Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 18 VERONIKA


__ADS_3

🏡🏡


Angin berhembus lembut sore ini, hangatnya mentari masih tetap dalam posisinya, langit berwarna jingga keemasan menambah sore ini semakin betah untuk dinikmati. Tapi tidak dengan gadis yang bernama Krystal. Dirinya menatap nanar kepergian Veronika yang tiba-tiba.


Setelah terbongkarnya rahasia ditaman belakang, Vero pamit waktu itu juga, bukan kesal atau marah tetapi sedikit tidak suka akan sifat Krystal yang tidak terbuka pada dirinya. Padahal mereka berdua bersahabat selama 3 tahun ini bukan waktu yang singkat, mereka memutuskan bersahabat dimulai saat pertama kali mengikuti orientasi di kampus.


-------------------------------


KILAS BALIK 3 TAHUN KE BELAKANG


⏪⏪


Semua mahasiswa baru berbondong-bondong datang ke aula dimana ada pengarahan dari senat perjurusan untuk memberitahukan alat-alat apa saja yang dibutuhkan saat orientasi kampus yang dimulai besok.


''Semua teman-teman mohon perhatiannya, agar waktu kita tidak terbuang dengan sia-sia. Ok... terlebih dahulu saya memperkenalkan diri, nama saya Boy, saya semester 6.'' Boy adalah senat mahasiswa jurusan musik. serta dia dinobatkan sebagai ketua diseluruh senat yang ada, bukan hanya ganteng tetapi memiliki kewibawaan sebagai seorang pemimpin. Tidak salah jika waktu Boy naik keatas panggung sambil memegang mic, mahasiswa yang baru mengenal dirinya terpesona karena ketampanannya. Mereka tidak tau bahwa Boy memiliki sifat sesdikit kejam.


''Sampai disini saja perkenalan dari saya, jadi tidak buang waktu lagi, semuanya keluarkan alat tulis masing-masing dan tulis apa saja yang wajib kalian bawa besok. Ingat, saya hanya mengatakannya sekali dan tidak ada pengulangan. Mengerti?'' Boy memang pantas disebut pemimpin.


''Mengerti kak...!!'' Sahut mereka serentak.


''Ok baik, yang pertama harus dibawa besok adalah bla..bla..bla..bla'' Boy mulai menyebut benda apa saja yang harus mereka wajib bawa.


Setelah selesai acara tulis menulis, kini mereka dibagi menjadi beberapa kelompok, disinalah pertemuan pertama antara Krystal dan Veronika yang kebetulan satu kelompok dan duduknya juga sampingan.


Krystal meneliti keseluruh aula barangkali ada mahasiswa yang dia kenal.


''Ehem... hai lo nyari apaan, kok dari tadi gelisah begitu.'' Sapa seorang gadis berambut lurus dan ikutan melihat sekeliling aula.


''Oh..eh.. hai, gak ada apa-apa kok, gue hanya ngeliat mana tau ada mahasiswa yang gue kenal. Oh.. iya perkenalkan nama gue Krystal, nama lo?'' Krystal menyodorkan tangannya sambil tersenyum.


Ini cewek manis banget kalau senyum gitu, badanya juga ideal kulitnya sawo matang menambah kecantikan dia.

__ADS_1


''Gue Veronika, Panggil aja gue Vero, nama lo cantik ya secantik orangnya.'' Membalas uluran tangan Krystal.


''Ah..lo bisa aja, makasih ya lo juga cantik kok, betewe lo ngambil jurusan apa dikampus ini?''


''Gue jurusan Ekonomi, kalau lo?''


''Wahh sama dong gue juga!'' Krystal senang langsung dapat temen baru dihari pertama kuliah dan persahabatan mereka berlanjut kesemester berikutnya. Percakapan mereka tertunda karena acara selanjutnya akan dimulai.


⏩⏩


Itulah awal dari pertemuan mereka berdua. Banyak suka duka yang mereka lalui bersama dikampus, mulai dari mengerjakan tugas, penelitian bahkan masalah dalam keluarga juga.


Vero yang lebih sering curhat ke Krystal, Krystal sedikit tertutup dalam hal perasaan jadi wajar jika Vero sedikit terluka, hal sepele memang, namun dalam persahabatan tidak ada hal yang sepele.


Krystal berjalan kembali kedalam rumah sambil melamun mengingat kekecewaan Vero terhadap dirinya.


''Kok dia marah ya sama gue, ini kan rahasia gue ya wajar dong gue sembunyiin.'' Krystal berguman sendiri dan berketepatan ibunya melihat anak gadisnya sedikit tidak bersemangat.


''Vero marah sama aku ma, gara-gara baru cerita tentang rahasia yang selama ini Krys sembunyiin dari dia'' Krystal menahan air mata yang sebentar akan jatuh.


''Lho Vero udah kabur toh, mama kira kamu tinggalin sama ikan disana'' Ella masih sempat bercanda.


''Ihh mama, aku tuh serius mama ku sayang kalau Vero beneran marah gimana dong, ntar temen Krystal gak ada di kampus''


''Iya. iya maaf, sini anak mama jangan nagis dong masa udah gede cengeng, emangnya masalahnya apa dan rahasia apa yang kamu sembunyiin dari dia?'' kali ini Ella serius mendengarkan putrinya.


Gue harus cerita ke mama


''Tapi janji ya ma jangan kaget ataupun marah''


''Iya mama janji, emangnya apaan sih kok serius banget''

__ADS_1


''Gini ma, Krystal itu suka sama cowok dari pertama kali masuk kampus, udah tiga tahun Krystal rahasiain, tapi baru tadi aku kasih tau sama Vero, gara-gara itu dia marah karna aku gak bilang dari dulu, sepele kan ma masalahnya'' Krystal menoleh ke mamanya dan benar ekpresi Ella gak kalah saing sama Vero.


''Mah.. ihhhh serius dah kok diam, salah gak kalau Krystal suka sama cowo?'' Mengguncang lengan mamanya yang lagi bengong. ''Tuh kan tadi mama janji gak kaget atau marah, tapi buktinya, udah ah Krystal jadi males, aku kekamar dulu.'' Krystal berdiri dan berjalan kelantai dua ingin istirahat sejenak.


Sadar anaknya mau pergi Ella langsung menarik kembali Krystal duduk. ''Wait..wait..wait.. anak mama duduk dulu, jangan marah gitu dong sayang, mama itu kaget banget waktu dengar kalau anak gadis mama suka sama seseorang, itu artinya kamu gadis normal.'' Ella senang mendengar penuturan Krystal tentang pria yang dia suka, karena selama ini Krystal menutup diri terhadap yang namanya laki-laki keculi ayah dan kakanya Kristian.


''Maksud mama gadis normal?''


''Sepupu kamu semua udah punya pacar, hanya kamu yang sendiri terus, umur kamu kan udah dewasa dan kuliah kamu juga gak lama lagi udah selesai jadi gak apa apa dong kalau kamu pacaran tapi ingat jaga pergaulan, ntar papa sama kakak kamu marah.'' Ella bicara panjang lebar dan merasa tenang melihag anak gadisnya menyukai pria.


''Tapi nama pria yang kamu sukai siapa Krys? gantengan papa atau dia?''


Apaan sih mama papa kan udah tua mana sebanding dengan Joe.


''Namanya...!'' Belum sempat Krystal bicara tiba-tiba ponsel ibunya berdering tanda ada panggilan masuk.


''Bentar ya papa kamu nelfon, hallo sayang ada apa pa?''


Ah bakalan lama nih, papa kalau pulang agak telat dikit langsung nelfon mama, kadang gue sebagai anaknya iri sama mereka berdua masih kayak orang pacaran aja. Tuh liat mama udah pergi ke belakang, percakapan rahasia katanya, ah gue kekamar aja.


Akhirnya Krystal tertidur dikamar sore itu.


**TBC


MAAF YA BANYAK TYPO


JANGAN LUPAAAA.


LIKEEEEE DAN


KOMENT

__ADS_1


TERIMAKASIH**


__ADS_2