
Sky buru-buru keluar dari ruangan kerjanya saat mendapatkan kabar bahwa Reyden berulah di sekolah.
Ini adalah kali pertama Reyden membuat salah dan sampai Sky harus datang ke sekolah.
Sebenarnya apa yang di buat anaknya itu ? Kenapa Sky merasa bebannya semakin berat.
Lebih tepatnya bukan beban tapi kesehariannya semakin berat menghadapi anak-anak yang luar biasa ini.
Apa Papa-nya juga merasakan hal demikian saat dulu ?
Kenakalan-kenakalan yang di perbuat olehnya ?
Sky buru-buru mengendarai mobilnya secepat yang dia bisa agar segera sampai di sekolah dan mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.
Jika tadi yang berulah adalah Reve dan Rava itu sudah biasa bagi Sky.
Tapi ini yang berulah Reyden, Jadi Sky sedikit merasa terganggu dengan semua itu.
Bukan hanya itu saja, Acher dan Rigel juga terlibat perkelahian yang membuatnya semakin merasa kepalanya ingin meledak saat ini juga.
Sky sengaja menyembunyikan semua ini dari istrinya dan tidak membiarkan Starla keluar dari rumah selain bepergian dengannya atau dengan keluarganya.
Sky tidak akan membiarkan Starla mengurusi anak-anaknya di sekolah karena dia menghindari hal seperti ini.
Dia tidak ingin istrinya terbebani dengan tingkah laku anak-anak mereka.
Saat Sky sudah sampai di sekolah dia sudah di sambut oleh anak perempuan satu-satunya yang berlari ke arahnya.
" Daddy..." Elle berlari ke arah Daddy-nya saat melihat sosok itu yang baru saja keluar dari mobil mewahnya.
Sky langsung menangkap putrinya saat berlari ke arahnya dan langsung memeluknya.
" Ada apa sayang ? Apa yang terjadi di sekolah sampai Daddy harus kembali ke sekolah ? "
" Reyden menggigit tangan kakak kelas hingga berdarah. Reyden juga memukul hidungnya hingga berdarah. " Sky terlihat memejamkan matanya saat mendengar apa yang dikatakan putrinya.
Anaknya saat ini baru duduk di kelas 1 SD tapi sudah berbuat seekstrem ini ?
Jika Sky dulu saat bersekolah kelas 6 SD mematahkan tangan temannya lalu saat ini Reyden masih duduk di kelas 1 SD dan sudah bisa membuat kakak kelasnya terluka seperti ini ?
" Lalu kakak tertua kamu ? Apa yang mereka perbuat ?"
__ADS_1
" Mereka ikut mengeroyok teman-teman anak yang di gigit Reyden. Mereka kelas 5 SD, Dan kak Rigel mematahkan tangan anak kelas 5 tersebut. Sementara kak Acher dia membuat kepala anak itu bocor karena memukulnya dengan tong sampah. " Apa yang harus Sky lakukan saat ini ?
Bukan hanya satu, Tapi tiga anaknya langsung bermasalah sekaligus.
" Sekarang ayo kita lihat di mana kakakmu berada. apa yang membuat mereka hingga bisa berbuat seperti itu. "
" Mereka mengejek kak Acher dan Reyden itu bisu. Salah satu teman mereka juga mengatakan bahwa keluarga kita itu keluarga yang kejam. Mereka mengatakan bahwa Daddy pernah membunuh seseorang di jalan dengan menyeret orang itu dengan mobil. " Sky mengingat hal ini.
Kejadian di mana dia mengeksekusi pria yang telah berani membuat Starla hampir keguguran saat itu.
" Sekarang ayo bawa Daddy ke tempat di mana kakak mu berada. " Elle membawa Daddy-nya menuju ruang kepala sekolah.
Di mana di sana ke-tiga saudaranya tengah di sindang oleh kepala sekolah.
Sementara lawan ke-tiga saudaranya itu sudah dibawa ke rumah sakit.
Melihat Sky datang bersama putri cantiknya kepala sekolah tersebut langsung datang menyambut Sky.
Kepala sekolah masih yang sama saat menangani kenakalan Raina dulu.
" Selamat datang Tuan Sky silakan duduk. " Kepala sekolah tersebut mempersilahkan Sky duduk dengan segala hormat.
" Langsung saja katakan apa yang terjadi dan aku harus melakukan apa. Aku tidak akan lari dari tanggung jawab dan aku akan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh putra-putra. Aku tidak bermaksud menilai semua ini dengan uang karena bagaimanapun aku ingin tahu apa yang terjadi sebenarnya hingga putra-putra ku bisa berbuat hal seperti ini. " Kepala sekolah tersebut mengerti apa yang dimaksud Sky.
Dia menceritakan semua apa yang didengar nya dari para guru dan saksi di tempat kejadian.
Kejadian sebenarnya adalah di kantin saat ke-6 bersaudara itu tengah makan bersama dan datanglah segerombolan anak kelas 5 yang mulai mengganggu mereka.
Awalnya Rigel memang sudah mengusir segerombolan anak nakal itu karena memang dia tidak ingin diganggu.
Tapi dia merasa tidak terima saat kakaknya dan adik bungsunya d katakan gagu dan tuli.
adi sana puncak kemarahan Rigel. Namun dia masih bertahan karena Acher yang melarangnya.
Tapi itu tidak berakhir begitu saja karena anak itu kembali membuat emosi mereka semua.
Terutama Acher ar.
Dia tidak terima saat keluarganya di rendahkan dan jelekkan seperti itu. Walau memang kenyataannya itu benar, Jika Daddy-nya pernah membunuh orang tapi apakah pantas juga hal itu diceritakan seperti ini ?
Bahkan mereka juga mengatakan bahwa keluarganya adalah keluarga yang sangat menyeramkan.
__ADS_1
Entah dari mana berita itu berasal tapi yang pasti yang semakin membuat darah Acher mendidih saat dia di katakan anak seorang pembunuh karena Daddy-nya telah membunuh pamannya sendiri.
Di sanalah puncak kemarahan Acher dan dia langsung menghantam anak tersebut dengan tong sampah yang di dekatnya.
Awalnya mereka pikir Acher akan pergi namun tanpa diduga mereka sama sekali Acher datang membawa tong sampah dan langsung menghantamnya kepada anak tersebut hingga membuat kepalanya bocor dan terjatuh di lantai.
Tidak terima dengan semua itu kawannya ikut menghajar hingga terjadilah perkelahian di antara mereka semua.
Reve dan Rava hanya melihat saja karena mereka menenangkan kakak perempuan mereka yang terus saja menangis sejak tadi.
Sebenarnya mereka juga ingin terlibat dengan perkelahian itu. Tapi saat melihat gelengan kepala dari Acher mereka menurut karena mereka ingin melindungi kakak perempuan mereka satu-satunya.
" Jadi di mana anak-anak itu ? Biarkan aku bertemu dengan orang tuanya. "
" Mereka berada di rumah sakit internasional Tuan. Saya harap masalah ini bisa selesai dengan baik dengan cara kekeluargaan. "
" Aku permisi. " Sky langsung keluar dari ruangan itu membawa ketiga anaknya.
Mereka semua tidak ada yang berani bersuara saat Sky menyuruh mereka untuk masuk ke dalam mobil.
" Kalian bertiga harus dihukum. Walau kalian tidak salah tapi Daddy tidak membenarkan hal itu. "
" Yes Dad ! " Ke-enam anaknya menjawab dengan serempak.
Inilah yang membuat Sky bangga akan anak-anaknya. Mereka saling mengasihi dan saling menyayangi.
Satu yang dihukum maka semua ikut kena hukum. Satu yang bersalah maka semua akan ikut bersalah dan menanggungnya sama-sama.
Sebenarnya Sky tidak pernah mengajari hal itu tapi anak-anaknya sendiri yang melakukan itu.
" Sudah tahu apa hukumannya ?"
" Ya kami mengerti Dad. "
" Jangan membuat kesalahan yang akan membuat Mommy kalian bersedih. Karena sampai saat ini pun Mommy kalian tidak mengetahui tentang perilaku kalian di luar rumah. Itu semua tergantung pada kalian semua. Ingin membuat Mommy kalian kecewa atau membuatnya bahagia. Jika kalian ingin membuat Mommy kecewa dan menangis. Kalian akan mendapatkan hukuman yang akan lebih berat lagi. Daddy akan mengirim kalian ke sekolah asrama dan jauh dari Mommy. " Mendapatkan ancaman dari Daddy-nya soal sekolah asrama membuat mereka semua terdiam karena tidak ada yang berani sekolah asrama.
Bukan tidak berani, Tapi mereka tidak ingin meninggalkan Mommy mereka.
Maka jadilah mereka yang menerima hukuman Dadi Daddy-nya.
...⭐⭐⭐...
__ADS_1