
Setelah kepergian Sky dari ruangan itu, Bencana kembali datang saat Pria Tua bernama Alexander datang memasuki ruangan pengap yang menjadi tempat penyiksaan.
Dimana kedua tahanan tadi berada dan mulai di siksa sesuka hati mereka, Suara sepatu mahal milik nya semakin menambah suasana semakin menyeramkan dari sebelum nya.
" Tuan Besar..." Sapa anak buah nya saat melihat kedatangan Alex yang seperti biasa dengan sebatang rokok mahal nya.
" Apa yang telah di lakukan anak Ch*na itu ?" Tanya Alex yang langsung duduk di kursi kebesaran milik Sky tadi.
Bahkan kini kedua kaki nya di tumpukan di kepala Tawanan nya tadi, Dan terjadi lagi, Pria tadi berani meludahi Alexander dan itu kesalahan besar.
Cuihh...
" Bedebah sialan !!"
Dugh...
Wajah nya terkena hantaman kaki Alex yang berbalut sepatu mahal nya.
" Apa anak ku terlalu baik pada mu hingga kau masih bisa meludahi ku ?? Apa kau ingin tau bagaimana Kekejaman seorang Alexander ?? Mari aku tunjukan !" Dengan kejam nya Alex memijak kepala pria yang berani meludahi nya tadi.
Sialan sekali pria ini bukan ? Apa Sky belum melakukan apapun pada nya ? Tapi seperti nya sudah, Karena bekas luka lebam di wajah nya dan Alex tau perbuatan siapa itu.
" Kau ingin tau ? Mari aku tunjukan !" Alex semakin menekan kepala musuh nya dengan sebelah kaki nya, Bahkan rokok nya saja pun sudah di buang nya karena kesal dengan pria yang berani meludahi nya.
" Aaa...Aku membenci mu !" Alex menyeringai saja saat pria yang telah jelas nyawa nya berada di tangan nya malah berani mengumpat nya.
" Terima kasih atas pujian mu, Dan mari kita bermain. "
" Apa yang di perintahkan Sky pada kalian ??" Tanya Alex yang masih memijak kepala tawanan nya.
Dengan lantang anak buah nya menjawab bahwa mereka di perintahkan untuk menyantap sedikit demi sedikit daging atau kulit mereka dan di siram air garam atau air keras.
Cukup menarik menurut Alex, Karena dia tidak memiliki kegiatan lain selain bermanja dan berkeliaran sesuka nya, Maka biarlah dia yang akan bermain kali ini sebagai hidangan pembuka.
" Seret mereka dan bawa ke kandang Jecki anak nya Jesica, Aku ingin lihat seberapa hebat anak buah nya James Anolich yang telah berani membuat langit ku kesetanan. !" Jecki adalah anak nya Jesica ( Beruang madu yang sangat menyukai Markus di Season satu. )
__ADS_1
Mereka sudah di bawa ke kandang Jecki, Beruang madu hitam yang sangat besar bahkan wajah nya saja sangat menyeramkan, Apalagi semenjak kematian Mama nya, Jesica, Jecki menjadi beruang yang pemarah dan hanya takut pada Sky dan Rain saja.
Bahkan dengan Alex saja pun Jecki berani menantang nya.
" Jika kau bisa mengalahkan nya dengan tangan mu, Maka aku akan melepaskan salah satu dari kalian, Waktu nya hanya sepuluh menit dan bertarung lah dengan baik. Gunakan kesempatan ini dengan benar. " Alex akan bersenang senang dengan mainan nya, Dan Sky ?
Pemimpin sekte anak Ch*na dirumah itu pun sudah sampai dirumah nya, Dan langsung menuju kamar nya dimana Starla berada.
" Sa-sayang" Panggil Starla saat melihat kedatangan suami nya yang masih cukup berantakan penampilan nya.
Sementara Sky, Dia masih menatap datar pada istri nya yang seperti sedang ketakutan pada nya saat ini.
" Tau apa kesalahan mu hari ini ?" Starla hanya bisa menundukan kepala nya saja saat melihat bagaimana menyeramkan nya Wajah suami nya saat ini.
" Sudah lihat bagaimana berbahaya nya dunia luar tanpa ku ? Masih berani untuk keluar dari rumah ? " Starla hanya bisa menjawab dengan gelengan kepala nya saja.
Karena saat ini suara suami nya sangat datar, Dan Starla juga tidak berani menatap sedikit pun ke arah suami nya saat ini.
" Tidak,. "
" Jadi ? kenapa tidak menatap ke arah ku saat aku bicara ? Bukan kah ini sebuah keharusan saat suami mu berbicara dan kau menatap nya ?"
" Maaf, " Starla mengangkat pandangan nya dan menatap wajah suami nya.
Dan lihat, Benar bukan ? Bahwa wajah suami nya saat ini sangat menyeramkan.
" Lihat dengan benar apakah ini suami mu yang bicara ??"
" Iya, " Jawab Starla pelan sambil menatap suami nya, Walau rasa takut masih bersarang di hati nya, Apalagi saat melihat legan suami nya yang di balut perban, Lagi pula masih terekam jelas di ingatan nya, Bagimana Sky mencongkel lengan nya sendiri dengan pisau untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di tubuh nya.
Mengingat itu semua, Starla semakin ketakutan saat ini, Tapi rasa khawatir nya juga mendominasi.
Apa luka nya sudah di bersihkan ? Apa itu sudah baik baik saja ?
__ADS_1
" Tidak perlu memikirkan keadaan ku ! Pikirkan saja bagaimana cara nya agar kau tidak terluka ! Itu perintah yang harus kau patuhi dan kau taati ! Kau ingat bukan bahwa aku tidak menyukai wanita pembangkang ?"
" Iya. " Jawab Starla.
" Maka jadi lah wanita yang penurut !" Setelah mengatakan hak itu Sky langsung bangkit dari duduk nya untuk pergi ke kamar mandi karena dia butuh air saat ini.
Jika dia terus berada disana, Menghadapi istri nya, Maka dia tidak menjamin bahwa Starla tidak akan menangis nanti nya.
" Tunggu, Tapi bagaimana dengan luka kamu sayang ?" Starla berlari kecil mengejar suami nya dan berhasil menggapai lengan berotot milik Sky.
" Maaf..." Cicit nya pelan saat sambil melepaskan tangan nya dari lengan Sky saat melihat raut wajah datar nya.
Terdengar helaan nafas dari suami nya yang kembali membuat Starla takut.
" Dengarkan ini baik baik dan simpan di kepala mu, Terserah kau mau menganggap ku pria kasar atau pria kejam itu terserah mu dan itu hak mu ! Satu yang harus kau ingat bahwa aku lah aturan hidup mu saat ini, Aku lah yang harus kau taati selalu. Di luar sana bukan tempat yang aman bagi mu dan untuk calon anak anak ku ! Kau sudah melihat nya bagaimana keadaan di luar sana ! Jadi bijak lah dalam bersikap ! Karena mulai saati ini, Jika sampai kau terluka, Sedikit saja, Maka akau akan menghukum semua orang yang ada dirumah ini ! Semua nya ! Kau ingat itu !" Sky langsung meninggalkan istri nya begitu saja Disana yang menatap kecewa pada nya .
Terserah Starla mau menganggap nya apa, Yang penting wanita itu tidak lagi membangkang dan membahayakan diri nya dan calon anak anak nya.
Sky hanya ingin melindungi Starla saja, Dan memastikan wanita yang di cintai nya dan tengah membawa kedua calon anak nya itu dengan baik.
Karena Sky tidak lagi ingin merasakan bagaimana sakit nya kehilangan.
Tidak lagi, Sky tidak ingin mengalami nya untuk yang kedua kali nya, Tidak akan !.
Maka dari itu, Siapa pun yang berani menganggu hidup nya, Dan berniat membahayakan Starla, Maka Sky sendiri yang akan mencabut tangan orang itu dari tubuh nya.
" Apakah hanya karena anak ?" Sky memejamkan kedua mata nya untuk meredakan emosi nya, Jika dia terus meladeni Starla, Bisa saja dia meledak nanti nya.
" Aku tidak perlu menjawab nya ! Dan kau ku sekolahkan lagi untuk lebih pintar ! Jadi gunakan otak mu untuk berpikir ! Dan rasa kan dengan hati mu ! "
Brak !..
Sky membanting pintu kamar mandi nya dan mulai mengguyur seluruh tubuh nya dengan air shower, Bahkan dia tidak lagi memperdulikan luka nya yang kembali berdenyut karena terkena air.
...⭐⭐⭐ ...
__ADS_1