Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 31 INSIDEN


__ADS_3

🏡🏡


Krystal menatap tajam Vero yang sejak tadi tertawa, karena berhasil mengelabui Krystal.


''Lo sempat-sempat nya ya nyengir sekarang, lo berutang penjelasan sama gue.'' Krystal masih tetap dalam posisi semula


''Ha ha ha lo kok garang banget sih, serem tauk. Gue kan beli itu gaun pake duit gue, kok elo yang kurang senang.'' Masih fokus mengemudi


''Ck gue tadi minta saran lo buat coba yang ini, kenapa lo larang, terus sekarang malahan lo yang ambil, maksud lo apa?'' Krystal sedikit gemes dengan perlakuan Vero pada dirinya


'' Tujuan gue agar lo percaya diri dengan apa yang lo punya saat ini.''


''Maksud lo?''


'' Gue ingin lo itu tampil cantik besok, biar semua pada iri liat kelangsingan lo''


''Aiss alasan macam apa itu''


'' Lo gak percaya sama gue'' Vero menoleh sekilas Krystal


'' Bukannya gue gak percaya Ver, gue gak pede sama diri gue, bawahan gaun yang gue beli diatas lutut, gue gak nyaman'' Krystal menurunkan nada suaranya


'' Gue capek ya ngomong sama lo, ya udah kalau lo gak pede, tukeran aja gaunnya, punya lo sama gue aja'' Akhirnya Vero mengalah tidak sangguo beradu mulut dengan Krystal


'' Tapi gue suka bentuk gaunnya Ver'' Krystal merasa sayang tukaran sama Vero


''Aaaaaa Krystal !!!! semua sama lo.'' Vero mengacak-acak rambutnya dengan sebelah tangan.


'' he he he maaf, ya udah besok gue pake yang ini aja, gue berusaha semaksimal mungkin, ya udah cepetan nyetirnya, badan gue gerah mau mandi'' Krystal menyusun kembali gaun yang dia pegang barusan.


Sesampainya didepan gerbang rumah Krystal, Vero langsung pamit pulang.


''Makasi ya udah ngantari gue''


''Iya sama-sama, kirim salam ya sama kakak lo bilangin dari calon istri'' Vero tertawa


'' Iya, ntar gue sampein. Ya udah lo nyetirnya hati-hati ya.'' Balas Krystal dengan senyuman


''Bye bye'' Vero melambaikan tangan sambil menutup kaca mobil.


Krystal memasuki pekarangan rumah sambil bersenandung kecil.


''Aduh duh duh, anak mama kok seneng banget, tumben.'' Ella ibunya Krystal melihat kelakuan putrinya yang tersenyum sejak memasuki rumah


''Emangnya gak bisa ya Mah?'' Tanya Krystal balik sambil bergelayut manja dilengan Ella


''Bisa sayang bisa, mama kan hanya bertanya, gak salah kan?'' Tanya Ella sambiil membelai rambut Krystal lembut


''Hehehe iya mah, oh iya Krystal tadi beli gaun sama Vero bagus ngak ma?'' Tanya Krystal sambil membuka penutup kotak dan mengeluarkan gaun pilihannya.


''Wah, bagus. Kamu coba pakai gih, mama mau liat''

__ADS_1


''Tapi Krystal belum mandi ma, ntar gaunnya jadi bau heheh''


''Ya udah kamu mandi dulu siap itu coba gaunnya tunjukin sama mama'' Sambil mendorong tubuh Krystal menuju lantai dua tepat kamarnya berada.


Krystal dengan cepat melakukan ritual mandinya, hanya membutuhkan lima belas menit, Krystal langsung mencoba gaun pilihannya.


''Tada..!! gimana mah gaunnya? bagus gak?'' Mengejutkan Ella yang sedang menyusun piring diatas meja makan.


''Astaga !!! Krys, hampir copot jantung mama, kaget tau'' Ella mendekati Krystal dan memperhatikan tampilan putrinya dari atas sampai bawah.


Krystal menunggu pendapat Ella tentang gaun yang dipakainya saat ini.


''Kamu mau mama berkata jujur atau tidak ?'' Pertanyaan ibunya membuat Krystal bingung


''Maksud mama?''


''Tinggal pilih yang jujur atau tidak'' Jawab Ella lagi menambah penasaran Krystal akan pertanyaan ibunya.


''Semua orang pasti mau yang jujur Mah, gimana sih cantik atau gak Mah. Krystal kenakan ini''


Tiba-tiba Ella memeluk tubuh Krystal sambil lompat-lompat '' Ternyata anak Mama cantik banget pake gaun ini.''


Selang tidak berapa lama, Ayah Krystal datang yang diikuti kakaknya Kristian dibelakang. Mereka berempat langsung makan malam yang dibumbui canda tawa dan sesekali mengomentari gaun yang dikenakan Krystal


●●●●


Pagi ini suasana kampus nampak ramai, para tamu undangan terlihat berdatangan, bahkan Gubernur setempat juga menghadiri acara perayaan ulang tahun tersebut. Stand makanan sudah berjejer rapi ditempat yang sudah disediakan, banyak jajanan yang disediakan mulai dari makanan khas Medan, khas Padang, khas Jawa dan masih banyak pilihan yang lainnya.


Waktunya sudah tiba. Acara hari ini dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia, terlihat semua orang-orang yang hadir ikut bernyanyi dengan serius.


''Seluruh tamu undangan yang saya hormati, saat nya kita menikmati makanan yang sudah disediakan oleh panitia...'' Terlihat semua bahagia menikmati makanan yang disediakan.


''Untuk menghibur acara makan bapak dan ibu, kami mengundang mahasiswa jurusan musik mempersembahkan lagu, ini dia'' Pemandu acara mempersilahkan Joe dan kawan-kawan tampil dioanggung saat ini.


''Selamat siang semuanya, kami mau menampilkan sebuah lagu yang berjudul ''Selamat ulang tahun''. Joe memulai memetik gitarnya yang langsung diikuti musik yang lain dan menyanyikan lagu dari grup band Jambrud.


Banyak yang terpana melihat ketampanan Joe yang tidak seperti biasanya, Joe memakai baju batik bercorak daun berwarna hijau yang dipadukan dengan jins hitam ditambah suara Joe yang merdu dan keahlian bermain gitarnya.


Dari kejauhan Krystal melihat Joe yang sedang tampil, sambil memegang sate ayam yang baru diambilnya.


Lo tetap tampan seperti biasa malahan lo lebih tampan hari ini. Ternyata gue gak bisa berhenti suka sama lo


Muka Krystal memerah, merasa malu dengan dirinya. Krystal membalikkan tubuhnya dan duduk disalah satu kursi dan membelakangi pangung dimana Joe sedang bernyanyi.


''Vero dimana sih, lama banget.'' Krystal mendumel sendiri karena sejak tadi Vero belum datang dari toilet.


''Hai, boleh duduk disini gak?'' Tiba-tiba ada seorang pria yang mendekati Krystal


''Oh eh.. boleh kok'' Krystal tersenyum manis sambil menyeruput es cendol.


''Emmm... lo kuliah di kampus ini?'' Tanya pria itu sambil membuka minuman soda

__ADS_1


''Iya'' Jawab Krystal singkat sedikit tidak nyaman


''Oh gitu, nama gue Rendi'' katanya tiba-tiba sambil menjulurkan tangannya dihadapan Krystal


Sedikit ragu Krystal membalas uluran tangan Rendi ''Krystal'' Jawabnya singkat dan cepat-cepat menarik tangannya


''Lo udah punya pacar?'' Pertanyaan Rendi membuat Krystal tersedak.


Apaan sih ni cowok, baru kenal langsung nanya begitu


''Maaf gue mau ke toilet'' Menolak menjawab alih-alih Krystal langsung berdiri ingin menghindari pria tersebut namun naas kaki Krystal menginjak tali sepatunya yang lepas sehingga waktu Krystal mundur dia terjungkal kebelakang dan menimpa salah satu stand makanan jus buah.


Prang ! Gubrak !


Suara pecahan kaca tak terelakkan, kini Krystal bahan tontonan saat ini, baju Krystal kotor dan basah akibat kelalaiannya.


''Ada apa itu ribut-ribut'' Orang-orang langsung mengerumuni Krystal dan bertanya-tanya


''Siapa sih itu yang buat keributan disaat acara penting gini'' Tanya tamu yang tidak mengenal Krystal


''Gak tau tuh, cantik-cantik ceroboh, heran liat anak muda jaman sekarang'' Timpal yang lain


Krystal mendengar cibiran yang menyakitkan namun ada beberapa yang peduli.


''Kamu gak apa-apa?'' Tanya Rendi yang saat itu juga terkejut melihat reaksi Krystal


Krystal hanya menggelengkan kepalanya sambil menunduk menahan malu dan tangis, Krystal minta maaf kepada yang menjaga stand jus buah.


''Lengan lo berdarah, ayo kita kerumah sakit'' Rendi kuatir melihat kondisi Krystal saat ini


''Gue bisa sendiri'' Krystal menolak ajakan Rendi sambil tetap menunduk


''Lo harus kerumah sakit kampus'' Menarik lengan Krystal sedikit memaksa


''Gue bilang gue....'' Krystal terkejut ternyata bukan Rendi yang memegang tangannya namun Joe ''Elo''.


'' Gue bisa sendiri'' Mencoba melepas genggaman Joe


''Tangan lo berdarah, lo gak liat darah lo banyak keluar'' Joe menatap tajam Krystal


''Bukan urusan lo'' Jawab Krystal berbalik ingin pergi, namun Joe langsung menggendong Krystal ala bridal style. Semua pasang mata melihat perlakuan Joe pada Krystal. Ada yang terkejut ada yang memekik kegirangan dan masih banyak lagi tatapan yang sulit diartikan.


''Lepasin gue, lo mau apa, gue bisa jalan'' Krystal memukul lengan Joe.


'' Lo bisa diam gak?'' Ancam Joe


'' Lepasin gue'' Krystal terus berontak


''Kalau lo gak diam, gue cium'' Sambil menatap mata Krystal tajam.


Krystal langsung bungkam mendengar ancaman Joe.

__ADS_1


*Dasar cowok bar bar.


**Tbc***


__ADS_2