
Setelah acara pernikahan Rain yang selesai di selenggarakan, Kehidupan Sky dan Starla kembali terjalin dengan baik dam damai.
Tetap, Sky merasa sakit kepala dan berdenyut nyeri setiap kali mendapatkan laporan tentang keseharian anak kembarnya, Acher dan Rigel.
Anak kembar itu selalu saja berulah, Lebih tetap ya Rigel yang berulah dan mengajak Kakaknya.
Kali ini apa lagi yang di lakukan Rigel hingga membuat istrinya kembali menghubunginya siang ini.
Starla mengadukan lagi bagaimana luar biasanya anak mereka itu.
" Sudah, Jangan terlalu di pikirkan. Aku juga tidak bisa lagi mengatakannya, Karena memang aku pun dulu lebih dari itu kata Papa. " Starla hanya bisa menghembuskan nafas beratnya, Dia ini memang sulit.
Tapi ada larangan tertentu yang memang masuk akal untuk mereka ingat.
Bahwa larangan itu adalah, Mereka yang tidak boleh mengatakan anak-anak nakal.
Bukan hanya mereka saja, Tapi itu berlaku untuk semua orang.
Semua garis keturunan Klan Alexander.
Jika mereka semua di karang keras mengatakan nakal. Itu adalah larangannya.
" Jika begitu kamu juga jangan mengeluh tentang anak-anak, Karena pada dasarnya kamu lah akar dari semua ini. " Sky terdiam, Karena memang ini semua berasal darinya.
" Ya sudah, Kamu dan anak-anak sudah makan ?"
" Sudah, " Jawab Starla pada suaminya.
" Lalu bagaimana kabar Baby four ?" Tanya Sky lagi pada istrinya.
Kini mereka tengah menanti kelahiran ke empat bayi kembar mereka.
Karena menurut perkiraan dokter, Starla akan melahirkan di akhir bulan, Tapi tidak perlu sampai merasa sakit, Karena jika sudah cukup bulan dan semua di nyatakan sehat, Mereka akan bisa langsung mengoperasi ke empat bayi kembar tersebut.
" Mereka sehat dan--auuhh..." Starla meringis memegang perut bagian bawahnya saat merasa anak-anak mereka mulai aktif lagi saat mendengar suara Daddy-nya.
__ADS_1
Apa mereka seantusias itu jika bicara dengan sky ?
" Starla, Baby kamu baik-baik saja ?" Starla kembali mengatur nafasnya untuk menetralkan detak jantungnya yang memompa lebih kencang lagi.
" Starla Hey, Jangan membuat ku panik. " Sky mulai panik saat mendengar suara istrinya yang seperti sedang kesakitan.
" Masih teringat dengan jelas di ingatan Sky, Bagaimana istrinya saat melahirkan Twins Ax, Dan sebenar lagi dia kembali menghadapi keadaan itu saat Starla melahirkan ke empat bayi kembar mereka.
Bahkan kehadiran bayi kembar empat itu sudah banyak di nantikan semua orang.
Terutama sang penguasa, Karena Papa nya lah yang paling sangat antusias.
" Starla..." Panggil Sky lagi yang semakin panik saat Starla tidak menjawabnya, Hanya terdengar suara hembusan nafas istrinya yang mulai kembali teratur.
" Aku baik-baik saja sayang, Mereka akan selalu seperti ini jika mendengar sura Daddy-nya." Sky bisa bernafas lega.
Rasanya seluruh tubuhnya langsung lemas saat Starla mengatakan bahwa dia baik-baik saja.
" Syukur lah, Aku akan pulang cepat hari ini. Papa kembali berulah, Rain dan Brandon belum di temukan, Tapi aku rasa mereka masih berada di Eropa juga. "
Dan hal itu membuat Sky kaget, Kenapa istrinya bisa menyebutkan Jerman ? Apa Starla merindukan taman bermain pribadi milik anak-anak nya ?
" Mereka ada di Jerman, Rain dan Brandon ada di Jerman. "
" Bagaimana bisa ? "
" Mereka sedang menikmati liburan merek. Aku baru mendapatkan telepon dari Rain, Dia pamer pada ku hidup damai tanpa pengawal. " Starla menceritakan apa yang baru saja di terimanya tadi.
" Kenapa bisa mereka menghubungi mu ? dengan apa ?" Tanya Sky yang kaget mendengar jawaban dari Starla.
" Rain bilang, Jangan mengatakan apapun pada Papa. mereka menikmati bulan madu mereka tanpa pengawalan, Katanya mereka juga bebas melakukan apa saja. " Sky menganggukkan kepalanya.
Dia juga tau, Karena pada dasarnya mereka semua keturunan klan Alexander sangat menginginkan kehidupan sederhana layaknya manusia pad umumnya.
Tapi itu tidak mungkin karen itu sudah peraturan yang memang harus mereka ikuti dan itu mutlak.
__ADS_1
" Biarkan Saja. Jika seperti itu. Saat yang yang mereka pegang habis, Mau tidak mau mereka akan kembali. Karena pekerjaan Brandon juga tidak mungkin di abaikan begitu saja. " Jelas Sky pada istrinya.
Starla paham betul bagaimana kehidupan yang di jalani para orang kaya, Karena sedikit banyaknya dia tau, Hidup suaminya.
Bukan hanya Starla dan anak-anaknya saja yang di tanggung Sky, Tapi ribuan orang yang di tanggung suaminya.
Punggung lebar yang selalu memberikannya kenyamanan itu begitu banyak menopang beban yang sangat luar biasa.
" Terus lah sehat untuk ku dan anak-anak kita, Hidup mu, Punggung lebar mu banyak menanggung beban. Bukan hanya kami saja tanggung jawab mu, Tapi juga ribuan orang. Maka terus lah hidup dengan sehat, Terus lah sehat untuk kami semua Langit Ku. " Sky meras begitu di cintai oleh istrinya.
Starla dengan segala ketulusannya, Kesederhanaannya dan kepolosannya lah yang membuat Sky jatuh cinta dalam pesonanya.
" Aku akan terus sehat untuk mu dan anak-anak. Aku akan terus sehat untuk kalian semua. Aku ingin melihat anak-anak hingga tumbuh dewasa. Aku harus sehat untuk kalian semua. Maka tetap lah bahagia, Maka aku juga akan bahagia unyuk kalian. " Entah mengapa, Pembicaraan yang awalnya di isi dengan kelakuan anak-anak mereka yang luar biasa itu, Lalu bersih pada Rain.
Dan kini beralih pada cerita kehidupan mereka sendiri dan segala beban yang di tanggung Sky.
" Tapi satu yang harus kamu ingat, Bahwa kamu dan anak-anak bukan beban untuk ku Starla. Kalian bukan beban untuk ku, Kalian adalah anugrah terindah dalam hidup ku. Jadi hidup lah dengan baik, Terus lah mencintai mu, Sinari aku dengan cahaya cinta yang kau miliki, Karena langit membutuhkan bintang di sisinya agar terlihat indah. Bintang memang tidak terlihat di siang hari, Tapi bintang selalu ada di sisi langit dan tidak pernah meninggalkannya. Maka lakukan lah seperti itu, Karena aku membutuhkan mu di setiap hembusan nafas ku Starla. " Beruntung mereka berbicara hanya lewat sambungan telepon.
Starla tidak bisa menjamin jika dia berbicara langsung dengan suaminya, Pasti Starla tidak akan sanggup menahan air matanya.
" Baik lah, Aku tutup teleponnya sekarang, Istirahat dan jangan terlalu lelah. Aku mencintaimu Starla Aurora Sky Alexander, Aku mencintai mu bintang di hati ku. " Starla menganggukkan kepalanya walau dia tau bahwa Sky juga tidak akan melihatnya.
Tapi Setidaknya Kau tau bahwa dia juga mencintainya.
" Baik lah, Selamat bekerja kembali suami ku, Aku mencintai mu. " Senyum Sky terbit saat mendapatkan balasan kata cinta dari istrinya dan itu kembali membuat semangatnya berkobar.
Dia kembali bersemangat untuk segera menyelesaikan berkas-berkas yang masih menumpuk.
Melihat Mommy-nya menangis, Kedua anak kembar itu langsung menghampiri Starla.
" Mom, Kenapa menangis ? Apa Rigel jahat ?"
" Tidak, Rigel atau pun Acher tidak jahat, Mata Mommy kelilipan, Jadi ayo masuk ke rumah, Mommy akan menemani kalian tidur siang. " Kedua anak kembarnya mengangguk dan ikut masuk ke dalam rumah bersama mommy mereka karena memang ini sudah masuk jamnya tidur siang mereka semua.
...⭐⭐⭐ ...
__ADS_1