
" Kenapa kau terus mengikuti ku ??" Tanya Sky kesal saat sejak dari taman Jupiter terus saja mengikuti nya.
Kemana pun ! entah lah, entah apa yang di pikirkan adik nya itu hingga terus saja mengikuti nya.
Bukan nya menjawab, Jupiter malah tersenyum dan memperlihatkan lesung pipi nya.
" Ck, " Sky berdecak kesal saat melihat wajah Jupiter yang terlihat sok imut di pengalihan Sky.
" Kau tidak sadar berapa usia mu saat ini hah ? Saat seusia mu aku sudah duduk di perusahaan. "
" Tau !" Jawab nya dengan lugu.
Sumpah demi apapun, Rasa nya ingin sekali Sky membuang adik bule nya ini.
Dia benar benar menyebalkan !
" Kau terlihat menyebalkan !!"
" Terima kasih Kak. " Sky hanya bisa membuang nafas nya secara kasar, Bagaimana bisa adik nya ini berterima kasih setelah di umpat nya begitu ?
" Berhenti mengikuti ku Jupiter ! Pergi dari sini. "
" Tidak mau, Piter mau ikut kakak saja, Boleh kah aku menggendong Baby Pla-- Hmm, Maksud nya Baby Twins ? Keponakan ku ??" Jupiter langsung merubah panggilan nya.
Tadi nya dia ingin memanggil Baby Planet, Tapi tidak jadi karena melihat tatapan tajam kakak nya.
" Kita minum dulu ya, Bagaimana jika kita merokok atau minum wine ??"
Brak. !.
Meja yang berada di depan nya langsung di gebrak oleh Sky, Apa maksud adik bungsu nya ini ?
Apa dia mengajak Sky merokok dan minum minum ??
" Kau berani minum alkohol tanpa sepengetahuan ku ??"
" Hehehe...hanya sekali, Setelah kakak memukul wajah ku saat dirumah kakak waktu itu." Jawab nya dengan jujur.
Karena ya memang saat ini dia mabuk mabukan, Bahkan dia sampai di guyur air dingin tengah malam oleh Papa nya setelah di jemput paksa di club' nya Markus.
" Hanya sekali kak, Aku bersumpah. " Jupiter kembali merasa takut pada kakak nya, Karena Sky benar benar menatap tajam pada seperti ingin memangsa nya hidup hidup.
" Jika sampai aku mengetahui nya lagi, Maka akan ku patah kan leher mu, Mau ??" Jupiter langsung menggelengkan kepala nya.
Dia tidak ingin berakhir tragis di tangan kakak nya, Ya walau dia tau kakak nya juga tidak akan mungkin melakukan itu semua.
Satu yang baru di pelajari Jupiter tentang Sky secara instan.
__ADS_1
Sky memang benar benar mirip papa nya, Papa mereka.
Sky bukan orang yang lemah lembut, Dia adalah pria kejam dan pria kasar, Tapi di balik itu semua, Tersimpan sebuah kehangatan di Lubuh hati nya, Kehangatan seorang kakak yang sangat menyayangi adik adik nya.
Dan itu lah sosok yang di kagumi nya selama ini.
" Kak..." Panggil Jupiter sekali lagi pada Kakak nya.
" Tolong jangan katakan apapun pada Starla--maksud ku kakak ipar, Aku tidak ingin dia merasa canggung dengan ku nanti nya, Aku benar benar sudah melupakan nya, Perasaan ku sudah terhapus, Aku. juga sedang mengincar seorang mahasiswi beasiswa dari Indonesia, Nama nya Riani. Dia cantik, Cuma dia miskin. " Jupiter sedikit lesu.
Karena Riani Hany seorang anak pegawai negeri sipil, Dan itu termasuk orang miskin bagi papa nya.
" Jangan katakan dia ??" Jupiter langsung menggeleng kan kepala nya.
" Kita seiman. " Jawab nya langsung karena Sky takut jika adik nya kembali mengulang kisah lama nya.
Se amin tapi tak Se iman .
" Kau tau Papa tidak akan melarang anak anak nya mendekati siapapun, Selama wanita itu adalah wanita baik baik, Setidak nya mereka memiliki harga diri. " Jupiter mengangguk.
" Bawa aku bertemu dengan nya, Kakak ingin memastikan nya sendiri. "
" Benar kah ? Kita bisa melakukan Doble Date ? Kakak dan Kakak Ipar, aku dan Rania, Tapi tolong jangan beri tau Riani siapa keluarga kita dulu, Maksud ku biar aku pendekatan dengan nya . " Pinta Jupiter dengan sangat pada Kakak nya.
" Rahasiakan juga dari Papa. " Sebelah alis Sky terangkat, Dia menatap remeh pada adik nya ini.
" Kau yakin Papa tidak mengetahui nya ??"
Plak !
" Kak..." Pekik Jupiter kaget saat kepala nya di pukul.
Dia pikir itu Sky, Ternyata itu Thunder.
" Kau sudah berani mengumpat ya ?? Siapa yang mengajari mu ? Baru beberapa saat kau bersama Kak Sky kau sudah berani mengumpat. "
" Maaf, " Sesal Jupiter.
Ini lah dia, Dia akan tetap menjadi adik kecil dari kelima kakak nya.
Tapi tenang Jupiter, Ada Cloud yang selalu menyayangi mu.
" Jangan menangis, Malu ada kak Sky. " Sky hanya melirik sekilas pada ke empat adik adik nya saat ini.
Kini mereka berkumpul di Kantin rumah sakit, Dan kenapa mereka semua disini ?
" Lalu Starla bagaimana ??"
" Kakak tenang saja, Istri kakak baik baik saja, Bahkan dia menjadi ratu di ruangan nya, Karena Mantan penguasa itu menjaga nya dengan baik, Dia menuruti setiap ngidam nya menantu kesayangan nya itu. " Sky bisa bernafas lega saat ini.
__ADS_1
Setidak nya Starla baik baik saja .
" Lalu, Ada apa kalian semua di sini ??" Ke empat adik nya saling tatap dan saling lirik.
Sky sudah tau, Pasti ada yang di rencanakan mereka saat ini.
" Jika sampai itu berbahaya, Aku tidak akan menanggung nya. !" Rain cemberut saat dia belum bicara saja kakak nya sudah tau.
" Apa yang sebenar nya terjadi Rain ? Kau sudah menerima lamaran nya, Lalu kenapa kau terus mengulur waktu ??" Rain menelungkup kan wajah nya di meja.
Dia juga bersedih, Dia harus mengatakan hal ini pada kakak nya.
" Dia bukan pria yang ku tunggu, Dan pria yang ku tunggu itu tidak datang , Hingga saat ini. " Ke empat saudara laki laki itu mengerti akan kegelisahan saudari mereka.
Karena Rain bukan wanita lemah, Tapi perasaan setiap orang itu berbeda.
" Lalu apa yang bisa kakak lakukan untuk mu ??" Rain langsung mengangkat wajah nya menatap Sky, Bukan hanya Sky, Tapi ke empat saudara laki laki nya.
" Bantu aku mencari tau siapa pria itu, Aku merasa jika dia adalah anak sombong itu, " Jawab Rain dengan penuh keyakinan.
" Dari mana kau tau jika itu memang anak nakal itu ??" Tanya Sky sekali lagi.
Dia ingin tahu jelas akar maslaah dari adik perempuan nya ini.
" Karena dia pernah menantang Rain saat SD dulu, Saat anak nakal itu di berhentikan dari sekolah. "
" Kau pun juga nakal !" Sahut Jupiter cepat.
" Aahhh...Kakak...Tolong aku, Air hujan ini membuat ku sesak. " Ya, Raina memang memiting leher Jupiter karena telah Berani mengatai Rain nakal.
Walau memang benar ada nya.
" Aku memang nakal, Tapi aku tidak cengeng seperti mu, Dasar anak pungut. "
" Aahhh...Lepaskan rambut ku planet raksasa, Cloud tolong aku...Rambut mahal ku di Jambak planet ini. " Pekik Rain karena rambut nya di Jambak oleh Jupiter sih planet raksasa.
" Rasakan kau nenek sihir, Rambut uban..."
" Kau----"
" DIAM !!!" Bentak Sky menggelegar.
Sehingga bukan hanya Adik adik nya saja yang langsung diam, Tapi semua pengunjung pun tidak ada yang bersuara lagi.
" Jika sampai aku melihat ini lagi, Akan ku patahkan tangan kalian satu persatu ! Dan Kau---"
Glug !
Cloud menelan ludah nya secara kasar, Dia kena lagi.
__ADS_1
" Urusan kita belum selesai. !"
...⭐⭐⭐...