
Alex hanya bisa menghembuskan nafas nya berat saat melihat Sky yang duduk di sofa tengah menunggu nya.
Bukan hanya Sky, Tapi juga ada Pria yang membuat kesal jika berdekatan.
Siapa lagi jika bukan Markus yang entah sejak kapan berada di sana bersama putra nya.
" Sekarang pilih, Kau ingin ikut dengan baik baik, Atau aku menyeret mu ??"
" Tidak perlu repot membawa ku, Aku baik baik saja !"
" Berhenti bersikap baik baik saja ! Kau tidak baik baik saja ! Anak anak mu masih ada Cloud,Rain, Jupiter, Cucu mu bukan hanya satu saja ! Dan yang utama ingat ada istri mu sialan !!"
" Berhenti berteriak pada ku !! Siapa kau berani memerintah ku hah ??" Alex tak kalah emosi nya, Bagaimana tidak emosi jika pagi pagi seperti ini dia sudah di berondong dengan pertanyaan yang seperti itu, Apalagi mood nya memang sedang tidak dalam keadaan baik.
Terutama saat menyebut nama istri nya, Itu lah yang menjadi dilema berat bagi nya.
" Pa ! Berhenti bersikap seperti ini ! Kami melakukan ini semua demi Papa, Bukan hanya demi Papa, Tapi demi semua orang yang mencintai Papa, Mama Pa, Mama. Pikirkan bagaimana keadaan Mama. "
" Aku sudah menyiapkan tunjangan masa Tua nya. "
" Pa, Ini bukan hanya sekedar harta, tapi apa mama bisa hidup tanpa papa ? Pikirkan hal itu Pa. " Alex terdiam, Dia tau bahwa istri nya tidak akan jatuh miskin. Tapi apakah istri nya itu bisa hidup tanpa nya seperti yang di katakan putra nya ??
" Plis Pa, Sky sudah memeriksakan keadaan Sky, Dan Sky sehat, Sky yakin jika papa membutuhkan transplantasi hati, Hati milik Sky akan cocok untuk papa. " Alex semakin meradang.
Dia tidak terima ini, Kenapa Sky melakukan hal ini pada nya ??
" Siapa yang menyuruh mu untuk melakukan ini hah ?? Aku tidak akan melakukan nya jika itu milik mu !!" Alex tau.
Seberapa berbahaya nya operasi pencangkokan hati itu, Walau jaringan nya akan tumbuh lagi, Tapi resiko nya sangat besar.
Maka untuk itu, dia tidak ingin membahayakan nyawa putra nya.
Jika tidak berhasil biarkan dia saja, Tidak dengan putra nya.
__ADS_1
" Aku tidak akan--"
" Itu terserah Papa, Sky yakin sebentar lagi Mama akan turun, Dan mencari Papa. Pilihan ada di tangan Papa. " Sky keluar dari ruangan kerja Papa nya dan kini hanya tinggal Markus saja yang berada di ruangan itu bersama mantan bos nya.
Siapa lagi jika bukan Alexander Guero.
" Aku tau ini bukan hak mudah bagi mu, Maka aku mohon, Permudah lah semua ini agar semua nya tidak menjadi semakin berat untuk mu dan untuk semua keluarga mu. " Alex kembali terdiam di kursi kebesaran nya yang sudah di wariskan nya untuk Sky.
Karena segala nya hanya Sky lah yang bisa menggantikan nya, Tapi bukan pula termasuk hati nya.
" Anak mu melakukan ini demi kau, Itu masih Sky yang mengetahui nya, Lalu bagaimana jika yang lain nya tau ? Aku yakin mereka akan berlomba untuk memeriksakan keadaan nya dan mendonorkan sebagian hati nya untuk mu, Karena mereka sangat mencintai Papa nya. Pria terhebat mereka, Seorang Alexander Sang Penguasa. " Markus mencoba bicara selembut mungkin karena dia tau, Jika saat ini Alex tidak bisa di ajak bicara dengan keras.
Maka sebisa mungkin dia melakukan pendekatan seperti ini, Entah sudah berapa lama mereka tidak terlibat pembicaraan serius seperti ini, Hanya berdua dan ya, Markus merindukan saat saat kebersamaan mereka di kala muda.
Dia kala mereka menjadi partner dalam segala hal, Bahkan Markus juga lah orang yang paling berjasa dalam hidup Alex dalam pekerjaan nya, Dan begitu pula sebalik nya.
Alex lah penyelamat Markus dari kehancuran dan kematian waktu itu.
" Aku akan melakukan nya, Tapi tidak dengan hati milik Sky, Atau anak anak ku yang lain nya ! Carikan pendonor untuk ku, Bahkan jika perlu menembus pasar gelap, Dan pastikan anak anak ku tidak mengetahui apapun disini ! aku tidak ingin mereka tau bahwa aku---"
Baik Alex maupun Markus, Mereka berdua sama sama tercengang saat melihat siapa yang datang.
" Tarisa..." Tangan mungil nya bergetar hebat
Dia ingin mengantarkan susu hangat untuk suami nya, Tapi apa yang di dengar nya ?
Pendonor hati untuk suami nya ? Ada apa ini ?? Apa yang tidak di ketahui nya disini ?
Apa yang si sembunyikan suami nya ??
" Tarisa kau ??"
" Maaf, A-aku tidak sengaja..." Tarisa langsung pergi meninggalkan ruangan kerja suami nya.
__ADS_1
Dia pikir di dalam hanya ada Alex saja, Karena tadi dia melihat Sky baru keluar dari sana, Tapi kenapa seperti ini ??
Ini kah yang di rasakan nya selama ini ? kejanggalan yang membuat nya tidak tidur dengan nyenyak beberapa waktu, Dan inikah penyebab kekhawatiran yang di rasakan nya ??
" Tarisa, Berhenti. " Dia tidak melakukan apa yang di katakan suami nya.
Dia terus berjalan memasuki lift dan menutup nya, Bahkan dia juga mengabaikan tatapan heran dari anak anak nya saat melihat diri nya menangis dan Papa nya yang terlihat pucat dan khawatir.
" Tarisa, Berhenti kata ku !! Berhenti. " Tarisa tetap melanjutkan langkah nya hingga benar benar memasuki lift dan menutup nya.
Alex tidak tinggal diam dan berlari mengejar Tarisa menaiki tangga, Tapi di tengah jalan dia langsung memegang perut nya yang tiba tiba sakit tapi dia tetap memaksa untuk mengejar istri nya.
" Sshh..."
" Papa ! Berhenti !!" Sky langsung mengejar Papa nya yang hampir saja limbung.
Bukan hanya Sky, Cloud yang memang mau turun pun langsung mengejar Papa nya yang berada di tangga, Dan beruntung Cloud yang berhasil menangkap tubuh papa nya lebih dulu.
Dan betapa kaget nya dia saat melihat wajah Papa nya yang sangat pucat.
" Papa...kita kerumah sakit sekarang " Rumah sakit ??
Semakin kaget Cloud saat ini, Begitu juga dengan mereka yang lain nya lagi, Mereka kaget karena papa nya sakit.
" Aku ikut, " Rain langsung berlari ke arah saudara saudara nya dan itu membuat Alex tidak bisa melakukan apapun lagi.
" Masuk dan temani Papa di dalam mobil ! Kakak akan pergi bersama Uncle Markus !" Rain dan Cloud mengangguk dan menemani papa nya.
Sky masuk ke dalam mobil yang dimana sudah ada Markus di dalam nya.
" Hubungi Mario, Katakan pada nya untuk menutup semua akses dirumah sakit ! Pastikan juga anak bawahan Steve yang berada disana, Ini sedang tidak baik baik saja, Karena bisa saja bahaya akan menyerang Kita. " Sky mengangguk dan menghubungi Mario sesuai yang di perintahkan Markus tadi.
Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit, Tidak sedikit pun Sky merasa ada hak yang janggal, Tapi saat melihat mobil yang mengikuti mereka, Disana lah Aku tau bahwa mereka tengah di incar saat ini.
__ADS_1
" Uncle, Pastikan mobil ini tetap melaju, Dan aku akan menangani nya !" Sky langsung mengambil pistol nya dan bersiap melakukan aksi nya.
...⭐⭐⭐...