Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 16 TERBAYANG KEMBALI


__ADS_3

🏡🏡


''Emangnya benar kalau wanita itu lebih baik disakitin fisiknya daripada hatinya ya? kok gue baru tau, sejak kapan lo paham akan wanita bro? lo aja kagak ada cewek yang mau dekatin lo Bri.'' Tanya Varel bingung akan pendapat Abri, dirinya aja ahli dalam percintaan gak pernah tau akan hal-hal yang Abri bilang justru sebaliknya.


''Maksud gue, tipe cewek itu beda satu sama yang lain. Ada cewek yang lebih baik disiksa hati daripada fisik ada juga lebih baik disiksa fisik daripada hati ada juga yang gak boleh disiksa baik fisik maupun hati, tapi lebih banyak wanita yang menyukai yang terakhir,itu tergantung bagaimana wanitanya.'' Abri bicara panjang lebar.


''Ah..! udahlah mumet gue mikirinya, yang penting gue gak akan tinggal diam sama tu cewek'' Joe kembali angkat suara sambil mengacak acak rambutnya asal. ''Oh..gue baru ingat, minggu depan ada acara dikampus kita, disana ntar gue beraksi'' Joe berpikir bagaimana caranya membalas perlakuan Krystal terhadapnya. Bertepatan minggu depan ada acara ulang tahun berdirinya kampus yang ke 50 tahun, jadi dipastikan akan banyak tamu yang diundang termasuk mahasiswa yang telah lulus dari kampus tersebut.


''Lo harus hati-hati, benci dan cinta itu setipis kulit bawang Jo, lo niat balas dendam eh.. tau-taunya balas perasaan''Peringatan dari Paul.


''Gak ada dikamus gue benci jadi cinta, selamanya tidak'' sambil menyilangkan tangan didada seperti membentuk huruf ''X''.


''Yakin lo?''


''Yakinlah''


''Serius lo?''


''Serius Paul ganteng'' Sambil mencoel pipi Paul gemas yang langsung ditangkis sama pemilik pipi.


''Ah...nanti gak'' Jawab Paul sedikit menggoda.


''Gak bakalan, lo bertiga liat aja gimana sebenarnya Joe Wijaya jika sedang dalam mode serius'' Sambil menepuk-nepuk dada tanda bangga akan kemampuannya sendiri.


Sahabatnya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Joe yang masih belum menyadari bahwa dirinya telah dipengaruhi seorang wanita. Peringatan dari Paul tidak digubris Joe.


Setelah itu, mereka memutuskan kembali kekediaman masing-masing dikarenakan waktu sudah menunjukkan pukul empat sore.


______________________________


Sesampainya dirumah, Krystal langsung masuk kekamar dan membanting tas yang dibawanya ke tempat tidur sambil mengumpat seseorang.

__ADS_1


''Gue kesel kesel keseeeeelll..!!! dasar cowok tak tau diri, beraninya lo ngatain gue wanita yang menji... ah udahlah.'' Krystal mengingat bagaimana perlakuan Joe terhadap dirinya.


''Tapi kita impas, dengan tangan gue, lo dapat hukuman.'' Sambil melihat telapak tanganya yang digunakan untuk menampar pipi Joe.


''Tapi gue takut kalau misalnya dia balas balik perlakuan gue.'' Kembali menggigit kuku sambil mondar mandir tanda dirinya cemas. Namun dia punya ide menelfon sahabatnya Vero manatau ada jalan keluar.


Tut..tut..tut..


Tidak berselang beberapa lama ''Hallo sayang ku, kamu kangen ya, cup..cup..cup maaf ya cintamu ini sakit jadi gak bisa nemenin kamu'' mulai lagi deh sifat alaynya Vero. Pribadinya inilah yang membuat Krystal sangat sayang kelada Vero.


''Ga usa lebay gitu, mual gue Ver''


''Lo kenapa, kok marah-marah gitu? gak dapat masalahkan dikampus hari ini?'' Vero tau mood Krystal baik ataupun buruk.


''Vero...! hiks..hiks..hiks.. gue harus gimana ini, gue takut ntar diapain sama geng Joe!'' balas Krystal sambil menangis.


''Udah jangan nangis ada gue disamping lo, kalau gue tau lo dapat masalah dikampus, gue pasti bela belain datang'' Jawab Vero sedikit menyesal.


''Ya udah jangan nangis lagi, gink gue akan datang kerumah lo sekarang ya, lo dirumah kan?''


''Jangan..! lo kan lagi sakit Ver, besok aja gue cerita ya lo istirahat aja ok?''


''Gak bisa Krys, gue udah agak baikan kok, kan dirumah lo gue juga bisa istirahat iya gak?''


''Ya udah lo hati-hati ya dijalan, bawa aja sekalian obat lo biar jaga-jaga'' Vero semakin dilarang semakin penasaran jadi gak usa bertekak sama ini orang.


''Ok.!ya udah gue siap-siap dulu, bye!''


''Bye.'' Krystal menutup pangilan dan merebahkan dirinya di kasur sambil membayangkan kembali serentetat peristiwa yang menimpanya beberapa hari belakangan ini.


Awal mula gue ketemu sama dia pas penerimaan mahasiswa baru, waktu itu seluruh jurusan digabung agar saling mengenal satu dengan yang lain, awalnya sih biasa aja ngeliatnya tapi lambat laun gue semakin tertarik sama ini cowok apalagi pas giliran kelompoknya membawa sebuah lagu dan dia ditunjuk sebagai pemain gitar, dia membawa lagu dari band terkenal yaitu GIGI dengan judul lagu SEBELAS JANUARI, bukan hanya suaranya merdu tetapi jari-jarinya seolah-olah membentuk angka nada yang berterbangan diawan sungguh petikan gitarnya indah sekali sampai-sampai aku terbuai olehnya, kenapa orang-orang bilang gak ada yang berhasil menaklukkan hati gue, yahh alasannya semua karena itu cowok siapa lagi kalau bukan Joe Wijaya. Sampai akhirnya di semester akhir gue bertemu dengannya langsung tatap muka meskipun dengan cara yang salah namun gue bahagia banget, sepertinya doa gue dikabulin sama Tuhan.

__ADS_1


Krystal terbuai dalam bayangan tentang pertemuannya dengan Joe, dan tidak sadar jika pintu kamarnya diketuk tanda Vero sudah sampai dirumahnya.


''Door....!!!''


''Astaga kan hilang jadinya.!!'' Krystal kaget setengah mati karena perlakuan Vero yang ntah kapan udah ada dikamar serta bayangan tentang Joe juga hilang.


''Hayooo... lo mikirin apa hmmm, apa yang hilang?'' Sambil ikut duduk di kasur Krystal.


''Lo apaan sih ngagetin gue aja, kan bisa diketuk dulu pintunya, lo asal masuk aja kamar orang'' sebel melihat kelakuan Vero akan dirinya.


''Lah gue udah gedor-gedor pintu gak ada sahutan dari lo, ya udah gue terobos aja masuk, eh ternyata lo ngelamun sambil senyum-senyum sendiri, hayoo ngaku lu mikirin yang ngeres-ngeres ya?'' goda Vero sambil menyenggol tubuh Krystal dengan lengannya.


''Apan sih Ver, lo nyebelin deh. Ah udah ah... gue mau makan sebentar gue laper, lo ikut?'' Krystal beranjak dari tempat tidur dan langsung berdiri membelakangi Vero meyembunyikan pipinya yang memerah akibat terbayang sama sosok Joe.


''Yahh gitu aja ngambek, eh ada abang lo gak Krys?'' Berharap bertemu dengan Kristian sang pujaan hati Vero.


''Ada!'' jawab Krystal bohong kalau sebenarnya abangnya sedang bekerja saat jam sekarang.


''Serius lo?'' mata Vero langsung berbinar tanda senang.


''Hmmm''


''Asyiikkk.... ya udah yuk gue temenin lo makan sekalin liat calon suami'' sambil nyengir gak jelas.


''Tapi boong..! Ha..ha..ha..'' Krystal berlari meninggalkan kamar menuju dapur dilantai satu.


''Krystaaaaallll...!!!'' Teriakan Vero terdengar diseluruh rumah Krystal.


**TBC


jangan lula like dan koment y

__ADS_1


Omega_366**


__ADS_2