lebih cepat lakukan mobil nya sialan !! Kau lambat sekali !" Maki nya dengan wajah panik.


Sky benar benar merasakan Dejavu, Dimana dia menjadi seperti orang tak kehilangan kewarasan nya, Tak lama pun mobil sudah sampai dirumah sakit.


Dengan segera Sky membawa Starla keluar dari mobil, Dan entah kenapa juga dokter yang menerima Starla adalah dokter yang menerima Mawar dulu.


Hal itu semakin membuat Sky murka !.


" Jika sampai aku mengalami hal yang sama seperti 15 tahun yang lalu, Akan ku hancurkan seluruh rumah sakit ini, Dan aku juga yang akan mencabut nyawa mu sendiri !" Dokter tersebut menelan ludah nya secara kasar.


Rasa nya ada tali yang tengah menjerat leher nya, Dimana jika dia salah sedikit saja, Maka tali itu akan menjerat leher nya dan membuat nya kehilangan nyawa nya.


Dan semoga saja, Wanita ini baik baik saja, Dan mereka semua aman dari amukan sang penguasa generasi kedua di kota mereka.


Jika dulu pria ini masih muda maka saat ini berbeda, Pria ini sudah dewasa dan semakin matang .


Bahkan aura nya saja pun terlihat sangat menyeramkan.


Sky menunggu dengan gelisah, Kepingan kepingan dan bayang bayang masa lalu kembali menghantui nya hingga membuat nya terus saja merasakan ketakutan.


Hingga dia merasakan sebuah tepukan di bahu nya, Dan itu dari Markus.


Hal itu semakin membuat nya merasa di permainkan oleh takdir nya sendiri saat ini.


" Takdir macam apa ini Uncle ? Kenapa aku kembali mengalami ? Konyol sekali bukan ?"



" Sky, Takdir tidak akan terjadi dua kali, dan jika itu terjadi dua kali, Berarti Tuhan ingin kau bisa hidup lebih baik lagi, Dan aku yakin ini tidak akan terjadi seperti yang kau rasakan dulu. " Markus tau bagaimana ketakutan nya Anak Mantan Bos nya, Besan nya dan rekan Mafia nya dulu.


Kini mereka berdua menjadi pria pengangguran tapi kaya raya.

__ADS_1


" Dan aku berharap juga seperti itu !" Ucap nya dengan penuh dengan pengharapan.


...⭐⭐⭐...


__ADS_2