Belenggu Cinta Sang Penguasa 2 ( Galaxy Sky Alexander )

Belenggu Cinta Sang Penguasa 2 ( Galaxy Sky Alexander )
Baby Four


__ADS_3

Sky masih tidak percaya dengan apa yang di dengarnya dari Starla.


Bukan dia tidak percaya pada Starla, Tapi dia tidak percaya dengan kenyataan ini.


Kenyataan yang harus kembali mengingatkannya akan sosok yang begitu berjasa padanya.


Sosok yang membuatnya tenggelam dengan semua belenggu masa lalunya bahkan ikut memberikan nama yang begitu indah untuk putrinya.


Jika di tanya apa dulu mereka pernah memikirkan nama untuk putrinya ? Maka jawabannya adalah tidak.


Sky dan Mawar tidak pernah membahas semua itu sampai ke sana.


Mereka hanya membahas soal kehidupan sehari-hari mereka yang ternyata pada akhirnya tidak berjodoh karena takdir yang berkata tidak untuk mereka berdua.


Tapi kini, Takdir kembali mengingatkannya akan sosok tersebut.


Sosok yang ikut memberikan nama pada putrinya dan Starla.


Lebihnya lagi, Sky teringat dengan mimpi Starla yang mengatakan akan memiliki 4 orang anak dan satunya berada di dalam gendongan Mawar.


Kini, Semua mimpi istrinya menjadi nyata sekali.


" Apa kamu sudah memiliki nama untuk ketiga anak kita yang lainnya ? Rosella sudah memiliki nama, Lalu ketiganya ? " Sky menatap pada istrinya yang tengah memberikan susu pada putrinya.


Sebenarnya ada kesedihan di hatinya karena dia tidak bisa memberikan asi pada ke-empat anaknya karena memang ASI-nya yang tidak ada sama sekali.

__ADS_1


Entah lah, Starla juga tidak mengerti kenapa ASI-nya kali ini tidak ada. Tapi dia tidak ingin bersedih dan membuat ke-empat anaknya ikut bersedih maka dengan hati yang lapang dia menerima semua ini dengan lapang dada.


" Jadi siapa nama ketiga adiknya Rose sayang ?" Sky menatap ke arah istrinya yang tengah memberikan Rosella susu karena ketiga adiknya sedang tidur.


" Aku ingin menamakan anak ke-empat kita Reyden Stone Sky Alexander. Lalu Revenge Stone Sky Alexander dan terakhir Ravenska Stone Sky Alexander. " Starla setuju dengan nama yang di berikan suaminya.


" Kita akan manggil merek Rey, Rev dan Rav lalu kakak mereka Rose. Mereka akan di kenal dunia dengan Baby Four R. Kelak mereka akan merajai Daratan Eropa ini. Bukan hanya itu saja, Kelak aku ingin anak-anak akan bisa menjadi dirinya sendiri tanpa beban perusahaan. Aku akan membiarkan mereka memilih jalan yang mereka inginkan. Biarkan dari mereka siapa yang ingin duduk di perusahaan. Jika dari ke-enam dari anak kita tidak ada yang ingin meneruskan perusahaan aku tidak akan memaksanya. Masih ada anak Thunder, Cloud dan juga Jupiter jadi biarkan mereka tumbuh tanpa beban. " Starla begitu terharu dengan apa yang di katakan suaminya.


Satu-persatu impiannya telah di kabulkan oleh suaminya.


Starla ingin memiliki anak-anak yang bisa hidup tanpa beban perusahaan keluarga suaminya dan Sky menurutinya.


Sekarang, Saat ini Starla hanya tinggal berusaha menjadi guru terbaik untuk anaknya.


Dan lagi pula ini adalah tahun terakhirnya dia kuliah, Semoga saja dia bisa memanfaatkan ilmu yang di miliki nya untuk menjadi guru bagi anak-anak nya yang luar biasa itu.


Suaminya melarang untuk ke dapur ? Apa maksudnya ?


" Kamu tidak akan lagi berada di sekitar dapur. Biarkan para pelayan semua yang mengerjakannya. Itu adalah perintah Starla. Jadi jangan membantah sayang. "


" Tapi bagaimana bisa ? Bahkan merawat anak-anak pun aku tidak. " Sky menghela nafasnya panjang.


Dia tidak habis pikir kenapa Starla sulit sekali di bilangi ?


Jika banyak istri yang mengidamkan kehidupan sepertinya dan tinggal menikmatinya saja, Tapi tidak dengan istrinya ini.

__ADS_1


Starla malah lebih suka bersusah payah melakukannya sendiri padahal banyak pelayan di rumah mereka.


" Kemarikan Baby Rose, Dia sudah tidur. Saatnya kamu yang istirahat juga. Kamu masih dalam tahap pemulihan. "


" Tapi bagaimana dengan ibu dan ayah ? Kak Starlet ?" Sumpah demi apa pun, Rasanya Sky ingin mengatakan pada istrinya bahwa dia sudah membuang jauh-jauh keluarganya itu.


Bahkan mereka tidak akan bisa kembali ke sini jika tidak Sky sendiri yang membawanya.


Tapi apa dia harus jujur ? Berbohong pun rasanya tidak mungkin.


" Orang tua gila harta itu sudah ku buang ke Zimbabwe. " Jawabnya begitu saja.


" Sayang, Aku serius. Di mana ayah dan ibu ku ?" Sky kembali menghela nafasnya dengan berat karena Starla masih saja memikirkan mereka.


" Aku membuat ibu ku ke Zimbabwe dan membuang ayah mu ke Israel biar mereka tau caranya bertahan hidup. " Starla menatap tak percaya dengan apa yang di katakan suaminya.


Bagaimana mungkin Sky melakukan itu pada ke-dua orang tuanya, sementara Kalanya Starlet di mana ?


" Lalu kak Starlet ?" Ini yang paling berat bagi Sky.


Dia bingung harus mengatakan apa pada istrinya.


Jika dia bisa mengatakan ayah dan ibunya di mana, Sky tidak bisa mengatakan pada istrinya bahwa Starlet berada rumah yang tidak mungkin dia bisa keluar dari sana.


Bukan rumah sembarangan, Tapi rumah bordil. Tempat di mana dia menjadi wanita penghibur dan wanita pemuas bagi nafsu bejat para pria bajingan.

__ADS_1


" Starlet di Amerika ! sudah istirahat lah. Jangan memikirkan banyak hal. Karena kami belum begitu pulih. " Sky menutup pembicaraan mereka siang ini dengan menyuruh Starla untuk segera tidur karena dia harus segera pulih untuk anak-anak mereka.


...⭐⭐⭐...


__ADS_2