Belenggu Cinta Sang Penguasa 2 ( Galaxy Sky Alexander )

Belenggu Cinta Sang Penguasa 2 ( Galaxy Sky Alexander )
Cerita Kita


__ADS_3

Lagi-lagi Jupiter harus membanggakan kekecewaannya karena apa Karena dia tidak diajak oleh kakak-kakaknya yang katanya dia berbeda selalu saja seperti itu.


Sky selalu mengatakan Kau bule kau berbeda dengan kami Kau bukan geng Kami.


Selalu seperti itu Jika ditanya Apakah Jupiter marah apa Jupiter kecewa maka jawabannya adalah tidak karena Jupiter tidak kecewa sama sekali.


Karena dia tahu kakaknya bicara seperti itu hanya untuk menjahilinya saja, tidak untuk mengucilkannya dan membunuh dirinya.


Karena bagi keluarganya perdebatan soal gen itu sudah biasa, Jika Papa nya selalu memuja gen bule seperti dirinya l, maka tidak bagi gen Asia seperti kakak-kakaknya yang selalu menolak jika dekat dengannya.


Pasti ada saja alasan mereka untuk menolak kehadiran Jupiter terutama Sky.


" Terserah yang penting aku ikut aku ikut tidur di sini bersama kakak !!" Akhirnya Jupiter pun ikut tidur bersama dengan Cloud dan juga Sky.


Di kamar Cloud mereka tidur bertiga dalam satu tempat tidur dan selimut yang sama.


Alex yang melihat ketiga anaknya tidur seperti itu membuat hatinya menghangat dia tidak menyangka jika anak-anaknya sangat akur seperti itu, Walau ya masih ada perdebatan-perdebatan kecuali antara mereka apalagi soal gen yang selalu jadi bahan utama.


Betapa bahagianya hari tua Alex saat mendapati anak-anak yang luar biasa dan cucu-cucu yang tak kalah luar biasanya.


Malam pun sudah berganti dan kini sekali sudah bersiap untuk pergi ke kantor setelah berpamitan kepada anak-anak dan istrinya seperti biasa drama pagi yang membuat Alex semua melihatnya.


Bagaimana bucin nya seorang Galaxy Sky Alexander kepada wanita bernama starla itu terlihat sangat memuaskan di mata Alex.


Tidak sadarkah dia bahwa dia juga sama seperti putranya itu ? dia juga bucin bahkan tinggal kesel DNA kalau kata ibu-ibu komplek.


Dan siang ini dia akan menemui Cloud bersama calon istrinya yang seperti kata Cloud tadi malam tentang masalah pribadi mereka.


" Kak sudah lama menunggu?" Tanya Cloud pada kakaknya yang memang sudah duduk di sana dengan secangkir cappucino hangat.


Melihat kedatangan adiknya bersama seorang wanita yang akan menjadi calon istrinya, membuat Sky meletakkan cangkir yang tengah dipegang ya.


Sky menatap ke arah adiknya dan wanita itu lalu mempersilahkannya duduk.


" Duduklah pesan makanan yang kalian inginkan. Siang ini aku yang akan mentraktirnya. " Sky berucap sangat tegas dan ente sangat memukau di mata calon istri lewat karena ini adalah kali pertama yang dia berhadapan langsung dengan calon kakak ipar yaitu.

__ADS_1


Penguasa generasi kedua dari keluarga calon suaminya.


" Selamat siang Kak, senang bertemu dengan kakak " Wanita yang menjadi calon istri Cloud menyapa nya dengan ramah pada Sky.


" Selamat siang. Aku juga senang bisa bertemu denganmu hari ini. "


Akhirnya mereka pun melakukan Lunch yang ini bersama di mana selain melihat ada kecanggungan dari calon istri adiknya itu.


Tapi wajar menurut sky karena siapapun akan merasa canggung jika berhadapan langsung dengannya.


Bukan Dia sombong tapi memang itu kenyataannya.


" Oke Langsung saja mari kita bahas topik utamanya siang ini. " Sky langsung mengutarakan maksud dan tujuannya mengundang Cloud dan calon istrinya untuk makan siang bersama.


"Apa yang membuatmu ingin membatalkan pernikahan dengan adik ku ?? "


Deg !


Jantung Eliza berdetak tak karuan saat mendengar pertanyaan dari calon kakak iparnya ini.


Dari mana kakak ipar yang ingin mengetahui permasalahannya dan apakah sudah bercerita pada kakaknya.


" Aku hanya tidak ingin menyakiti hati Kakak kembar ku Kak " Jawab Eliza pada Sky.


" Dan Kau membiarkan hati orang lain sakit ? Terutama hatimu sendiri ! Apa kau yakin hatimu tidak sakit jika melihat pria yang akan menjadi suamimu menikah dengan kakak kembar mu sendiri ? Apa kau yakin akan baik-baik saja. ?" Pertanyaan dari Sky semakin menyudutkannya dan Eliza tidak bisa menjawabnya.


Dia bingung jawaban apa yang harus dikatakannya pada kakaknya ini.


Cukup lama dia terdiam hingga Dia merasakan sentuhan tangan lembut Cloud yang menggenggam tangannya.


Cloud juga seperti memberikan kekuatan padanya berharap dia bisa menjelaskan semuanya.


" Aku yakin tidak akan ada hati yang tersakiti disini kak. Aku juga berharap sama baik-baik saja dan Aku melakukan ini demi kamu, karena sejauh ini kami belum saling mencintai. " Tutur Eliza pada calon kakak iparnya.


Genggaman tangan Cloud semakin mengerat di tangan nya.

__ADS_1


Eliza tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata.


" Aku berharap semua bahagia dan tidak ada yang tersakiti karena aku karena kata Daddy dulu akulah penyebab kematian ibu. " Ada air mata uang jatuh dari mata calon adik ipar nya.


Sky hanya menyunggingkan senyumannya, Hanya masalah klasik.


Masalah ini hanya masalah sepele, masalah kecil yang diperbesarkan karena kematian sudah diatur oleh Tuhan.


Lalu bagaimana bisa manusia lainnya mengatakan bahwa orang lain yang bertanggung jawab atas kematian orang tersebut tidak masuk akal bukan.


" Kau yakin kau yang menyebabkan kematian ibumu ? Bagaimana jika Tuhan bisa mengatakannya padamu bahwa bukan kau yang menyebabkan ibumu mati, Tapi karena memang sudah takdir. " Lagi-lagi Elisa tidak bisa menjawab pertanyaan dari calon kakak iparnya.


Karena memang Apa yang dibicarakan sekarang ini memang masuk akal menurutnya ayah dan kakak-kakaknya selalu mengatakan karena dirinya lah ibunya meninggal.


" Tapi bukankah kau kembar ? Lalu kenapa hanya kau yang disalahkan ? Kenapa Kakak kembar mu juga tidak disalahkan ? bukankah kalian lahir dari ayah yang sama waktu yang sama hanya berselang beberapa menit bukan. ??" Elisa semakin diam dan tidak bisa menjawab setiap kata yang keluar dari mulut sekali karena memang seperti itu kenyataannya.


" Setidaknya biarlah aku berkorban untuk kebahagiaan kakakku. biarlah aku yang--?"


" Tanyakan pada calon suamimu maukah dia menikah dengan kakakmu. ??" Sky langsung memotong ucapan Eliza


Eliza kembali melihat ke arah Cloud yang masih menggenggam tangan dan Cloud pun langsung menggelengkan kepalanya.


" Tidak ! Jika aku tidak bisa menikah denganmu, aku juga tidak akan menikah dengan wanita manapun! karena aku yang memilihmu sebagai calon istriku bukan wanita lain. "


" Tapi kakakku mencintaimu " Lanjut Eliza dengan air mata yang mengalir di kedua mata indah nya.


Cloud pun menghapus air mata yang terus saja mengalir di kedua pipi Eliza.


" Dan aku tidak mencintai kakakmu ! Lalu bagaimana jika aku nanti menyiksanya dan membuat hatinya sakit ? apa keluargamu akan terima jika aku menyakiti hati kakakmu tidak bukan ? dan jika Elina kakakmu tersakiti karena aku tidak mencintainya maka kau juga yang akan disalahkan. Karena kau juga yang akan menanggung semuanya. " Eliza hanya bisa diam dia tidak kau harus menjawab apa dan dia hanya bisa menangis untuk itu.


" Jangan menangis ! Aku paling benci melihat wanita menangis. Karena aku sudah terlalu banyak membuang air mata wanita yang sangat kucintai di dunia ini jadi jangan pernah menangis di depanku. " Cloud pun langsung memeluk calon istrinya itu.


Berharap pelukan yang diberikannya bisa menenangkan hati Eliza dan bisa membuat Eliza berpikir bahwa jika pun dia mengalah untuk Elina, Cloud juga tidak akan menikahi Elina.


" Aku tetap memilihmu sebagai calon istriku dan aku akan terus memilihmu ! Jika bukan kau maka aku tidak akan menikah dengan wanita mana pun ! Termasuk kakak mu !!" Putus Cloud tak terbantahkan dan itu semakin membuat Eliza menangis.

__ADS_1


" Aku akan belajar mencintaimu, Tapi tolong belajarlah juga untuk menerima cinta ku kelak dengan tulus pada Eliza. " Pinta Cloud dengan tulus.


...⭐⭐⭐...


__ADS_2