Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 34 RENCANA LICIK ABRI


__ADS_3

🏡🏡


Acara perayaan hari ini berjalan dengan baik, tamu undangan sudah mulai berpulangan hanya mahasiswa yang tinggal untuk menyusun bangku-bangku yag berserakan dan menatanya kembali. Ada yang memunguti sampah, memperbaiki dekorasi yang rusak dan semua panitia terlihat sibuk untuk mempersiapkan acara penutupan nanti malam.


Ting !


Ponsel Krystal berbunyi ada pesan yang masuk.


Joe❤ : Lagi apa ?


Pesan dari Joe, senyuman langsung terukir diwajah cantik Krystal.


Duh, kok gue deg degan ya baca pesan dari dia


Krystal meremas-remas ponselnya sambil tersenyum.


Joe❤ : Lama 😔 !


Krystal makin tersenyum melihat emot yang dikirim Joe


Krystal : Hehe maaf, aku lagi bersihin taman belakang 😊


Joe❤ : Nanti malam kamu wajib hadir, aku tunggu !!!


Krystal : Iya !! Aku pasti hadir


Lama Krystal menunggu namun tidak ada balasan dari Joe. Akhirnya Krystal melanjutkan tugasnya.


Tidak berapa lama mereka pulang untuk mempersiapkan diri buat acara nanti malam.


'' Jam enam gue jemput lo dirumah'' Vero melirik kearah Krystal yang dari tadi fokus menatap layar hpnya.


''Krys ?'' Teriak Vero


''Ha ?'' Krystal menatap Vero bingung


''Ha. hi. ho, lo dengar gak gue ngomong apa?'' Tanya Vero kesal. Krystal hanya geleng kepala


''Jam 6 gue jemput lo dirumah biar kita sama ke salonnya. Paham ?'' Jawab Vero gemas


''Ehee iya sayang ku pahaaaammm''


''Mentang-mentang lo punya pacar, lupa temen sendiri'' Sindir Vero


''Lo gak takut dibuli massa'' Tanya Vero selidik


''Asal lo jaga mulut semua aman'' Jawab Krystal enteng dan Vero hanya mangut-mangut.


Mereka berjalan keparkiran sambil ngobrol ringan. Joe dan teman-temannya ternyata ada disana, Krystal jadi salah tingkah. Vero melihat perubahan krystal dan menggodanya


''Cieeee'' Goda Vero


''Apaan sih, jangan gitu dong Ver gue malu'' Krystal berusaha sesantai mungkin.


Tanpa sengaja Joe melihat Krystal yang berjalan kearahnya senyuman langsung terukir diwajah tampannya.


''Kamu mau pulang?'' Tanya Joe tiba-tiba yang sejak kapan sudah berdiri didepannya


Krystal menatap Joe tidak percaya


''Oh eh i..iya'' Krystal senyum kikuk

__ADS_1


''Lo berdua ? '' Varel yang menyadari hal itu menunjuk Krystal dan Joe bergantian


''Iya kita berdua pacaran'' Jawab Joe membuat Paul, Varel dan Abri tercengang. Sedangkan Krystal tertunduk menahan malu


'' Apa ? gue gak salah denger nih, sejak kapan ?'' Tanya Varel syok mendengar bahwa Joe berpacaran dengan Krystal.


''Sejak tadi pagi'' Jawab Joe santai sambil tetap fokus menatap wajah Krystal yang memerah.


''Sungguh ?'' Tanya Paul memastikan yang dibalas anggukan dari Joe.


''Wah ! Selamat bro akhirnya lo gak jomblo lagi '' Paul memeluk tubuh Joe dan menepuknya. '' ''Thaks bro '' Balas Joe.


Sedangkan Varel tersenyum licik disampingnya


Hehehehehe akhirnya lo kena Jo, siap-siap lo gue ceplokin telur seperti janji gue hehehe


'' Selamat Jo '' Abri mendekatkan kepalan tangannya yang langsung dibalas oleh Joe.


''Thaks ya bro, lo juga cari pujuaan hati lo, jangan dingin terus''. Kata Joe sambil memukul pundak Abri.


Abri menggaruk kepalanya yang tidak gatal, sebenarnya selama ini Abri menyimpan baik-baik perasaannya kepada seorang wanita yang selama ini dia untit, banyak foto yang dia ambil secara diam-diam, namun dibalik dinginya seorang Abri, ia memikiki sifat kurang percaya diri.


Sejak kedatangan Krystal dan Vero, jantung Abri sebenarnya berdegub kencang namun dirinya mampu menjaga dengan wajah seriusnya. Ya ! Abri selama ini sudah jatuh cinta dengan Veronika namun Abri mampu menyimpan perasaannya baik-baik tanpa tercium oleh sahabatnya sedikitpun.


Vero tersenyum melihat persahabatan geng sakral dan kekompakan mereka menggoda Krystal dan Joe berpacaran.


''Gue antar kamu pulang ya '' Tawar Joe tiba-tiba


Semua mata menatap interaksi Joe dan Krystal '' Mmm aku.. '' Jawab Krystal sedikit ragu dan melihat kearah Vero.


'' Ga papa Krys, gue bisa sendiri kok'' Jawab Vero tersenyum


''Lo serius ga papa? '' Jawab Krystal sedikit ragu


''Ya udah, kalau gitu gue balik dulu ya, lo hati-hati nyetirnya''


Vero membalasnya dengan lambaian tangan dan tersenyum melihat kebahagiaan terpancar diwajah sahabatnya.


Kini tinggallah Paul, Varel dan Abri yang serentak melihat motor Joe melaju bersama Krystal ''Ehem, jadi gue balik duluan ya'' Vero mencairkan suasana yang tadiny hening.


''Lo sendiri ?'' Tanya Varel


'' Iya, gue biasa nyetir sendiri'' Balas Vero


Varel mangut-mangut mendengar jawaban Vero, sedangkan Abri terlihat cuek padahal dalam hatinya sedikit kuatir.


'' Ya udah kalau begitu gue balik dulu'' Jawab Vero sambil melangkah ke arah mobil miliknya.


'' Ok kita juga mau gerak nih, hari ini gue nebeng sama lo '' Varel menunjuk kearah Paul


'' Motor lo mana ?'' Tanya Paul sambil melihat sekitar parkiran


'' Masuk bengkel, udah buruan kita pulang''


Akhirnya Paul melajukan motornya bersama Varel kini tinggallah Abri berdiri sambil menatap ke arah mobil Vero. Terlihat beberapa kali gadis itu berusaha menghidupkan mesin mobilnya namun tidak berhasil. Abri memutuskan memberanikan diri mendekati Vero


''Kenapa ?'' Tanyanya santai


'' Mobil gue kayaknya rusak deh, duh mana udah jam empat lagi'' Terlihat kekuatiran diwajah Vero setelah melirik jam ditangannya


''Emm, lo dah cek minyaknya mana tau habis'' Balasnya lagi

__ADS_1


''Tadi pagi gue udah isi, mana mungkin habis'' Jawab Vero sambil terus menyalakan mobilnya.


''Astaga ! gue lupa'' Vero menepuk jidatnya


'' Kenapa ?''


''Baterai mobil gue harusnya udah diganti, gue lupa, kalau diganti sekarang pasti lama bisa-bisa gue telat lagi buat acara ntar malam''


Abri berpikir sejenak '' Mmm gimana kalau lo gue antar ?''


Spontan Vero menatap mata Abri.


Ini cowok terkenal dingin, kok gue jadi ngerasa horor dekat dia


'' Gimana ?'' Tawar Abri lagi


Gue gak boleh mikir yang tidak-tidak, waktu gue gak banyak ''Emm emangnya ga apa-apa lo antar gue ?'' Sedikit ragu Vero menjawab


''Memangnya lo punya pilihan lain selain gue'' Jawaban Abri membuat Vero tercengang


Maksudnya ?


''Udah jangan kelamaan mikir'' Abri langsung menaiki motornya sambil memakai helm dikepalanya. Mau tidak mau Vero mengikuti tawaran Abri.


''Lo pegang kuat ntar jatuh '' Abri menghidupkan mogenya dan melaju ditengah padatnya jalanan ibu kota.


Yes ! gue berhasil, rencana gue ternyata berjalan mulus xixixi


Ia tersenyum puas sambil sesekali melirik kaca spion guna melihat wajah cantik Vero dibelakang punggungnya.


*Misi pertama selesai !


●●●●*


EPILOG


''Ah akhirnya selesai juga manggung hari ini'' Varel mengangkat kedua tangannya merasa lega.


'' Badan gue lengket semua, lo jadi kan datang ntar malam ?'' Tanya Varel ke Joe


''So pasti, gue pangerannya dikampus ini, kalau gue gak datang semua pada kecewa'' Jawabnya enteng


''Kepedean lo'' Kata Paul


''Gue duluan, gue tunggu di parkiran '' Ujar Abri yang dibalas dengan tanda ok dari Varel


''Tumben Abri cepat-cepat mau kemana dia'' tanya Joe sambil melihat kepergian Abri


''Mana kutehek'' balas Varel.


Setelah mereka merapikan alat-alat musik dan alat-alat manggung lainnya, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang buat siao-siap acara nanti malam. Sedangkan Abri sudah berdiri didekat mobil Vero, ia menjalankan aksinya dan membuat mobil Vero seolah-olah rusak jika dinyalakan. Ia menyumbat knalpot mobil Vero dengan plastik dan mengikatnya kuat.


''Selesai '' Abri menepuk-nepuk tangannya akibat terkena abu yang menempel.


Semoga berhasil !!! Abri lo harus semangat


Tidak berapa lama sahabatnya datang dan disusul dengan kedatangan Krystal dan Vero.


**TBC


MOHON LIKE NYA YA DAN KOMEN JUGA

__ADS_1


THKS**


__ADS_2