Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 54. SADAR


__ADS_3

🥬🥬🥬


Seminggu berlalu, suasana hati Vero kian membaik. Dirinya berusaha menjauh dari pria itu, yang tidak lain ialah Abri. Padahal Krystal sudah menjelaskan tentang siapa gadis yang bersama Abri waktu itu. Namun rasa bersalah timbul didalam hatinya.


Krystal menjelaskan semua, barulah Vero mulai sadar dan malu. Kala itu mereka duduk diwarung mie dekat kampus, setelah perkuliahan selesai.


" Lo salah paham Ver sama Abri." Ungkap Krystal sambil menyeruput jus martabe kesukaannya.


" Pliss.. jangan sebut nama itu lagi." Balas Vero sambil menuangkan saos tomat diatas mie ayam bakso pesanannya.


" Serius lo ngak mau dengar soal wanita itu ?" Pancing Krystal lagi.


" Hmm." Jawab Vero singkat.


" Dia itu tante Abri." Katanya tiba-tiba, membuat Vero terkejut sampai tersedak bakso, yang baru saja ditelannya.


" Uhuk..uhuk..uhuk.." Vero menuang air kedalam gelas dan langsung meminumnya.


" Lo serius ? Lo ngak becanda kan Krys? ini ngak akal-akalan lo aja kan ?" Pertanyaan Vero bertubi-tubi.


" Gue serius." Ucap Krystal dengan yakin. Dan Krystal menjelaskan panjang lebar.


* * *


Drtt..drtt..drtt.. Ponselnya berdering

__ADS_1


Vero tersadar dari lamunan panjangnya.


" Dia lagi, dia lagi." Gerutu Vero. Setelah melihat nama yang rertera di ponselnya.


" Hallo, ada apa ?" Jawabnya Ketus.


" Ya ampun sayang, kamu kok ketus gitu sih sama aku." Ucap yang diseberang.


" Lo selama seminggu ini, rajin banget nelfon gue Krys. Gue bosan denger pertanyaan lo. Ngak ada yang penting kan, gue mau tidur."


" Tu...tunggu woi, gue mau bilang, besok lo datang kan ke acara Ultahnya Abri ?"


" Liat besok, gue ngak janji." Jawabnya malas.


" Lo serius ngak mau ngasi kesempatan buat Abri njelasin semua. Pliss deh Ver, kita udah dewasa, masa gara-gara masalah ini lo terus ngehindar dia. Ngak lucu tau."


"Ck.. ngak bisa gitu juga Ver konsepnya. Lo tau, baru kali ini Abri ngerayain ultahnya. Abri mau belajar berubah demi lo."


" Tau darimana lo, kalau Abri mau berubah demi gue. Udah deh Krys, jangan bujuk gue lagi. Gue ngak datang titik."


"Ayang aku yang bilang."


"Uwek." Geli mendengar kata-kata Krystal.


"Susah ya ngomong sama anak kecil. Pokoknya besok gue jemput. Bye."

__ADS_1


Tut..tut..tut Panggilan di akhiri sepihak.


"ishh kawan ngak ada akhlak." Gerutu Vero seraya meletakkan ponselnya di nakas.


Vero beranjak dari tempatnya, menuju lemari pakaian. Terlihat Vero melihat satu persatu gaun yang dibelinya bersama Krystal.


" Gaun gue yang ini udah kekecilan." Terlihat Vero memegang gaun berwarna navy seraya meletakkannya di atas kasur.


" Mmm.. yang ini terlalu mewah kalau buat pesta." Vero memegang gaun panjang berwarna silver. " Tapi tunggu. Gue kan ngak kemana-mana. Sadar lo Ver sadar." Vero menepuk-nepuk pipinya dan bergegas merapikan gaun yang baru saja dikeluarkannya.


Kita ini udah dewasa Ver.


Vero mengingat perkataan Krystal barusan. " Cih.. sejak kapan anak itu dewasa. Baiklah, kali ini gue nurut sama itu anak." Vero bergegas mengirim Krystal pesan.


Gue jadi datang besok, puas lo.


Tidak selang berapa lama, pesan Krystal terlihat dilayar ponselnya.


Makasih sayangku 🥰😘.


Vero tersenyum, sambil melangkah pergi menuju ruang makan.


TBC


Di Like like like like like like ya teman. 😊

__ADS_1


trims sudah mampir.


__ADS_2