
Sky sudah menatap ke-enam anaknya yang tengah menguasai istrinya yang benar-benar di kuasa oleh mereka semua.
Tidak ada lagi tempat tersisa untuknya saat ini. Dia tidak bisa tidur jika tidak memeluk istrinya, Lalu bagaimana dia tidur malam ini ?
Terdengar helaan nafas frustasi dari suaminya membuat Starla langsung menggeser posisi anaknya dan memanggil sky untuk bergabung bersama mereka di sana.
" Ayo pindah posisi anak-anak, Kita akan tidur bersama malam ini. " Langsung saja mereka langsung bangun dan membuat posisi di mana mereka semua berada di posisi mereka dari yang tertua sampai yang paling muda.
" Mommy dekat dekat kak Acher dan Daddy berada di ujung dekat Reyden saja. " Elle memberikan Sarah karena dia bisa mendapatkan pelukan dari Daddy-nya jika begitu.
Karena setelah Acher, dan Rigel maka dia lah yang ke-tiga.
" Ayo Daddy..." Akhirnya Sky mengambil posisinya saat itu.
Mereka tidur di depan tv besar karena saat ini mereka berada di ruang tv dan saling memeluk serta memberikan kehangatan satu sama lain.
Awalnya Sky merasa kesal dengan semua itu, Tapi lama-lama seperti ini merasa senang karena dia bisa memiliki momen seperti ini bersama keluarga kecilnya yang bahagia ini. Keluarga yang begitu hangat walau di penuhi dengan tingkah ajaib oleh anak-anaknya.
"Apa kita akan tidur seperti ini terus ? Ku rasa akan sangat menyenangkan jika tiap malam kita tidur seperti ini. " Rigel dengan segala tingkah ajaibnya.
Mendengar apa yang di katakan Rigel, Tubuhnya langsung melemas seketika.
Dia juga membutuhkan istrinya. Bukan juga dia tidak menyayangi anak-anaknya, Tapi dia membutuhkan ruang pribadi bersama Starla bukan ?
Namun kekhawatirannya langsung sirna begitu saja saat Acher menjawab Rigel.
" Kita bisa melakukan hal seperti ini kapan pun yang kita mau. Tapi tidak bisa setiap hari. Mommy dan Daddy membutuhkan ruang pribadi mereka. Jadi jangan berbuat sesuka hati mu. " Sky menatap bangga pada Acher yang terlihat begitu tegas pada adik-adiknya.
Rigel hanya bisa menunduk karena merasa bersalah.
__ADS_1
" Kita bisa tidur seperti ini setiap minggunya. Daddy dan Mommy akan menunggu kalian setiap hari yang sama seperti hari ini. Mulai sekarang kita akan tidur bersama seperti ini. "
" Jadi sekarang, Ayo tidur karena besok Mommy akan membawa kalian pergi ke suatu tempat. " Sky terdiam.
Apakah Starla ingin membawa anak-anak mereka ke makam Mawar ? apakah ini saatnya anak-anak mengenal masa lalu Daddy-nya yang sangat menyedihkan seperti itu.
" Ke mana Mom ?" Tanya Elle dengan sangat antusias.
Dia selalu antusias saat Daddy dan Mommy-nya mengajak mereka semua keluar dari rumah besar di dalam hutan ini.
" Kalian akan fau besok. Sekarang ayo tidur semua. Siapa yang mau mimpin doa ?"
" Reve saja Mom..." Starla tersenyum dan mengangguk saat Reve meminta langsung untuk memimpin doa mereka malam ini.
Setelah berdoa, Mereka semua memejamkan matanya hingga benar-benar tertidur.
Ke-duanya saling melemparkan senyuman bahagia mereka karena kebersamaan yang begitu luar biasa.
" Apa kamu yakin untuk membawa anak-anak ke makan Mawar Baby ?"
" Yakin sayang. Kita sudah memikirkan ini jauh-jauh hari. Aku rasa usia anak-anak sudah cukup untuk mengetahuinya. Lagi pula ini sudah saatnya Misa Mawar mengenal putrinya. Rosella, Nama yang sangat indah bukan ? " Sky tersenyum getir.
Dia tidak ingin di katakan tidak bisa melupakan masa lalunya. Dia sudah melupakan ini semua, Dia hanya menjaga hatinya hanya untuk Starla dan anak-anaknya saja.
Mawar memang pernah berkesan di hatinya, Yang menamai kehidupannya dulu. Tapi hadirnya Starla lah yang membuatnya bisa menjalani kehidupannya hingga saat ini.
Starla adalah pelita dalam hidupnya, Starla adalah separuh jiwanya. Karena separuh jiwa Sky yang lainnya sudah di miliki anak-anaknya.
" Apa kamu tau apa doa ku dulu saat pertama kali kamu mengajak ku ke makam Miss Mawar ?"
__ADS_1
" Apa yang kamu minta darinya Baby ?" Starla memberikan senyuman indah miliknya pada Sky.
Pikirannya kembali melayang jauh ke beberapa tahun yang lalu saat Sky pertama kali membawanya ke makan indah tersebut.
" Aku hanya meminta pada Miss Mawar untuk mengembalikan separuh hati suami ku yang telah di ambilnya. Bukan aku bersikap serakah, Aku sama sekali tidak pernah berpikir bahwa seluruh hati mu hanya untuk ku. Aku meminta hati mu yang dulu untuk anak-anak ku. Aku meminta pada Miss mawar untuk merelakan kamu kembali pada hidup mu lagi. Aku ingin bahagia dengan ku dan anak-anak kita. Dan aku sangat berterima kasih untuk itu karena Miss Mawar mengembalikan separuh hati yang telah di bawanya dan mengembalikannya untuk ku. Aku ingin membagi separuh hati dan cinta itu untuk mereka. Bahkan aku berdoa jika kamu tidak mencintai ku, Aku akan sangat bahagia jika kamu sangat mencintai anak-anak Kum Dan sekarang doa ku telah di kabulkan oleh Tuhan. " Sky masih terdiam dengan apa yang di katakan istrinya saat ini karena dia mengerti bahwa masih adalagi yang akan di katakan istrinya.
" Aku selalu meyakinkan hati ku setiap harinya bahwa suami ku akan mencintai ku suatu saat nanti. Bahkan saat kelahiran Tiens Ax, Aku merasa sesak saat suami ku masih memikirkan masa lalunya. Aku merasa hancur tapi aku tidak bisa berbuat apa pun lagi.Benar kata orang, Bahwa bersaing dengan masa lalu itu sangat sulit. Bersaing dengan kenangan itu sangat menyakitkan dan aku membenarkan semua itu. Aku membenarkan semuanya karena aku merasakan hal itu sendiri. Ketika aku cemburu dengan masa lalu kamu itu sangat menyakitkan sekali rasanya. Aku bahkan sampai berpikir bahwa aku tidak sanggup dengan semua ini. Tapi aku bertahan untuk anak-anak ku saat itu. Aku terus meyakini diri ku bahwa aku bisa melewati ini semua. Aku bisa mendapatkan cinta kamu seutuhnya dan kehidupan yang begitu bahagia. Tuhan mendengar semua doa ku dan mengabulkannya. Tuhan mengabulkan setiap doa yang ku panjatkan pada-nya. Tuhan selalu membuat ku kuat dengan semua jalan hidup ku dan aku sangat bersyukur memiliki Tuhan hingga aku bisa bertahan sejauh ini. " Tangan Sky terukur untuk mengusap air mata istrinya namun dia tidak sampai karena terhalang oleh ke-enam buah hatinya.
" Aku tidak bersedih. Aku bahagia sayang, Hadirnya kamu menjadi anugrah terbesar bagi ku. Anak-anak yang sangat luar biasa ini adalah anugrah terindah dari Tuhan untuk ku. "
" Maka ayo terus berbahagia agar Tuhan tidak murka dan mencabut semua ini. Aku merasa sangat beruntung bisa memiliki istri yang seluar biasa kamu Baby, Starla Aurora, I love you so much..." Air mata Starla kembali mengalir karena dia begitu bahagia dengan semua yang telah mereka jalani selama ini.
Ke-dua tangan mereka saling bertautan untuk bisa memeluk ke-enam anaknya dan ikut menyusul mereka ke dalam alam mimpi yang sudah menyambut mereka.
Sementara Acher, Dia hanya bisa berdoa dalam hatinya untuk terus bisa membahagiakan Daddy dan Mommy-nya.
Dia tidak menyangka jika jalan hidup Ke-dua orang tuanya tidak semudah apa yang mereka bayangkan.
Ternyata sebelum sebahagia ini, Mommy-nya mengalami semua kesusahan itu.
Acher semakin penasaran seperti apa rupa dan wajah dari Misa Mawar yang di sebut Mommy-nya tadi yang katanya juga adalah ibu dari Rosella adiknya.
Apa yang sebenarnya terjadi ? Apa Acher terlalu kecil untuk bisa mengerti ini semua ?
Bisakah dia membahagiakan wanita yang telah melahirkannya ke dunia seperti ini ?
" Acher akan berusaha untuk membahagiakan Mommy, Acher janji Mom. "
...⭐⭐⭐...
__ADS_1