Benci Jadi Cinta Versi Joe

Benci Jadi Cinta Versi Joe
Ep. 27 ISI HATI SEBENARNYA


__ADS_3

🏡🏡


***Andaikan ku dapat mengungkapkan perasaanku


hingga membuat kau percaya, akan kuberikan seutuhnya rasa cintaku selamanya, selamanya..


Krystal Pratama


--------------


Maafkanlah bila kuselalu, membuatmu marah dan benci padakau


kulakukan itu semua hanya untuk membuatmu bahagia, mungkin kucemas tak bisa pahami bagaimana cara temukan maksudmu, aku cuma ingin jadi, yang terbaik untukmu.


Joe Wijaya***


----------


🏡🏡


Suasana kampus pagi ini terlihat sibuk, banyak orang berlalu lalang, terkhususnya dilapangan. Hari peringatan ulang tahun kampus tinggal menghitung jam lebih tepatnya besok. Jadi, panitia yang sudah ditetapkan mulai bekerja dan kegiatan belajar mengajar diliburkan untuk tiga hari kedepan.


Ada yang memasang baliho ucapan selamat dari mahasiswa atau para sponsor, ada yang memasang panggung dan menyusun kursi tempat tamu, menyediakan stand makanan yang sudah disewa sebelumnya, ada yang mengangkat papan bunga dari berbagai pihak, bahkan gubernur juga memberi ucapan selamat.


Jurusan Krystal mendapat tugas untuk menghembus balon, karena jumlah balonya tidak sedikit jadi mereka melakukannya di salah satu aula kampus agar tidak berterbangan kesana-kemari.


Sedangkan Joe dan kawan-kawan menyediakan alat musik dan berlatih untuk acara besok, Joe gitar sedangkan Paul dan Varel bagian keyboard, Varel bagian gitar bass dan alat musik yang lain seperti sexsofon, drum dibantu dengan teman mereka yang lain, bahkan nanti ada yang bermain biola dan alat musik yang lain.


Sebenarnya Krystal hari ini kurang semangat untuk pergi kekampus kalau bukan karena ancaman dari Vero, Krystal ingin tiduran dirumah alasan sakit.


''Lo kenapa, kok mukanya ditekuk gitu?'' Tanya Vero sambil mengikat balon yang baru saja dipompanya.


''Gue malu Ver, kejadian kemaren gue diliatin banyak orang.'' Jawab Krystal lirih.


Vero menatap sebentar ''Lu diliatin? emangnya mereka tau siapa yang nulis ?''


''Sebagian kan tau Ver, yang waktu dikantin kan banyak orang barangkali mereka bocorin.''


Vero diam sejenak dan memikirkan sesuatu ''Udah, itu ga papa kok, nanti juga reda dengan sendirinya, yang penting postingan itu kan udah dihapus.'' Jawab Vero sambil memegang pundak Krystal. ''Udah ah, kerjaan kita masih banyak, nih lo liat berapa balon lagi yang belum'' Sambil mengambil beberapa bungkus isian balon dihadapan krystal.


Beberapa teman mendengar percakapan Krystal dan Vero salah satunya Selsi


''Krys?'' Panggilnya


Krystal menoleh ''Selsi, ada apa?'' Menjawab ramah.


''Lo jangan sedih ya atas perlakuan Joe kemaren yang posting surat lo di forum.''


''Lo tau itu gue?''


''Ya taulah, seluruh mahasiswa juga tau itu lo.'' Jawab Selsi sambil membuka bungkusan balon.


''Iya kita semua tau kok kalau itu lo.'' Tiba-tiba semua temannya kumpul didekat Krystal.

__ADS_1


Sejak kapan mereka kumpul begini


''Maksud lo semua, lo tau siapa yang ngirim surat itu, padahal hanya beberapa mahasiswa yang tau.'' Krystal bingung.


''Yah namanya juga gosip pasti langsung tersebar lah, apalagi itu lo dan Joe pasti semua pada heboh, iya gak guys ?'' Jawab Selsi dan semuanya mengangguk tanda setuju.


''Jadi lo gak usah takut gitu, bukan hanya Vero doang sahabat lo, kita juga. Jadi kalau ada yang ngatain lo tentang masalah ini, gue dan mereka yang jadi lawan.'' Selsi bicara sambil mengangkat tangan keatas.


Krystal berkaca-kaca ''Hiks.. makasih ya, gue kira hanya Vero yang belain gue, ternyata lo semua juga peduli, maafin gue ya.'' Krystal menatap satu persatu temannya dan mereka berpelukan bersama-sama.


Beberapa anak cowok melihat adengan itu mendekat. ''Kita juga sayang lo Krys, boleh peluk?'' Anto merentangkan tangannya dihadapan Krystal diikuti beberapa cowok lain. ''Kita juga Krys, pengen peluk.'' Melihat hal itu Selsi, Vero dan lainnya, menarik kuping mereka


''Aw..aw sakit Selsi, kan gue minta sama Krystal bukan lo.'' Jawan Anto kesakitan.


''Yang boleh peluk dia kami bukan cowok kayak lo, huh dasar playboy, sono minta sama pacar lo bukan Krystal.'' Mendorong tubuh Anto ketempat semula.


''Pantesan aja semua cewek jurusan Ekonomi pada jomblo semua, orang kelakuannya bar-bar kayak lo, siapa yang mau.'' Anto menunjuk Selsi yang langsung dapat pukulan darinya, dan akhirnya terciptalah aksi kejar-kejaran.


Semua yang ada diruangan, tertawa melihat Selsi dan Anto seperti kucing dan tikus, Krystal juga terhibur melihat kelakuan mereka.


Ternyata mereka peduli sama gue, Tuhan gue bersyukur punya sahabat seperti mereka. Batin Krystal sambil melihat kelakuan mereka seperti anak kecil. Akhirnya semua kembali ketugas masing-masing sambil bercanda tawa.


●●●●


Tes..tes..tes.. Chek sound 1 2 3.. hallo hallo Tes..tes.. tes..


Joe mensetel semua Mic yang dipegangnya mana tau ada loudspeakr yang belum aktif.


''Gimana Joe disebelah lo?'' Tanya Rizki yang bertugas bagian sound.


''Siap!'' Jawab mereka serentak sambil mengambil posisi masing-masing.


Joe mulai memetik gitarnya dan diiringi musik yang lain, Joe menyanyikan lagu dari grup band Tangga berjudul ''Terbaik Untukmu''


***Aku sadar kalau kini


Kita sudah smakin menjauh


Sempat aku berpikir ini


Kau yg menginginkannya


Lepas dari pelukku


Oh kini aku sadari


Ini salahku


Tak ingin ku terlambat dan sesali


Chorus:


Maafkanlah bila ku selalu

__ADS_1


Membuatmu marah dan benci padaku


Ku lakukan itu semua


Hanya tuk buatmu bahagia


Mungkin ku cuma tak bisa pahami


Bagaimana cara tunjukkan maksudku


Aku cuma ingin jadi terbaik untukmu


Aku ingin kau tetap di sini bersamaku


Jangan pergi


Berikan satu kesempatan


Untuk ku membuktikan


Sesungguhnya cintaku


Oh kini aku sadari


Ini salahku


Tak ingin ku terlambat dan sesali***


Joe menyanyikannya dengan sepenuh hati berharap seseorang memaafkan dirinya.


Plok..plok..plok Beberapa mahasiswa yang bekerja dilapangan bertepuk tangan melihat tampilan band mereka. Krystal mendengar suara Joe bernyanyi sambil bermain gitar.


Ternyata gue masih saja suka sama dia


Krystal memegang dadanya yang berdegub kencang. Melihat itu Vero mendekati Krystal ''Lo kenapa?'' Tanya Vero cemas ''Gue tenyata gak bisa benci sama dia Ver, gue mau move on, tapi gak bisa, semakin gue benci dia, semakin besar harapanku ngedapatin dia.'' Krystal menatap Vero serius.


''Jadi gimana dong Krys, gue heran sama lo, kemaren lo bilang benci sekarang beda lagi, kalau lo memang suka sama dia, ya kejar lagi.''


''Buset dah, mana gue berani Ver, gue perempuan, mana harga diri gue, ntar dipermalukan lagi kayak kemaren.'' Sewot mendengar jawaban Vero.


''Lah, katanya makin suka, jadi gimana dong?''


''Ya.. kasih solusi dong Vero solusi.''


''Ck.ck.ck udah dikasih solusi minta solusi, capek ah ngurusin hati lo. Mendingan sekarang kita kelapangan bawain balon biar dipasang dipanggung tempat dosen dan tamu duduk, udah buruan.'' Jawab Vero meninggalkam Krystal.


Apa ? lapangan? aduh itukan dekat dengan panggung musik, gimana nih. Mendingan gue melarikan diri, gue belum siap bertemu itu orang.


Krystal ngumpet dibelakang aula, duduk di bangku taman sambil membuka ponsel miliknya.


TBC


Jangan lupa like like

__ADS_1


komenya jangan ditinggalain


Omega_366


__ADS_2