
Entah kenapa sejak tadi pagi rasa nya Starla terus saja cemas, Hati nya tidak tenang.
Seperti ada sesuatu yang tengah membelenggu nya, Tapi apa ??
Apa yang membuat nya khawatir dan cemas seperti ini ?? Dia terus saja melihat jam yang terus saja berputar.
Yang di ketahui nya perbedaan waktu London dan singapur itu 7, Dimana singapure yang lebih cepat 7 jam dari London.
Maka jika saat ini jam 2 siang, itu berarti di London masih jam 7 pagi kan ?
Apa suami nya sudah bangun ??
Starla mencoba membangunkan suami nya dengan cara menghubungi nomor ponsel nya tapi tidak aktiv.
Mungkin suami nya masih tertidur, Lalu dia menghubungi adik adik suami nya juga namun sama, Tidak aktiv juga.
Apakah mereka semua belum bangun atau telah terjadi sesuatu disana ??
Tidak, Starla tidak ingin mendoktrin dan meracuni pikiran nya tentang hal gal seperti itu.
Seperti kecemasan yang berlebihan saat ini.
Dia pun lebih memilih berdoa pada Tuhan agar tetap melindungi seluruh keluarga suami nya, Terutama suami nya sendiri.
" Tuhan, Aku meminta dan memohon pada mu untuk terus menjaga suami ku, Dan orang orang di sekeliling nya Tuhan. Jangan biarkan dia kehilangan lagi, Aku memang tidak mengetahui apa yang dia rasa kan dulu, Tapi mungkin itu sangat sakit, Jadi aku mohon pada mu Tuhan, Jangan buat suami ku merasakan apa itu kehilangan untuk yang kedua kali nya, Aku berharap dan berserah diri pada mu Tuhan, Beri kesembuhan dan kesehatan untuk papa mertua ku, karena dia benar benar orang baik Tuhan..." Melihat Starla yang berdoa dengan sangat tulus seperti itu membuat tuan Abrahan tau apa yang di rasakan putri angkat nya ini.
" Ayah ??" Starla kaget saat bahu nya di tepuk oleh ayah angkat nya Sky.
" Kau tau ?? Ketenangan itu berada disini dan disini ??" Tunjuk nya pada kening dan dada nya sendiri.
__ADS_1
Starla pun mengerti, Dia mengangguk karena memang itu yang di ketahui nya.
" Maka rasa kan dengan hati mu, Baru pikiran mu akan tenang, Apapun yang terjadi, terus lah berpikir positif untuk semua permasalahan , Dan kau akan mendapatkan jawaban nya. "
" Aku mengerti ayah, Aku tidak ingin berprasangka buruk, Tapi pikiran buruk itu terus saja datang menghampiri ku. Dia datang tanpa aku ingin kan sedikit pun. " Tuan Abraham mengerti bagaimana keadaan yang di alami Starla saat ini, Tapi membantu pun apa yang bisa di bantu nya selain memang terus menyabarkan putri nya ini.
" Sabar, itu adalah kunci dari segala hal, Jadi bersabar lah untuk itu. "
" Iya, Terima kasih ayah..."
...⭐⭐...
Sementara di London sana, Sky dan Papa Alex bersiap memasuki ruangan operasi setelah tadi Papa Alex mengharu biru bersama Mama Tarisa.
Kini kedua nya sudah berada di ruangan operasi, Ruangan yang akan membuat kedua nya tidak sadar nanti nya.
" Apapun yang terjadi kau harus selamat ! Jangan pernah membuat semua orang kecewa, Lagi pula anak anak mu masih kecil, Dan kau juga yang akan menjadi pemimpin adik adik mu nanti nya. "
" Bukan hanya Sky, Tapi kita Pa, Kita. Kita akan selamat, Dan kita akan terus bersama selama nya, Selama yang Papa ingin kan. " Alex terlihat menghembuskan nafas panjang nya.
Sky memang sangat luar biasa dengan segala yang di miliki nya, Dan Alex benar benar sangat beruntung memiliki anak seperti Sky.
Bukan dia tidak bersyukur dengan anak anak nya yang lain, Tapi memiliki Sky di tengah permasalahan nya bersama Tarisa itu adalah sesuatu hal yang sangat indah untuk nya.
Sky lah penyelamat hidup nya bersama Tarisa, Sky juga lah yang kembali menyatukan mereka tidak dua di kala badai melanda kehidupan rumah tangga mereka dulu.
" Terima kasih untuk segala hal yang telah kau lakukan, Kau adalah permata di tengah kehancuran yang hampir melanda ku, Kau hadir di saat aku dan istri ku tengah mengalami kesulitan dalam rumah tangga kami, Terima kasih karena telah menjadi permata indah untuk ku, Untuk Tarisa ku, Dan untuk adik adik mu, Terima kasih telah hadir untuk kami semua. " Papa nya menangis ??
Kenapa dia juga menangis saat ini ??
__ADS_1
" Pa, Sky bukan anak yang baik karena Sky telah banyak membuat wanita yang sangat Papa cintai menumpahkan begitu banyak air mata nya, Tapi Sky berjanji, Sky akan terus membahagiakan Mama, Papa dan seluruh keluarga Sky, Sky janji itu. "
" Aku pegang janji mu, Dan ayo berjuang bersama untuk orang orang yang kita cintai. " Boleh kah Steve menangis saat ini ??
Kenapa ayah dan anak ini sebegitu mengharukan nya ?? Dia tidak bisa menahan air mata nya juga karena ini.
Ayah dan anak itu memang benar benar sangat luar biasa sekali ikatan batin nya.
" Ahh...Kalian membuat ku terharu, Sudah akhiri ini semua. Kita akan segera melakukan operasi nya. "
" Ya, Lakukan lah, Aku siap untuk itu. Tolong jika aku tidak selamat nanti--"
" Kau akan selamat ! Sky juga !! Jadi jangan katakan apapun tentang tidak selamat, Karena aku yang akan bertanggung jawab untuk itu semua. Jadi berhenti melakukan omong kosong mu !!"
" Terserah kau !!" Steve pun memulai melakukan nya.
Dia membawa kedua nya yang sudah berada di ruang tunggu menuju ruang operasi setelah menjalani pemeriksaan lanjutan tadi.
Dan kini, Lampu operasi sudah di nyalakan, Yang itu berati operasi mulai berjalan saat ini.
Di luar ruangan operasi, Tarisa dan anak anak nya yang lain terus saja berdoa dan menunggu untuk keselamatan kedua nya.
Berharap semua baik baik saja.
" Papa dan kakak akan selamat Ma, Jadi berdoa saja untuk kesembuhan mereka berdua, Karena mereka bukan pria lemah, Mereka adalah pria paling tangguh yang Piter kenal selama ini, Dan Jupiter juga yakin, Mereka tidak akan mungkin meninggalkan kita. "
" Semoga saja mereka baik baik saja, Dan mama sangat berharap untuk itu. "
...⭐⭐⭐...
__ADS_1