Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 22 KECEWA


__ADS_3

🏡🏡


Setelah tangisan Krystal reda, Vero mengajaknya kekantin untuk mengisi perut yang keroncongan akibat tidak sarapan tadi pagi.


''Kekantin yuk gue lapar nih, gue tadi pagi gak sarapan.'' Sambil mengelus-elus perutnya yang rata.


''Lo ini ya kebiasaan buruk itu harus diubah, ntar lo sakit magh baru tau rasa.'' Krystal bangkit dari duduknya sambil merapikan rambut panjangnya yang sedikit berantakan.


''Udah ah bawel.'' Menarik lengan Krystal.


''Bentar dulu tas gue belum kekunci.''


''Buruan Krys.''


''Yang sabar sayang ih gemes deh liat kamu.'' Mencubit pipi chuby Vero.


Menepis tangan Krystal di pipinya ''Lo apaan sih sakit tau.'' Pura-pura cemberut.


''Idih gini aja lo langsung cemberut, ok yuk kita let's go.'' Kali ini Krystal menarik-narik tangan Vero.


Sepanjang mereka berjalan kekantin, Vero tak henti-hentinya berbicara mengenai mantannya yang baru aja ditemuinya. Krystal hanya mangut mangut sambil sesekali tersenyum melihat antusiasnya Vero berbicara.


Sampailah mereka dikantin dan memilih duduk agak pojokan.


''Nasi gorengnya dua ya mbak sama jus jeruk dingin dua.'' Vero memesan kepada pegawai kantin disana.


''Tunggu sebentar ya kak'' kata pegawai itu dan dibalas senyuman dari Vero.


''Jadi si Joel ini mantan lo waktu SMA, kok gue baru tau.''


''Masa lalu buat apa gue ingat-ingat Krys, lagian itu masa waktu gue belum bertemu sama lo.''Balas Vero yang hanya dibalas anggukan dari Krystal.


Tidak berselang berapa lama pesanan nasi goreng sudah terhidang, mereka makan sambil sesekali bercanda membicarakan sesuatu. Namun suasana tenang yang mereka rasakan tiba-tiba berubah menjadi risuh karena kedatangan geng sakral ke kantin.


Ngapain mereka disini, gue merasa gak enak tiba-tiba, mudah-mudahan dia gak bongkar rahasia gue didepan banyak orang, apalagi ini kantin sedang ramai-ramainya


Batin Krystal sambil merapalkan doa.

__ADS_1


Namun harapan Krystal diluar dugaan karena melihat Joe menaiki bangku kantin dan duduk diatas meja.


PLOK..PLOK..PLOK


''Tolong perhatianya sebentar.'' Suara Joe cukup nyaring terdengar, mereka yang tadinya sedang makan langsung melihat kearah Joe.


Paul bingung akan sikap Joe '' Lo ngapain Jo duduk di meja segala, lo jangan malu-maluin kita.'' Memegang bahu Joe dan setengah berbisik takut temannya melakukan hal yang konyol yang membuat geng mereka tercoreng.


''Lo tenang aja sobat, gue mau kasih pelajaran sama orang yang main-main sama gue dan inilah saatnya.'' Memegang bahu Paul dan menepuknya.


''Ok. gue tau apa yang akan lo lakuin tapi ingat, rasa benci itu akan berubah jadi rasa cinta, sebelum lo lakukan lo harus pikir baik-baik sebelum bertindak, karena gue pernah ngalamin.'' Peringatan Paul ke Joe, tapi bukan Joe namanya jika tidak membuktikan sendiri dia kurang percaya perkataan orang.


''Gue bukan lo, dan gue gak akan pernah jatuh cinta sama itu cewek, mendingan lo pesan makanan dan duduk yang baik sama Varel dan Abri, lo beruntung melihat aksi keren gue secara siaran langsung.'' Kepercayaan diri Joe sedikit berlebihan. Paul hanya mengangakat kedua tangannya tanda menyerah menasehati Joe.


Lihat aja Jo, waktu lo jatuh cinta sama orang yang lo benci sekarang, gue orang yang pertama ngucapin lo sambil memecahkan telur dikepala lo, liat aja


Batin Paul sedikit tersenyum dan duduk diantara Varel dan Abri.


''Udah Ver kita cabut gue merasa ada yang tidak beres sama dia.''


''Lho tapi nasi gorengnya belum habis kan sayang Krys.'' Vero melihat makanan Krystal belum berkurang.


''Gue akan bacakan surat cinta dari cewek kampung, lo semua mau dengar apa isinya..??'' Tanya Joe lantang sambil melihat kesekitaran kantin.


Yang penasaran menjawab ''Mau...!!! bacakan.'' Paul dan Varel hanya geleng-geleng kepala melihat tindakan Joe yang sedikit kekanakan, sedangkan Abri hanya fokus kemakanan yang sudah terhidang didepanya sambil memikirkan sesuatu.


❤❤💌💌


**Untuk Joe Wijaya dari pengagum rahasiamu.


Sejak pertama bertemu denganmu aku merasa ada hal yang spesial di dirimu.


Mungkin kamu gak terlalu kenal sama aku, tapi aku cukup kenal sama kamu, sejak kita pertama masuk kuliah, aku melihat kamu bermain gitar waktu acara orientasi kampus, aku terpana dengan petikan gitarmu dan suaramu yang merdu.


Sejak saat itu aku mulai melihat kamu dari jauh dan aku bersyukur kepada Allahku setiap kali aku mengingatmu.


Dan akhirnya kusadari bahwa aku mulai suka pada dirimu, aku gak ngeliat kekurangan dalam dirimu tetapi kelebihan yang kamu miliki.

__ADS_1


Ini aja dulu ungkapan isi hatiku semoga kamu tetap sehat dan tetap menjadi pria idamanku


Salam dari pengagum rahasimu


K.P* ❤❤*


''Semua tepuk tangan, gimana-gimana isi suratnya, keren atau kampungan?'' Joe memasukkan surat itu kedalam saku jaketnya sambil melihat ke arah Krystal yang kala itu juga melihat kearahnya.


''Lo semua tau singkatan dari K.P ?''


''Kambing Pukul mungkin Jo.'' Celetuk salah satu mahasiswa disana.


Semua tertawa termasuk Joe mendengar singkatan itu. ''Salah. siapa yang tau gue kasih hadiah 200 ribu cash.'' Jawab Joe sambil mengeluarkan uang dua lembar harga ratusan dari dompetnya.


Semua saling pandang dan mencari nama singkatan dari K.P, dua ratus ribu hal yang besar bagi mahasiswa yang hidup sederhana namun beda dengan geng sakral yang tergolong kaya.


''Ok, karena gak ada yang tau gue akan ungkap singakatan dari G.P ini, pasti semua penasaran kan,jeng..jeng..jeng..!!! siapakah dia?'' Joe berbicara seperti presenter di televisi dan memasukkan kembali uang kedalam dompetnya.


Semua menunggu Joe mengungkap inisial KP tersebut. Joe turun dari meja dan perlahan mendekat kearah Krystal duduk.


''Ini orangnya yang ngirimin gue surat alay, KRYSTAL PRATAMA.'' Joe menunjuk Krystal.


''What ? dia cewek yang susah untuk didekati ternyata suka sama primadona kampus, selain sombong, dia gak mudah bergaul.'' Salah satu mahasiswi berbicara didekat mereka dan disahuti oleh yang lain, dan banyak kecaman didapat Krystal.


DEG..!


DEG..!


DEG..!


Jantung Krystal berdegup dengan kencang, rasa marah, malu dan air mata bercampur jadi satu. Krystal menahan gejolak dalam dirinya sambil meremas kedua tangannya dibawah meja.


Sedangkan Vero menatap Joe dengan pandangan horor, tidak senang melihat Joe mempermalukan Krystal didepan banyak orang.


**TBC


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTNYA GAEESS ....

__ADS_1


Omega_366**


__ADS_2