
Brak !!
Alex kembali ke kamar nya dengan bersungut sungut saat mendengar penghinaan dari anak anak nya yang telah membuat nya kesal tadi.
Sudah susah payah dia memasak untuk kedua wanita berkulit putih tadi, Bukan nya berterima kasih.
Mereka malah menghina masakan dan juga menghina wajah nya.
" Sayang...Kenapa ??" Tanya Tarisa yang terbangun karena suami nya yang membanting pintu kamar mereka.
Melihat istri nya terbangun membuat Alex kembali kesal, Tapi dia langsung memeluk istri nya dengan manja.
Dia bersikap seperti anak anak lagi, Selalu seperti ini Jika dia sudah bersama Tarisa istri nya.
" Kenapa sayang ??" Tanya Tarisa lagi yang membelai rambut suami nya yang dalam mode manja.
" Anak anak mu membuat ku kesal, Mereka menghina masakan ku, Kata nya masakan ku sangat menyeramkan seperti wajah ku !" Adu nya manja pada Tarisa.
Bukan nya membelai Tarisa malah kaget dengan penuturan suami nya yang mengatakan menghina masakan nya.
Masakan apa ?? Apa suami nya memasak ??
" Masak ? Masakan apa yang kamu maksud ??" Tanya Tarisa lagi pada suami nya.
Alex langsung menatap wajah istri nya dan menatap malas pada wanita yang sangat di cintai nya.
" Rasa nya aku ingin menggigit mu, Lalu aku cincang tubuh mu dan ku berikan pada ikan piranha, Mau kau ??"
Bugh...
" Kau melakukan kekerasan lagi pada ku ya, Aku akan visum ini pada Steve dan aku akan adukan kau ke polisi. "
" Adukan saja, Biar aku masuk penjara, Kamu juga yang rugi, "
" Mana bisa begitu !! Pokok nya kau tidak boleh pergi !! Tidak boleh !! " Pekik Alex langsung mengunci tubuh Tarisa, Bahkan Alex juga membelit pinggang istri nya dengan kedua kaki panjang nya.
Alex tidak akan membiarkan istri nya itu pergi kemana pun, Maka dia langsung memeluk Tarisa dan mengunci tubuh mungil istri nya.
" Sudah pejamkan mata mu, Ini sudah malam, Aku lelah meladeni kedua menantu mu itu, dan jangan bertanya apapun lagi !"
" Tapi aku ingin mengetahui nya sayang. "
__ADS_1
" Tutup mata mu kata ku !! jika tidak --??"
" Iya, Oke iya, Aku akan tidur, Ayo peluk aku. " Tarisa pun langsung memeluk suami nya.
Karena dia takut jika suami nya sudah mengancam begitu, Maka dia lah yang akan menjadi korban nya.
Maka lebih baik dan mencari aman jadi lah Tarisa memilih tidur saja.
Besok saja dia akan menanyakan nya pada kedua anak anak nya.
Karena mereka pasti tau.
" Itu lebih baik ! Kau tanyakan saja pada anak anak mu dan para sekutu mu itu, Jangan bertanya pada ku !!"
" His...Selalu saja !!" Tarisa mencebik pada suami nya karena memang dia tidak bisa menyembunyikan apapun dari suami nya.
Bahkan isi hati nya saja suami nya bisa tau.
" Tidur kau !! sebelum aku meniduri mu !"
" Iya !" Jawab Tarisa langsung memeluk tubuh suami nya dan segera memejamkan kedua mata nya sebelum bahaya menghampiri nya.
Malam pun di lewati mereka semua dengan hati yang damai untuk menyambut pagi yang tak kalah indah nya dengan malam ini.
Mereka semua sudah duduk dengan posisi mereka masing masing, Tapi tunggu, Ada satu anak dan menantu nya yang belum sampai di meja makan ini.
" Apa lagi yang kita tunggu Pa ?? anak anak Sky sudah lapar. "
" Iya, Anak Piter juga sudah lapar pa. " Jupiter langsung mengunci mulut nya saat mendapatkan tatapan tajam dari papa nya.
Karena semenjak bersekutu dengan Sky, Jupiter menjadi lebih berani pada nya.
" Panggilkan wanita keturunan Ch*na Spanyol itu, Jika dalam satu menit dia tidak sampai disini aku akan meratakan rumah Kedua orang tau nya !!" Ya, Alex tengah menunggu menanti satu satu nya yang berani melawan diri nya dan membantah nya.
" Baik Tuan..."
" Maaf terlambat, Alisa muntah muntah. " Thunder pun baru datang dengan menggandeng tangan istri nya dan pendudukan Alisa di dekat Starla karena memang posisi Alisa adalah setelah Starla, dan berada di tengah Starla dan Rain.
Sebelah alis Alex terangkat, Dia menatap curiga pada anak menantu nya itu, Jangan bilang jika Alisa juga tengah mengandung saat ini.
" Kenapa kalian menatap begitu pada ku ?? " Tanya Thunder pada semua orang yang ada disana.
__ADS_1
" Alisa, Kamu baik baik saja ??" Tanya Starla yang ikut prihatin dengan kondisi ipar nya yang terlihat sangat lemah seperti itu.
" Aku baik baik saja kak, Hanya saja--Hueeekkk !!" Alisa kembali berlari ke arah wastafel untuk memuntahkan isi perut nya.
Hal itu membuat Alex memijat kepala nya berdenyut nyeri.
Bagaiman jika dugaan nya Benar ?? bisa benar benar meledak kepala Alex beserta isi isi nya.
" Periksa menantu mu Tarisa, Aku yakin saat ini dia tengah mengandung bayi kecebong asli China dari putra mu itu !!"
" Tapi dia juga putra mu sayang. "Jawab Tarisa pada suami nya.
Walau begitu dia juga berdiri dan melihat Alisa juga.
Sementara Sky, Dia sudah mengerti dengan apa yang di rasakan papa nya saat ini.
" Nikmati saja berkah Tuhan ini pa, Seharus nya Papa bersyukur di berikan banyak cucu sekaligus ! Bukan malah merenung seperti ini. " Alex yang memijat kepala nya langsung melihat kearah putra nya itu.
Brak !!
" Bisa tidak sehari saja tidak menganggu ku ?? Lagi pula kenapa istri kalian hamil di waktu yang sama ?? Jika begini sekalian saja kalian buat peternakan !! Mana ada orang hamil di waktu yang bersamaan seperti ini. !" Alex yang sudah terlanjur kesal pun semakin mengungkapkan kekesalan nya pada sang putra.
" Jika kami beternak, Papa Papa lah pemilik ternak nya !! Bukan kah itu adil ??" Alex menatap tak percaya pada Sky yang selalu saja bisa membalikan setiap kata kata nya.
" Bagaimana ??" Tanya Alex pada Tarisa yang baru saja kembali dari dapur bersama anak dan menantu China nya.
Anggukan dari kepala Tarisa sudah menjadi jawaban bagi nya.
Tidak perlu di pertanyakan lagi, karena itu sudah menjadi jawaban akurat bagi nya.
" Apa salah ku di masa lalu hingga aku begitu tertekan seperti ini Tuhan ?? ampuni semua dosa dosa ku. "
" Tenang saja Pa, Sky sudah memaafkan semua dosa dosa Papa. "
" Tarisa !!!!" Pekik Alex saat mendengar jawaban dari Sky.
Karena lagi dan lagi putra nya ini memancing emosi nya.
Sementara Sky, Dia seperti tidak pernah melakukan kesalahan apapun setelah mengatakan hal itu.
Malah Matheo yang menegur nya.
__ADS_1
Dan Sky, Jika sudah Matheo yang menegur nya, Dia pun langsung diam dan menghargai kakak nya itu.
...⭐⭐⭐...