
Hari ini, Sky tengah meluangkan waktu jam makan siangnya demi sang istri dan kedua jagoannya.
Di mana mereka semua makan siang bersama, Lalu akan ke rumah sakit untuk memeriksakan Baby Four, Calon ke empat anak kembar Sky dan Starla yang sudah banyak di nantikan semua orang.
Terutama Alex, Dia sangat menantikan rupa ke empat cucunya.
Karena dia sudah sangat berbangga diri dnegan wajah bule Twins Ax, Maka dia tidak terlalu berharap bahwa ke empat anak Sky bisa bule lagi.
Tapi jika boleh, Alex hanya meminta salah satu dari mereka saja berwajah bule.
" Jangan lari-lari anak-anak, Kasihan Mommy jika Daddy harus mengejar kalian. "
" Oke Dad !" Jawab Rigel karena dia lah yang membuat ulat sampai di mana di lorong ini semua sudah steril dan Sky tau, Siapa pelakunya.
Pasti ini semua ulah Papa nya, Karena seorang Alexander lah yang bisa melakukan hal seperti ini sesuka hatinya.
Bahkan Aku juga yakin, Bahwa rumah sakit ini sudah di lumpuhkan, Hanya di buka untuk mereka saja.
Dan benar saja dugaannya saat dia dan Starla masuk ke ruangan dokter tersebut.
" Selamat datang, Tuan dan Nyonya Galaxy. " Sapa tim dokter yang bersiap menangani pasangan paling fenomenal di Negara mereka selain Alexander sendiri.
" Terima kasih..." Jawab Starla dengan tersenyum.
Bukan hanya itu saja, Starla juga menyapa satu persatu tim dokter yang hendak memeriksanya.
" Sudah, Jangan terlalu menyapa mereka semua. Waktu ku tidak banyak untuk semua ini Baby. " Starla tau bahwa suaminya tidak nyaman dengan semua ini.
Entah lah, Tapi memang Sky merasa terlalu lama berbasa-basi seperti itu hanya membuang waktu saja.
" Apa kita bisa memulainya sekarang ?"
" Bisa Nyonya, Silahkan anda sebelah sini. " Starla mulai melakukan pemeriksaan awal dari mulai berat badan dan tekanan darahnya.
Sampai saat Starla mulai di periksa, Dokter merasa was-was karen bekas operasi Starla sewaktu melahirkan twins Ax dan kini Starla juga tengah mengandung calon ke empat anak mereka.
__ADS_1
Hingga akhirnya, Mereka setuju untuk melakukan operasi lebih awal karena memikirkan keadaan istrinya.
Sky dan Starla langsung pulang, Dengan Starla yang di antar oleh supir untuk pulang ke rumah mereka, Sementara Sky kembali lagi ke perusahaannya dan ternyata Papanya sudah ada di sana.
" Jangan menganggu jika hanya untuk berdebat. " Ucap Sky setelah melihat Papanya yang duduk dengan begitu angkuh di sofa ruangan kerjanya.
" Ini lah kenapa aku melarang mu menghamili istri mu lagi. Apalagi usianya masih sangat muda, Belum lagi riwayat kehamilan kembar yang pernah di alami ya, Operasi lah pula, dan sekarang dia juga tengah mengandung calon ke empat anak mu ! Apa kau tidak berpikir apa akibatnya di belakang hari ? Terbukti jika saat ini Starla harus menjalani operasi lebih cepat dari perkiraannya bukan ? " Sky mendesah frustasi saat ini.
Karena apa yang di katakan Papa nya memang benar.
Starla sangat beresiko sekali dengan kehamilannya saat ini.
" Seharusnya kau berpikir lebih dulu. "
" Mana bisa berpikir jika sudah masuk ! Jangan bilang tidak karena Papa pun sama !" Alex tidak terima dengan jawaban putranya.
" Tidak usah membahas itu, Karena saat ini ada yang lebih penting, Wanita yang menjadi kembaran istri mu tengah berulah, Dia bertingkah di luar sana seolah mengenal mu dan menjadi istri mu. " Kedua tangan Sky mengepal dengan kuat.
Ini yang di takutkannya, Starlet akan berulah dan membuat kegaduhan di luar sana.
Sky harus menyelesaikan ini semua, Jangan Sampai Starla kenapa-kenapa dengan berita ini.
" Four Season hotel. Dia menginap di sana. dan satu hal lagi, Dia pecandu alkohol. Jadi jangan sesekali kau terhasut dnegan wajah polosnya yang tidak bisa di bedakan dengan gajah Thailand mu. "
" Pa ! Berhenti mengatakan Starla gajah Thailand, "
" Jadi aku mau mengatakannya apa ? Thai Tea ? Atau nasi goreng Pattaya ? Atau lainnya lagi ?" Lagi-lagi Sky hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kes mendengar ucapan Papanya yang seperti itu.
" Selesaikan ini semua dengan cepat ! Jangan sampai berlarut-larut. Katakan saja jika kau tidak mampu menanganinya, Maka aku bisa menanganinya dengan tangan tua ku ini. " Sky bukan tidak mampu, Tapi dia tengah berpikir bagaimana jika dia sampai menyakiti hati Starla karena perbuatannya pada Starlet ?
Sky tidak sanggup jika harus melihat wajah sendu istrinya, Karena Starla harus tetap bahagia dan tenang di masa kehamilannya, Bukan malah terbebani seperti itu.
" Bisa pimpin rapat siang ini Pa ? Sky akan menemui wanita itu. "
" Minta lah dengan baik dan benar pada pria tua ini Nak. Memohon lah pada pria tua yang telah membuat mu hadir di dunia ini. " Alex selalu menikmati setiap kali melihat wajah kesal putranya ini.
__ADS_1
Putra yang menjadi kebanggaan dari klan Alexander. Putra yang telah banyak membuat cerita bahagia dalam hidupnya sejak dulu.
" Papa, Sky mohon, Bantu Sky kali ini, Tolong pimpin rapat siang ini, Bantulah putra mu ini, Bebannya terlalu berat Pa, Papa yang membebani semua ini pada Sky. " Alex tertawa dengan senang melihat wajah putranya yang memohon seperti itu padanya.
" Pergi lah anak ku, Lagi pula kenapa harus memiliki kepintaran yang luar biasa ? Ketangkasan dalam berperang, Dan insting yang kuat ? Jika kau tidak memiliki itu semua, Tidak mungkin kau mengemban semua tanggung jawab ini. " Boleh kah Aku bergelut saat ini dengan Papa nya ?
Pria ini sungguh sangat menyebalkan sekali bukan ?
" Jika Sky tidak memiliki itu semua, Berarti Sky bukan anak Papa. "
Tik...
Alex menjentikan jarinya hingga membuat Sky mencebik kesal pada pria tua itu.
" Kau benar ! Kau lah putra ku, Putra kebanggan Klan alexander. Jadi lah contoh untuk adik-adik mu yang lainnya. Bimbing mereka semua, Karena--"
" Jangan membicarakan hal yang tidak penting ! Sky pamit. " Ucap putranya begitu saja meninggal kan Alex yang masih berada di ruangan kerja yang dulunya pernah di tempatnya selama bertahun-tahun.
Alex berjalan ke arah jendela kaca besar, Di mana dari sana dia bisa melihat dengan jelas lalu lalang aktivitas kota di siang hari seperti ini.
Di sini lah dulunya dia sering menyendiri sebelum Tarisa hadir dalam hidupnya dan mengubah segalanya, Segala yang ada dalam dirinya.
" Terima kasih karena telah hadir dalam hidup ku Tarisa. Kau telah banyak berjuang dan memberikan anak-anak yang luar biasa seperti mereka semua. " Ucap Alex yang terus saja menatap jendela kaca di depannya.
Kaca jendela yang bahkan tidak bisa di tembus dengan peluru.
Ceklek...
" Berani kau masuk selangkah saja ke dalam ruangan ku, Maka aku akan menghabisi nyawa mu !" Alex berucap tanpa melihat siapa yang masuk karena dia sudah tau siapa yang masuk ke dalam ruangan ini.
" Jika tidak ingin aku masuk ke dalam, Segera lah bersiap dan pimpin rapatnya sialan ! "
" Bajingan ! Beraninya kau ?" Umpat Alex pads teman sejatinya itu.
Walau begitu, Keduanya masih saling menemani dan ada di setiap saat.
__ADS_1
Benar-benar the real teman sejati.
...⭐⭐⭐ ...