Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 36 SALAH PAHAM


__ADS_3

🏡🏡


Sungguh perasaan Krystal campur aduk akan apa yang dilihatnya saat ini, rasa gugup dan malu yang dirasakan sebelumnya berubah menjadi rasa kecewa dan marah, bagaimana tidak Krystal melihat Joe sedang berpelukan dengan wanita cantik di atas panggung, hal ini membuat tubuh Krystal bergetar karena menahan amarah dan tagis.


''Krys ?'' Menyentuh lembut pundak Krystal.


''Woi lo kenapa kok diam gini ?'' Tanya Vero lagi namun Krystal tetap tidak bergeming dan matanya lurus menatap kedepan, akhirnya Vero mengikuti arah pandangan mata Krystal dan Vero juga terkejut atas apa yang dilihatnya saat ini.


Ternyata benar, kalau lo hanya mempermainkan perasaan wanita, dari awal lo berencana buat gue patah hati.


Krystal membatin sambil mengepalkan kedua tangannya.


Gak, gue ga boleh cengeng gini hanya gara-gara cowok seperti dia, lo berusaha buat gue cemburu dan sakit, maaf gue gak bisa lakuin keinginan lo karena gue adalah Krystal Pratama.


Krystal memutuskan untuk mengabaikan adengan tersebut dan menarik tangan Vero ke taman kampus, sepanjang perjalanan banyak orang yang mempertanyakan siapa yang sedang bersama Joe.


Vero terkejut melihat tingkah Krystal yang tiba-tiba menarik lengannya kuat.


''Krys yang pelan dong sakit tau, elo mau kemana he ?'' Vero berusaha melepaskan tangan Krystal sambil menahan langkah Krystal.


''Krys, lo kenapa ? jangan asal tarik-tarik tangan gue dong'' Suara Vero sedikit meninggi setelah dia berhasil melepaskan cekalan Krystal.


Krystal terdiam sambil menahan air mata yang sebentar akan jatuh. Momen Joe memeluk seorang wanita terus berputar dibenaknya.


''Gue mau pulang '' Krystal berbalik namun ditahan oleh Vero.


''Lo kenapa ? dari tadi lo aneh begini, ada yang salah ?''


'' Lo tanya gue kenapa, lo gak liat Joe ngelakuin itu diatas panggung, bahkan dihadapan banyak orang, gue ini pacar dia Vero'' Tangis Krystal pecah.


''Gue tau lo pacar Joe, tapi kan lo gak boleh lari dari keadaan begini dong'' Balas Vero


''Keadaan gimana maksud lo ? lo mau gue nerima perlakuan dia yang buat gue sakit gitu maksud lo, iya ?'' Kali ini Krystal merasa semua orang menghianati dirinya


''Bukan Krys, maksud gue lo tanya sama dia, siapa cewek itu kenapa harus berpelukan, kalau seandainya itu kakak dia atau sepupu dia atau...''


''Cukup ! Lo pikir gue cewek apaan, cewek yang lagi cemburuan sama cowok nya gitu, gue juga punya harga diri Ver, kita pacaran belum ada satu hari, gak gue gak mau terlihat lemah didepan dia''


''Lo salah Krys salah besar, justru lo terlihat lemah jika gak lakuin apa-apa, ayolah mana Krystal yang gue kenal'' Jawab Vero sambil mengenggan lembut tangan Krystal.


''Lebih baik lo tanya baik-baik, ntar kalau salah paham gimana, lo sendiri yang malu iya kan?'' Vero berusaha meyakinkan Krystal agar tidak salah mengambil keputusan.


Krystal merenung sejenak memikirkan perkataan Vero. Dan melihat mata sahabatnya yang penuh harap.


''Gue gak bisa titik !'' Jawab Krystal tetap pendirian


''Trus ?''

__ADS_1


''Yah, gue biarin aja, gue juga bisa balas perlakuan dia'' Jawab Krystal mantap


Vero geleng-geleng kepala melihat sifat Krystal yang keras kepala.


Ck dibilangin gak mau dasar manusia yang baru mengenal cinta.


Ponsel Krystal berdering dan menampilkan nama seseorang yang telah membuat malam Krystal kelabu. Krystal terlihat ragu-ragu menekan tombol antara hijau dan merah.


''Angkat Krys'' Perintah Vero dan Krystal langsung mengelengkan kepalanya.


Ponsel Krystal berdering kembali tetap panggilan yang sama. Krystal hanya menatap layar ponselnya dan itu berlangsung cukup lama.


Vero merasa jenuh dengan tingkah Krystal


''Ok ! kalau lo bersikeras seperti ini gue nyerah. Jadi, mari kita makan, perut gue udah minta diisi dan satu lagi gue gak mau make-up sama gaun gue gak dipamerin, sayangkan mahal-mahal gak ditunjukin sama orang-orang'' Vero meninggalkan Krystal yang tetap setia mengelus-elus layar hpnya menunggu panggilan itu datang lagi.


Duh gue kenapa sih, mana gak dihubungi lagi sama Joe.


Krystal mondar-mandir kesana kemari dan sesekali menggigit kuku panjangnya.


''Bagus ! Ternyata kamu disini ''


Krystal menoleh ke arah suara yang dibelakangnya, Joe !


Tatapan Joe sulit diartikan saat menatap mata Krystal.


Joe berjalan perlahan kearahnya ''Kenapa kamu gak angkat panggilanku?'' Krystal kikuk dan salah tingkah niat mau marah tapi tubuh Krystal membeku pengaruh dari tatapan Joe yang tajam.


''Kenapa gak dijawab sayang'' Tatapan Joe melembut membuat jantung Krystal berdebar.


Dasar jantung gak punya malu, tunggu ! bukan kah ini saat yang tepat untuk kejelasan yang tadi


''Itu gak urusan kamu '' Krystal memberanikan diri menatap mata Joe.


''Alasannya ?''


''Em.. itu.. ''


Duh mulainya dari mana ya, gue bingung


''Karna kamu selingkuh'' Akhirnya kata-kata yang dipendam Krystal keluar juga dari sarangnya.


Joe mengerutkan keningnya ''Selingkuh ? siapa yang selingkuh ?'' Tanya Joe bingung dan merasa dirinya gak pernah selingkuh


''Kamu'' Jawab Krystal lemah sambil menunduk menahan amarah yang tiba-tiba muncul dari dalam dirinya.


''AKU !? Kamu gak salah ?'' Sedikit meninggikan nada suaranya ''Jangan nuduh orang sembarang sayang, gak baik'' Joe melembut.

__ADS_1


''Kita makan dulu, acaranya sebentar lagi mulai'' Joe menautkan jari-jarinya ketangan Krystal dan menggenggamnya lembut. Krystal menghentakkan genggaman Joe dan menatapnya garang.


''Jangan sok baik didepan aku, kamu kira semua cewek itu sama, kamu salah, aku berbeda dari yang kamu pikir, minggir aku mau pulang'' Krystal mendorong tubuh Joe kebelakang.


''Tunggu ! apa maksud dari perkataan lo'' Joe sedikit membentak Krystal, dirinya tidak terima jika dikatakan sok baik didepan Krystal


Deg !


Dia manggil gue ''lo''


Emosi Krystal sudah mencapai puncaknya, dia berbalik dan mendekat kearah Joe sambil menahan tangis di pelupuk matanya.


''Lo udah merendahkan harga diri gue secara tidak langsung, lo meluk cewek didepan yang lain diatas panggung, jangan kira gue gak tau kalau lo itu sebenarnya playboy'' Emosi Krystal meledak saat itu.


Joe terkejut mendengar penjelasan Krystal dan tersenyum penuh arti. '' Kamu cemburu ?''


Krystal terdiam menetralkan emosi.


''Si...siapa yang cemburu'' Krystal gagap


''Ha..ha..ha.. pacarku yang cantik dengarkan abang ya dek'' Joe membingkai wajah Krystal dengan kedua tangannya.


''Itu sepupu aku sayang, tunangannya kuliah S2 disini jurusan kedokteran, namanya kak Rena'' Penjelasan Joe membuat Krystal membelak.


''Kami udah lama gak jumpa, Kak rena baru pulang dari Bandung soalnya bulan depan dia menikah''


''Ja..jadi!''


''Yap.. kak Rena 5 tahun lebih tua dari aku'' Joe membelai wajah Krystal lembut. ''Jadi, masih marah atau emosi atau cemburu hmmm?'' Joe menatap mata Krystal intens. Semburat merah tercipta dipipi Krystal karena malu dengan dirinya sendiri.


Deg..deg..deg Plissss jantung gue gak bisa diajak kompromi.


Krystal berusaha lepas dari jangkaun Joe namun genggaman pria itu sangat kuat.


''Kenapa sayang, masih marah kah atau kamu malu ha..ha..ha ''


''Joe lepasin aku''


''Apa ? Joe ? kamu udah berani manggil namaku sekarang ya''


''Ampun ha...ha...ha...''


''Itu makanya mikir dulu baru bertindak, jadinya gini kan salah paham'' Joe membelai lembut kepala Krystal


''Maafkan aku kalau aku bentak kamu barusan'' Krystal mengangguk, Joe tersenyum sambil mencium kening Krystal mesra ''Ok , mari kita makan''


Tbc

__ADS_1


Komennya ya sama likenya juga


terimakasih 😊😊😊😊😊😊**


__ADS_2