
Hari sudah gelap.Alifa dan teman temannya jugs sudah kembali ke vila.Begitu juga Arka dan teman temannya setelah Alifa dan temannya pergi mereka juga pergi.
"Anak anak! kan tujuan kiat kesini untuk liburan ya,jadi buat apa kita jauh jauh datang ke sini kaalau hanya untuk diam di vila! Jadi malam ini setelah isya,kalian boleh manin ke luar vila,mau itu ke pantai,kalau yang punya uang boleh jajan jajan! tapi tetep ada syarat aturannya! yaang pertama,kalian harus berkelompok,minimal lima orang! Kedua,tetep jaga jarak sama laki laki! mau itu yang di kenaal seperti nanti kalian bertemu sama santriyyin atau yang tidak di kenal! Terakhir,kalian harus pulang ke sini minimal pukul sepuluh dan maksimal pukul setengah sebelas! Fahimtum?" tanya Bilqis.
"Fahimna!'' jawab para santri santri itu.
"Alesha,ikut kakak!" kata Bilqis dan langsung menuju luar.
"Kamu udah ngembaliin hand phone Ustadzah?" tanya Anisa.
"Udah kok!" jawab Alifa.
"Apa jangan jangan Ustadzah liat kita ngobrol sama laki laki tadi? dan kamu bakal di marahi!'' kata Adinda.
"Masa iya sih?" tanya Alifa dengan ada rasa takut dalam hatinya.
"Temui aja dulu! gak enak di tunggu!" kata Rahma.
"Ya sudah! Aku ke sana dulu ya!" Kata Alifa dan pergi setelah mendapat anggukan dari teman temannya.
"Ada apa kak?" tanya Alifa setelah samapai di luar menghadap Bilqis.
"Duduk dulu!" kata Bilqis.Alifa nurut duduk di kursi yang ada di teras vila bersama kaka nya.
"Tadi sore ke mana aja?" tanya Bilqis.
"Gak kemana mana! cuman ke pantai depan aja!" jawab Alifa.
__ADS_1
"Kamu punya uang gak?'' tanya Bilqis.
"Ada!" jawab Alifa.
"Berapa?'' tanya Bilqis lagi.
''Gak tahu!" jawab Alifa.
"Ada lima ratus ribu?'' tanya Bilqis.
''Sepertinya kurang kak!" jawab Alifa.Bilqis memasukkan tangannya ke dalam saku dan mengeluarkan tiga lembar uang bernilai seratus ribu rupiah dan satu lembar lima puluh ribu.
"Ini dari abah! Untuk bekel kamu selama di sini! kalau ada sisa bagus! nabung!'' memberikan Hana uang seratus ribu sebanyak dua lembar.''Ini dari kakak!'' memberikan satu lembar uang seratus ribu."Dan iini dari abah buat Adinda! Jangan lupa kasih! Dan jika kamu mau beli makanan jangan lupa bagi teman temanmu!" Kata Bilqis memberikan uang lima puluh ribu lembar untuk Adinda.
"Iya teh terima kasih!" kata Alifa menerima uang itu.
"Iya kak! permisi!" kata Alifa dan dia masuk lagi.
Di villa yang posisinya di belakang vila yang di huni santriyyat nurul qolbi.
"Nanti malam gw mau nyari cewe yang tadi lagi ah!'' kata Jody.
"Mau apa lo?" tanya Bram dengan ciri khas bicaranya yang selalu menggunakan nada tinggi.
"Mau ngobrol aja sih! Walau aneh! gw sering ngobrol sama banyak cewe macam macam jenisnyaa pasti ceweknya luluh takluk sama gw! Tapi pas gw ngobrol sama cewe cewe tadi,gw malah grogi!" kata Jody.
"Lu nanya nama mereka gak?" tanya Arka.
__ADS_1
"Nanya dong!'' jawab Jody.
"Siapa nama yang baju biru?" tanya Arka.
"Yang baju biru muda apa yang biru tua?" tanya balik Jody.
"Biru tua! tutup kepalanya biru muda!" jawab Arka.
"Oooooh,lu suka sama yang itu?" tanya Willy.
"Hheheh! Penasaran aja!" jawab Arka.
"Yaaah kacau! Tadinya mau gw incer! Tapi kalau lu mau buat lu aja deh! gw dah sering pacaran bahkan lebih dari pacaran sama banyak wanita! Tapi karena lu baru kali ini suka sama cewe gw serahin aja deh buat lu!" kata Jody.
"Gila lu! siapa namanya?" tanya Arka.
"Alesha! Alesha Alifa gitu kalau gak salah! ada satu kata lagi namanya! tapi gak tahu apa! lupa gw!" jawab Jody.
"Beda agama loh Ka!" kata Bram.
"Iya sih,Tapi gw mau nyoba aja!" kata Arka.
"Lu juga gimana? kan lu juga beda agama sama mereka!" tanya Atta.
"Kayanya gw rela pindah agama deh!" kata Jody dan dia tertawa.
__ADS_1
Faiz Al-Farizi