
Sky menghembuskan nafas nya berat saat melihat istri nya yang sudah tertidur di tempat tidur.
Lebih tepat nya ingin tidur tapi terlihat gelisah, Kasihan ?
Jelas Sky merasa kasihan pada Starla, Lalu bagaimana lagi dia harus bersikap ? di luar sana bukan tempat yang cocok dengan istri nya, Saat ini semua sedang tidak baik baik saja, Maka sebisa mungkin Sky melarang keras Starla untuk keluar dari rumah.
Dia tau cara nya kasar memberitahu pada Starla bahwa di luar sana sangat menyeramkan bagi keselamatan nya dan anak anak nya, Dan mungkin cara nya tadi sudah keterlaluan.
Sadar akan kesalahan nya pada Starla, Sky mencoba berdamai dengan emosi nya dan diri nya untuk bisa memaklumi keinginan istri nya yang memang ingin bebas melihat dunia luar karena memang Starla ingin memiliki kebebasan untuk melihat bagaimana indah nya dunia di luar sana, Bukan terkurung di dalam sangkar emas yang di sediakan suami nya.
Starla tidak ingin semua kemewahan ini, Tapi dia ingin kebebasan yang bisa berjalan. kemana saja bersama suami nya, Bergandengan tangan dan ke pantai.
Starla ingin bisa melihat bagaimana matahari tenggelam.
Itu saja, Lagi pula tadi dia hanya ingin menyerahkan tugas nya, Bukan ingin bersenang senang, Walau dia tau jika itu salah.
Keluar tanpa izin dari suami nya yang memang sangat menjaga diri nya dan anak anak nya mungkin.
Bukan mungkin Starla, Tapi memang suami mu itu sangat menjaga mu dan mencintai berpesta calon anak anak kalian, Untuk itu dia rela melakukan apa saja demi kamu Dan calon anak anak kalian.
Sky berjalan menghampiri istri nya yang sudah membalut diri nya di atas tempat tidur mereka setelah keluar dari ruang ganti dan membersihkan luka nya sendiri.
Entah lah, Mungkin besok dia akan memeriksakan nya pada paman Steve di markas besar mereka.
Merasa ada pergerakan di atas tempat tidur, Starla tau bahwa itu pasti suami nya, Lalu apa yang harus di lakukan nya saat ini ?
Dia khawatir, Tapi bukan kah tadi kata nya jangan memikirkan apapun tentang keadaan nya ?
Mencoba bersikap biasa, Starla menguatkan hati nya jika Sky akan kembali marah pada nya.
Kini Sky pun sudah merebahkan diri nya telentang di tempat tidur mereka, Sebenar nya dia juga tau bahwa istri nya itu belum tidur dan hanya memunggungi nya saja karena masih takut mungkin ? Atau sakit hati dengan semua perkataan kasar dari nya.
Karena sepanjang acara mandi nya tadi pun Sky terus memikirkan semua perkataan nya yang mungkin sudah sangat keterlaluan pada istri nya itu.
__ADS_1
Menarik nafas nya dalam dalam sebelum bicara pada ibu hamil itu, Sky menguatkan hati nya jika benar Starla marah dan kecewa pada nya, Karena itu sudah pasti.
" Starla..." Diam tidak ada jawaban apapun saat Sky memanggil nama istri nya yang dia tau memang Tidka tidur.
" Aku tau kau tidak tidur, " Jeda sejenak dan kembali melanjutkan kata kata nya.
" Aku tau kau kecewa pada ku,marah pada ku atau bahkan membenci ku, Itu terserah mu, Jika ingin memaki ku juga aku siap, Jadi keluarkan segala yang ingin kau keluarkan pada ku, Karena memang aku pantas menerima nya.
Sky langsung melihat ke arah istri nya yang hanya bisa menggelengkan kepala nya saja, Starla tidak sanggup untuk berkata apa apa lagi, Karena sejak tadi dia memang mencoba menguatkan hati nya untuk tidak menangis dan terlihat baik baik saja.
" Starla--"
" Aku ngantuk, Anak anak kamu ingin aku segera tidur."
Deg !
Jantung Sky seakan di remas dengan tangan besar saat ini, Bagaimana bisa Sky menyakiti hati wanita rapuh itu ? Dan terbukti sudah bahwa istri nya itu Tidka baik baik saja saat ini.
" Oh, Oke...Selamat tidur. "
Kenapa sesakit ini ? Kenapa Sky Tidka minta maaf pada nya ? Kenapa Sky sama sekali tidak berusaha meminta maaf dan menjelaskan nya, Sekali saja Sky mengatakan bahwa dia itu perduli, Dia khawatir dengan keadaan nya, Bukan hanya anak anak nya saja, Apakah cinta nya hanya karena ada anak anak ? Apa kah dia tidak bisa mencintai nya karena itu diri nya, Bukan hanya bayangan nya saja ?
Cukup lama Sky berperang dengan batin nya sendiri sampai dia memutuskan untuk menarik istri nya masuk ke dalam dekapan hangat seorang Galaxy Sky Alexander yang memang selalu memberikan pelukan hangat untuk ibu hamil tercinta nya itu..
" Apa sekuat itu hati mu ? Hingga untuk meminta pelukan ku saja pun kau tidak mau ? Apa aku melukai nya hingga membuat mu tidur dalam keadaan menangis ?" Gumam Sky saat membawa Starla dalam dekapan nya
Karena dia masih melihat bekas linangan air mata di pipi istri nya yang semakin chubby karena efek hormon kehamilan nya.
Sky memeluk Starla hingga pagi tiba, Sampai dia terbangun dan ternyata Starla tidak ada di sana lagi.
Lagi lagi Sky hanya bisa menghembuskan nafas nya karena merasa menyesal dengan kejadian semalam.
Melihat tidak ada Starla di kamar nya, Sky langsung membersihkan diri nya hingga selesai dan turun ke bawah dan ternyata istri nya sudah berada di meja makan sambil memakan sarapan nya dan dia gelas susu hangat milik nya.
__ADS_1
Starla yang sedang menikmati sarapan pagi nya langsung tersentak kaget saat melihat kedatangan suami nya bahkan sudah duduk di kursi nya.
" Maaf, A-aku akan kembali ke kamar lagi. " Starla langsung meninggalkan sarapan nya dan segelas susu nya yang masih tersisa karena segelas nya lagi sudah di habiskan nya tadi.
Lagu lagi Sky merasakan nya, Bahwa Starla takut pada nya, Dan terkesan menjauhi nya.
" Habiskan sarapan mu dan duduk kembali. "
" Ta-tapi aku sudah kenyang dan akan mandi dulu. "
" Aku bilang habiskan sarapan mu Starla ! Tidak kah kau mendengarkan ku ?? Apa kau sudah lupa dengan apa yang ku katakan tadi malam ? Bahwa aku lah aturan yang harus kau patuhi dan kau taati ?" Starla menguatkan hati nya untuk tidak menangis dan terlihat baik baik saja, Tapi dia tidak kuat, Dia ingin menangis saat ini, Dia benar benar ingin menangis.
" Star---"
" Masuk ke kamar mu dan bersihkan diri mu, Nanti akan ada Pelayan yang akan mengantarkan sarapan mu !" Star langsung mengalihkan pandangan nya saat mendengar suara Papa mertua nya yang bicara, Dia ingin menuruti nya, Tapi takut dengan Sky,.
Namun, Saat melihat anggukan dari kepala mama mertua nya, Starla pun lebih memilih melepaskan tangan nya dari genggaman Sky dan pergi dari meja makan nya.
Bahkan Sky juga sempat melihat bagaimana Wanita itu pergi meninggalkan nya dengan menahan Isak tangis nya, Dan hanya mampu menghapus air mata nya saja.
Starla sudah menghilang dari pandangan mereka dan masuk ke dalam lift.
Dan saat itu juga lah Sky merasa kecewa dengan diri nya sendiri.
" Kenapa ? Merasa bersalah ? menyesal ? Atau ingin memaki diri sendiri ?" Sky tetap diam tidak berniat menjawab apapun tentang pertanyaan Papa nya karena memang itu yang di rasakan nya saat ini.
" Jika tidak ada Mama mu disini, Sudah habis kau ku hajar ! Jika tidak memikirkan perasaan istri ku dan istri mu, Sudah pasti aku akan mengusir mu dari sini ! "
" Sayang---"
" Jelaskan pada nya, Bahwa wanita yang mengandung itu butuh ketenangan dan kebahagiaan, Bukan tekanan dan ketegangan ! Katakan juga pada pria sombong itu jika sampai terjadi sesuatu pada istri nya dan kedua calon cucu ku, Maka aku sendiri yang akan menghabisi nya nanti !" Alex mendorong kursi yang di duduki nya karena memang selera makan nya susah hilang saat ini melihat pemandangan pagi ini di meja makan.
" Antar kan sarapan Nona kalian ke kamar nya ! Tambahkan buah buahan juga karena dia saat ini tengah di hukum oleh suami bodoh nya yang masih terbelenggu dengan ketakutan nya di masa lalu !!!" Setelah mengatakan hal itu Alex juga langsung meninggalkan meja makan dimana disana hanya tinggal ibu dan anak itu.
__ADS_1
...⭐⭐⭐...