Belenggu Cinta Sang Penguasa 2 ( Galaxy Sky Alexander )

Belenggu Cinta Sang Penguasa 2 ( Galaxy Sky Alexander )
Kelahiran Baby Four


__ADS_3

" Starla !" Pekik Sky saat melihat istrinya yang tiba-tiba saja pingsan di dalam kamarnya setelah di pemerintahannya untuk kembali ke kamar.


Bukan hanya itu saja, Sejak kepergian ketiga manusia hina itu, Sky kembali memijat keningnya yang merasa bahwa kepalanya saat ini tenga berdenyut hebat.


Kenapa berdenyut, Jelas berdenyut karena ulah Starlet yang meminta hal yang tidak pernah di pikirkan Sky sedikit pun.


Bukan hanya itu saja, Yang membuat Sky tidak habis pikir adalah saat Starlet meminta untuk menjadi yang kedua.


Itu lah yang membuat kepala Sky sakit.


Dia tidak akan mungkin dan tidak akan pernah menduakan Starla dengan manusia seperti Starlet.


Bahkan mungkin jika ada yang lebih dari Starla pun Sky tidak akan menduakan kekasih hatinya yang telah berjuang untuk mencintainya dan membawanya kembali ke permukaan hidup.


Tidak terus tenggelam dalam belenggu masa lalu yang menjeratnya.


Dan kini, Setelah dia bangkit lalu memiliki kehidupan yang indah ini dia akan merusaknya begitu ?


Tolong, Sky tidak sebodoh itu hingga membuatnya menghancurkan banyak orang.


Terutama Papa-nya yang sangat menyayangi Starla begitu juga dengan keluarganya yang lain.


Lalu saat ini ? Dia kembali menghadapi maut, Bukan mau tentang dirinya karena dia tidak merasa takut sedikit pun.


Tapi ini mau yang menantang istrinya. Kenapa harus istrinya lagi ? Kenapa tidak dia saja yang mengalami ini semua ?


" Aku mohon Tuhan, Jangan biarkan Starla mu menggelapkan dunia ku lagi. Aku mohon Tuhan..." Sky terus saja berdoa untuk keselamatan istrinya karena dia tidak ingin kehilangan lagi.


Jika dulu saja dia bisa segila itu saat kehilangan mawar, Lalu bagaimana Sky hidup tanpa Starla ?


Tidak ! Sky tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Tidak akan pernah.


" Baby, Starla hey, Buka mata kamu Starla. Please, Ku mohon buka mata kamu. " Tiba-tiba suhu tubuh istrinya semakin menurun dan hal itu pula yang semakin membuat Sky bertambah panik.

__ADS_1


Mobil terus melaju dengan kencang sampai rapat jam 7 malam, Mereka sampai di rumah sakit dan semua sudah menyambut kedatangan penguasa beserta istrinya.


Bahkan Rumah sakit sengaja di sterilkan agar tidak terjadi penyerangan yang tidak di inginkan.


Starla langsung di bawa ke ruang operasi saat itu juga dengan Sky yang berada di luar ruangan.


Demi apapun dia tidak bisa bergerak lagi. Lututnya lemas, Seluruh organnya seperti tidak berfungsi lagi.


Sky terduduk di lantai dingin rumah sakit begitu saja karena sangking paniknya.


Dia ingin menangis, Sky membutuhkan Mama-nya saat ini.


Sky benar-benar membutuhkan bahu kecil sang Dewi yang selalu menjadi tempat berteduhnya di kala sedih.


" Ma, Sky takut Ma, Sky takut. " Tubuhnya bergetar hebat.


Di saat seperti ini dia harus mengendalikan dirinya, Tapi dia gagal.


" Ma..." Tarisa yang tau keadaan putranya langsung menghampiri Sky.


Dia memeluk tubuh putranya yang bergetar hebat. Betapa sakitnya hati Tarisa saat melihat putranya seperti ini.


" Tenang sayang, Tenangkan diri kamu. Mama di sini nak. " Sky terisak dalam dekapan Mama-nya.


" Starla Ma, Starla, Starla istri Sky Ma..." Sky terus saja memanggil nama istrinya, Jika tadi Starla baik-baik saja mungkin dia tidak akan setakut ini.


Tapi dia menemukan Starla tergeletak di lantai kamar mereka sementara pelayan rumahnya tengah di bawah membuatkan susu untuk istrinya.


Lalu Sky sendiri, Dia berada di bawah bersama putranya.


" Kuat Sky, Kamu kuat Nak, Kuat kan hati kamu demi Starla. Demi anak-anak kamu Sky. "


" Bangun dan lihat anak istri mu. Mereka membutuhkan mu. Mereka membutuhkan Daddy-nya, Dan wanita yang tengah berjuang itu istri mu. Usianya masih sangat muda. Jangan biarkan dia berjuang sendiri. "

__ADS_1


" Sky tidka bisa Pa, Sky tidak bisa. Sky tidak tega melihat perut Starla yang di sayat seperti itu. Sky tidak tega. " Air matanya semakin mengalir dengan deras.


Baru kali ini Alex melihat ketakutan yang luar biasa di wajah istrinya.


Dia tidak menyangka jika Sky begitu takut kehilangan seperti ini, Dan itu terjadi lagi pada putranya.


" Bangun lah. Kau tetap harus kuat untuk mereka. Sambut ke empat anak mu, Dan berikan mereka semua cinta yang begitu besar. " Sky melihat Papa-nya dan mengangguk.


" Ini pelajaran untuk kalian semua. Jangan lihat sisi rapuh dan air mata kakak kalian. Jangan anggap dia lemah karena air matanya. Tapi berkaca lah dengan diri kakak kalian, Bisa atau tidak kalian mencintai istri kalian seperti kakak kalian. Jika tidak bisa seperti cara mencintainya. Lakukan dengan cara kalian sendiri. Karena sejatinya, Jika seorang laki-laki sudah menangis karena seorang wanita itu artinya dia begitu sangat mencintai wanitanya. Bukan hanya sekedar cinta tapi juga mengasihinya sepenuh jiwa. Ingat itu. " Ketiga anak beserta menantunya pin mengangguk


Hanya tinggal putrinya saja yang belum sampai di sini. Dan Alex yakin bahwa saat ini putrinya sedang terbang ke sini.


" Baik Pa. " Thunder membawa kakaknya menuju ruangan Starla.


Dengan berat hati Sky melakukannya. Dia menguatkan diri dan hatinya untuk bisa masuk ke dalam ruangan tersebut di mana istrinya tengah di bersihkan dan ke empat anaknya berada di box bayinya.


" Hey Baby...Ini Daddy anak-anak. " Air matanya kembali menetes saat melihat ke Ampat anaknya yang sudah lahir.


Terlebih saat melihat salah satu di antara anak-anak nya ada seorang putri yang cantik.


" Hello Princess..Ini Daddy nak. " Ucapnya sambil membelai pipi putrinya yang memakai kain berwarna pink dan yang lainya berwarna biru yang itu artinya mereka bertiga laki-laki.


" Yang perempuan lah Kakak dari ke empat anak hebat ini Tuan Sky. Dan sesuai urutannya. " Betapa bahagianya Aku saat melihat anak-anak nya lahir dengan selamat dan sehat.


" Tapi ada satu masalah, Nyonya pendarahan, Hingga kami harus dengan berat hati mengatakan hal ini. Bahwa Jika sampai besok Nyonya Tidak sadar, Dengan berat hati kami menyatakan, Bahwa istri anda Koma. " Runtuh langit yang di bangunnya saat ini


Kebahagiaannya saat melihat ke empat bayinya runtuh sudah saat mendengar apa yang di katakan dokter tersebut, Tubuhnya kembali melemas saat mendapatkan kabar ini dari dokter yang menangani istrinya.


Tubuhnya yang hampir limbung langsung di tahan oleh beberapa perawat yang ada di dekatnya, Dengan segera mereka juga mengambil Baby girl dari ke empat bayi fenomenal itu.


" Katakan bahwa ini tidak benar. Aku tidak ingin mendengar semua ini. Katakan jika ini bohong !"


...⭐⭐⭐...

__ADS_1


__ADS_2