
Alex langsung menuju kantor nya saat menerima kabar dari Markus pagi tadi jika ada email yang berasal dari Singapure mencoba masuk ke link bio nya Sky, Bukan hanya Sky, Tapi Link bio Starla juga ingin di masuki.
Dan itu membuat nya langsung berpikir, Siapa orang Singapure itu ? apa Sky memiliki musuh dari negara patung singa air itu ?
" Tuan---"
" Ck, Menjijikan kau !" Umpat Alex saat melihat Markus sudah menunggu nya di ruangan ini.
Ruangan yang sejak dulu menjadi ruang penyiksaan bagi nya, Dan mungkin saja di setiap sudut nya menyimpan cerita bagaimana seorang Alexander mengumpat asisten nya yang bernama Markus Orlando.
" Kita sedang dalam keadaan bekerja, jadi bersikap lah selayak nya Tuan. " Alex semakin kesal dengan Besan nya ini, Terkadang Alex bingung bagaimana memposisikan hubungan mereka.
Dari rekan kejahatan,rekan kerja, Dan saat ini menjadi keluarga ?
" Katakan saja dengan cepat bodoh, Apa yang terjadi. " Markus hanya bisa menghela nafas nya saja.
Dejavu ? Tentu saja tidak, Karena dia selalu mengingat setiap kejadian dalam hidup nya saat bersama Alexander ini.
Dimana umpatan, Kata kata pedas selalu di dapat nya, Tapi itu lah memang seorang Alexander, Dia tidak memandang bulu pada siapapun, Tapi kasih sayang juga juga Tidka perlu di ragukan lagi.
" Alamat email ini terdeteksi telah mencoba memasuki link bio milik Sky dan Starla, Kami telah mendapatkan alamat lengkap nya, Alamat ini berada di sebuah rumah sakit ternama di sana, Rumah sakit besar bertaraf internasional, "
" Lalu ??" Tanya Alex yang masih menatap laptop di depan nya yang menampilkan titik koordinat alamat email tersebut.
" Tapi kami sudah memblokir alamat email tersebut, Hingga dia tidak bisa memasuki laman lain nya lagi. " Alex terus menatap alamat email tersebut, Kedua mata senja nya terus melihat dan otak nya berpikir.
Ada hal apa di balik ini semua namun dia tidak bisa menemukan jawaban nya.
Dia bingung jawaban apa yang harus di berikan nya saat ini !
Jupiter ? Dimana anak nya itu ? anak yang sudah di usir nya.
Seakan tau apa yang sedang di pikirkan Alex, Markus langsung kembali menjelaskan nya.
"Berita ini Jupiter lah yang pertama kali mengetahui nya, Karena dia lah yang memegang semua akses informasi tentang keluarga inti. " Kedua mata Alex menatap Markus dan dia merebahkan kepala nya bersandar di kursi kebesaran milik Sky yang kini di tempati nya.
__ADS_1
" Dimana kau Nak ? Papa sudah lelah menunggu mu. " Lirih Alex dalam hati.
Dia tidak tau harus bagaimana lagi saat ink, Dimana dia mencari Sky lagi ?
Rasa nya dia ingin menyerah, Tapi melihat keyakinan dan keteguhan hati Starla menantu Thailand nya itu membuat semangat Alex kembali hidup..
Apalagi ada kedua calon cucu nya di dalam tubuh wanita tegar itu membuat Alex merasa mu jika dia harus menyerah saat ini.
Sementara di Singapure sana, Pria kaya itu langsung mengutus anak buah nya ke London untuk mencari informasi tentang penguasa kota besar itu.
Menempuh perjalanan udara selama 14 jam, Akhir nya mereka sampai di kota besar, Kota dimana nama Klan Alexander begitu menggema di setiap sudut nya.
Siapa yang tidak mengenal Klan Alexander disini, Semua orang mengenal nya dengan baik, Pria menyeramkan dengan sejuta kedermawanan nya.
Kini anak buah yang dari Singapure sudah sampai di depan rumah pria bernama lengkap Cristian Alexander Guero,
Mereka belum sampai di depan rumah nya, Karena rumah nya berada jauh di atas bukit sana, Ini hanya gerbang pertama saja.
Melihat ada beberapa orang asing di depan gerbang utama membuat anak buah Alex langsung siap siaga, mereka langsung menghubungi Tuan besar karena merasa aneh dengan orang ornag ini.
" Kau ingin apa ??" Tanya Markus saat melihat Alex mengisi semu amunisi pada pistol nya dan membawa nya begitu saja.
Turun dari mobil dengan langkah tegap nya, Alex langsung menghampiri orang orang tersebut.
Klak !
" Siapa kau berani berada di kawasan pribadi ku ??" Alex langsung menodongkan pistol nya di kepala bagian belakang pria yang tengah memantau daerah pribadi nya.
" Tuan, Kami hanya menjalankan perintah dari Tuan Abraham, "
" Aku tidak mengenal Tuan mu, Dan pergi sebelum aku meledakan kepala mu dengan sekali tarikan saja !" Sebenar nya pria itu sudah ketakutan, Tapi dia harus menyampai kan informasi ini bukan ??
" Kami mencari wanita bernama Starla Tuan, Karena--"
Bugh...
__ADS_1
Rahang Alex langsung mengeras mendengar nama menantu kesayangan nya di sebutkan begitu saja oleh pria ini.
" Tamat lah riwayat mu!!" Alex hendak menarik pelatuk nya.
Namun dengan sigap Markus menahan nya, Dua orang lain nya disana sudah ketakutan setengah mati melihat wajah menyeramkan pria di depan nya ini.
" Tuan, Saya mohon dengar kan saya dulu, Ini informasi penting, Tuan Abraham bilang kami harus mencari wanita bernama Starla dan membawa nya ke Singapure, Karena ada seseorang yang sangat membutuhkan nya saat ini. "
"Berani nya kau menyebutkan nama menantu ku hah ! Siapa Tuan mu aku tidak mengenal nya. Jadi tinggal kan tempat ini sebelum aku benar benar meledakan kepala mu disini !" Bentak Alex.
Emosi nya sudah Tidka terkontrol lagi saat ini, Rasa nya dia ingin sekali meledakan kepala pria itu, Tapi lagi lagi Markus menghalangi nya.
"Tuan tolong dengarkan saya dulu, ini memang informasi penting, Tuan Abraham menemukan pria yang terluka parah di laut Skotlandia bagian Utara, Dan saat ini pria itu berada di Singapure bersama kami, Dia Koma, Dan selama 3 bulan ini dia terus memanggil nama Starla..."
Deg !
Jantung Alex berdetak tak karuan saat ini, Dengan sigap Markus menahan tubuh Tua Alexander, Dia tidak menyangka jika Alex bisa selemah ini hanya karena mendengan pria yang terluka di laut Skotlandia bagian Utara yang di cari nya beberapa bulan ini.
Klak !..
" Jika kau Bernai berbohong, Habis lah riwayat mu !" Dengan tangan bergetar nya Alex menodongkan pistol nya kembali ke depan kepala pria yang memberi nya informasi jika memang benar itu putra nya.
"Buka pintu nya !!" Teriak Alex dan pintu gerbang utama di buka oleh beberapa anak buah nya.
" Bawa mereka ! Dan kau Markus, Siapkan keberangkatan kami saat ini juga ! aku harus tau kebenaran nya, Jika sampai kalian menipu ku, Akan ku hancurkan semua milik Tuan Abraham mu itu !" Alex langsung masuk ke dalam mobil nya.
Dia akan terbang ke Singapure saat itu juga bersama Markus. Dia benar benar akan melihat dan mencari tau langsung kebenaran berita ini.
Jika sampai mereka membohongi nya, Maka dia tidak akan segan segan menghancurkan segala nya...
" Ambil semua ponsel mereka ! Aku tidak ingin jika ini hanya sebuah konspirasi saja, Ikat dan bungkam mulut mereka dengan lakban !" Anak buah Alex langsung mengeksekusi para pemburu berita yang memberi nya informasi yang membuat hati nya lemah.
Tapi dia tidak boleh lengah, Dia harus tetap waspada disini, Jika itu hanya sebuah kebohongan belaka, Maka bersiap lah mereka mereka, Kehancuran akan datang pada mereka semua yang terlibat di dalam nya.
Alex tidak akan melepaskan satu orang pun nanti nya.
__ADS_1
...⭐⭐⭐...