Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 29 ANCAMAN


__ADS_3

🏑🏑


''El..lo..!! mau lo apa? lo dapat nomor gue dari mana ?'' Pertanyaan beruntun dilontarkan Krystal.


''he he he jangan ngegas gitu, santai aja keles ntar cantik nya ilang.'' Kekehan terdengar dari seberang.


Krystal mengkerutkan kening tanda bingung '' Kalau lo gak jawab gue sekarang, gue matiin. malas ngeladeni orang yang gak jelas kayak lo.'' Ancam Krystal pada orang itu.


''Eits tunggu dulu, gue cuma mau ngingatin lo, kalau lo gak boleh berhenti suka sama gue, karena gue...''


''Apa? jangan berhenti suka sama lo ? gue ingetin sekali lagi Jo, dengar baik-baik GUE UDAH BERHENTI SUKA SAMA LO TITIK GAK PAKE KOMA.'' Tut... tut... tut.. ,Krystal berteriak karena emosi dan langsung memutuskan panggilan sepihak.


Krystal memegang dadanya yang berdegub kencang, Krystal menarik nafas panjang dan membuangnya kasar.


Sambil geleng-geleng kepala Krystal membayangkan percakapan dirinya dengan Joe barusan '' Gue gak akan pernah ngaku suka sama dia lagi, gak akan pernah.'' Mengusap wajah kasar.


''Krys lo kenapa ? kayak orang kena setrum aja, gelisah melulu'' Tanya Vero bingung karena dari tadi Krystal gelisah setelah menerima panggilan dari seseorang.


''Gue..gue, aduh gimana bilangnya ya.''


''Kenapa sih? buat penasaran aja.'' Tanya Vero bingung.


''Yang barusan nelfon itu Joe.'' Krystal senyum-senyum sambil meremas jari-jarinya.


''Trus ?'' Tanya Vero bingung dengan sikap Krystal yang berubah drastis.


''Aaaaa.... gue sebenarnya senang Ver ditelfon sama dia.'' Krystal lompat kegirangan sambil memukul-mukul punggung Vero tanda dirinya bahagia.


''Udah Krys, sakit tau dipukulin.''


''Hehehehe maaf cayang.'' Sambil mencubit pipi Vero.


''Tapi, lo bilang gak akan pernah suka sama Joe.''


''Kapan gue ngomong gitu?''


''Tadi pas lo teriak-teriak ngomong sama dia.''


Krystal terkejut ''What ? gue ngomong gitu?''


Vero hanya menganggukkan kepala sambil memasukkan keripik ke mulutnya


''Lo budeg atau gimana sih Krys, perkataan sendiri kok dilupain.''


''Gue reflek Ver ngomong gitu, gue bahagia ternyata Joe dapat nomor gue, karena bahagianya gue teriak, tapi lo tau gak suara Joe lebih seksi ditelfon ketimbang aslinya.'' Krystal menepuk-nepuk pipinya.


''Dasar lo, beda dimulut beda dihati, udah yuk buruan kerjaan kita belum selesai disana, lo lupa kalau hari ini kita beli gaun buat acara besok.'' Vero mengingatkan Krystal.


''Oh iya gue hampir lupa.'' Krystal menepuk jidatnya.


''Udah yuk nanti yang lain pada nunggu, lo bawa kardus yang disana gue bawa pita dan kertas warna ini.'' Tunjuk Vero kearah kardus yang berisi balon huruf dan angka.


Dengan semangat Krystal mengangkat kardus berisi balon ''Siap bos..!!''


●●●


Dilain pihak, Joe tersenyum mendengar suara Krystal yang berteriak ditelinganya.


''Ternyata lo gemesin banget ya.'' Joe senyum sendiri.


''Lo kenapa? Ambeian?'' Tanya Varel asal.


''Ambeian bukan gini gayanya tapi gini.'' Jawab Joe sambil mempraktekkan posisi duduk yang sedang kesakitan.


''Lah.. sama Jo, lo senyum sendiri pasti Ambeian kan?''

__ADS_1


''Ah.. terserah lo ngomong apa.'' Mengibaskan tangannya diwajah Varel.


''Hahaha becanda bro, emangnya lo baru nelfon siapa sih, sepertinya spesial banget.'' Tanya Varel penuh selidik.


''Ada deh, rahasia perusahaan gak boleh diumbar-umbar.'' Jawab Joe


''Ah.. pelit lo.''


''Siapa yang pelit?'' Tanya Paul yang kala itu baru datang.


''Tuh ..si Joe, dia nelfon sambil senyum dia gak bilang siapa orangnya, kan pelit padahal hanya nama doang.'' Jawab Varel.


''Emangnya siapa bro yang Varel maksud?'' Paul ikut penasaran.


Joe hanya membalasnya dengan senyuman yang membuat Paul dan Varel semakin penasaran dengan tingkah nya.


''Kenapa dia Rel, tingkahnya akhir-akhir ini makin aneh aja gue liat'' Kata Paul penuh selidik


''Mana gue tau, gue juga bingung liat itu orang senyum-senyum sendiri, iiiii.. gue jadi merinding bro liat Joe tingkahnya gitu'' Jawab Varel sambil memeluk dirinya sendiri.


Joe hanya menyimak apa yang mereka katakan tentang dirinya sambil menyetel Gitar yang dipegangnya, dan tanpa sengaja dari kejauhan ia melihat Krystal berjalan kearah panggung tempat tamu dan dosen duduk sambil membawa kardus ditanganya dengan susah payah. Tanpa sadar Joe tersenyum melihat cara Krystal membawa kardus sambil berlari mengikuti sahabatnya Vero didepannya.


Joe punya rencana, ia mulai memetik gitar dan bernyanyi tentang rasa yang mulai tumbuh didalam hatinya untuk seseorang yang saat ini ada didepanya.


Jreng...jreng...jreng.. Joe bernyanyi dari lagu Admesh Kamaleg ''Jangan Rubah Takdirku''


🎢🎸🎀


***Di setiap doaku di setiap air mataku selalu ada kamu di setiap kataku ku sampaikan cinta ini cinta kita ku tak akan mundur


ku tak akan goyah


meyakinkan kamu


mencintaiku


tuhan ku cinta dia


ku ingin bersamanya


ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya


satukanlah hatiku dengan hatinya


bersama sampai akhir


di setiap kataku ku sampaikan cinta ini


ooh cinta kita


ku tak akan mundur


ku tak akan goyah


meyakinkan kamu


mencintaiku


tuhan ku cinta dia


ku ingin bersamanya


ku ingin habiskan nafas ini berdua dengannya


satukanlah hatiku dengan hatinya

__ADS_1


bersama sampai akhir***


●●●


Suara petikan gitar bergema ditelinga Krystal dan mendengar Joe bernyanyi sambil duduk dikursi panjang yang memperlihatkan ketampanan dirinya semakin terlihat. Jantung Krystal tiba-tiba berdegub kencang mengingat pengakuan Joe agar tidak berhenti suka pada dirinya. Krystal menikmati suara Joe yang selama ini dia dambakan.


Banyak mahasiswa yang tergakum-kagum akan kemampuan Joe dalam bernyanyi sambil bermain gitar, dan itu tidak diragukan lagi. Namun, bagi Krystal lirik lagu yang dinyanyikan Joe saat ini ditujukan padanya, percaya diri sekali memang tapi itu yang sedang dirasakan Krystal.


''Woii melamun aja, lo kenapa sih satu harian ini, aneh deh.'' Vero menyenggol lengan Krystal.


''Apaan sih, siapa yang melamun.'' Elak Krystal sambil menyembunyikan muka merahnya.


''Udah buruan, ntar kerjaan kita gak kelar-kelar lagi, atau jangan-jangan lo lagi ngelamunin Joe ya? cieee Kryatal.'' Bisik Vero ditelinganya


''Husss apaan sih, lo gak liat gue lagi ngapain.'' Balas Krystal lagi sambil menyembunyikan senyuman di bibirnya.


''Tapi kamu suka kan'' Goda Vero.


Krystal hanya menatap tajam Vero dan mengusir dengan tangannya.


''Terimakasih semuanya'' Suara Joe bergema diseluruh area kampus.


Plok..plok..plok.. suara tepukan terdengar dari beberapa orang yang melihat penampilan Joe bermain tunggal.


Tes..Tes..Tes.. Joe berbicara sambil tetap memeluk gitar didadanya.


''Ehem... gue cuma mau bilang kalau lagu yang gue bawain tadi spesial buat seseorang'' Jawab Joe sambil melihat Krystal dari kejahuan.


''Siapa?'' Teriak seseorang dari bawah panggung


''Rahasia, ada waktunya nanti gue akan kenalin ke lo semua, buat yang merasa dijauh sana gue minta maaf atas perlakuan gue sama lo, seperti yang gue bilang jangan pernah mencoba untuk tidak menyukai gue lagi, kalau lo berani, gue akan menghukum lo.'' Joe berharap didalam hati agar Krystal mendengar suara dan permohonannya saat ini. Setelah itu dia meninggalkan panggung.


''Cieeeee, siapa sih yang dimaksud sama Joe.'' Tanya Vero dengan suara keras.


''Iya juga ya, beruntung baget cewek yang diperlakukan Joe begitu, gue juga mauu.'' Celetek Selsi salah satu teman mereka dikelas.


''Gue denger-denger nih ya, Joe lagi naksir sama cewek di jurusan mereka.'' Celetuk Tony seorang pria yang berambut keriting.


''Ah.. serius lo, ntar hoax lagi.'' Balas yang lain


''Iya gue denger-denger gosipnya begitu dari temen gue yang satu jurusan sama dia.'' Balas Tony lagi


Krystal yang mendengar penuturan Tony merasa dibohongi, kalau yang dimaksud Joe barusan bukan dirinya


Dasar cowok playboy cap badak, gue kira lo serius, ternyata lo gak ada bedanya dengan yang lain


Batin Krystal sambil meremas kertas warna tanoa sadar.


''Ya ampun Krystal kertasnya jadi kusut gitu, kok lo remas-remas sih.'' Selsi terkejut melihat Krystal meremas kertas


Krystal sadar dengan perlakuannya '' Oh eh.. maaf hehehe gue gemes liat kertasnya warnanya unik, gemes.'' Krystal merutuki kebodohannya sambik tersenyum canggung.


Kok garing ya


Vero hanga geleng-geleng kepala melihat tingkah Krystal yang berubah-ubah.


TBC


Maaf banyak Typo


........


Hallo teman-teman maaf ya lama Up-nya,


banyak hal yang aku harus selesaikan di dunia nyata, jadi nulisnya terhalang..

__ADS_1


Tetap dukung BENCI JADI CINTA VERSI JOE ya kasi like komenya juga.


Makaciiii ❀❀


__ADS_2