Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
Sempurna


__ADS_3

"Arka, kamu akan susah membaca kitab kitab ini kalau kamu belum lancar membaca qur'an!" kata kyai.


Arka kini sedang berduaan bersama kyai Abdullah di dekat kolam ikan.Arka benar benar bingung harus mulai belajar dari mana.


"Kyai, saya dengar dari Faiz, kalau mau menyentuh kitab suci itu harus bersih dari hadast kecil! Sedangkan saya tidak tau apa itu hadast kecil juga hadast besar!" kata Arka.


"Gini,hadast kecil adalah hadast yang membuaf kita wajib untuk berwudhu! Hadast kecil,disebabkan oleh buang angin,kencing,BAB,pokoknya setiap perkara yang keluar dari dua jalan depan dan belakang,itu membuat hadast kecil dan wajib berwudhu,kecuali yang keluarnya air mani!" dengan sigap,Arka menyatat apa yang kyai Abdullah katakan.


"Selain itu,yang membuat hadast kecil adalah jika kita bersentuhan kulit dengan perempuan yang bukan mahrom! Kemudian jika kita hilang akal, atau gak sadarkan diri! Seperti kita tiba tiba kesurupan,atau tidur,nah bisa tidak batal wudhu ketika tidur,asalkan kita tidur sambil duduk dengan tegak! Terakhir, penyebab hadast kecil itu adalah jika kita menyentuh qubul dan ***** menggunakan telapak tangan!"


"Maaf kyai,qubul ***** itu apa?" tanya Arka.


"Dua jalan,depan dan belakang!"


"Ooh iya iya!"


"Kyai, saya boleh tahu gak,cara wudhu? Saya cuman tahu gerakannya sepintas,itu juga karena lihat Faiz! Saya gak tahu seperti apa wudhu yang sempurna!"


"Nak! Sini!" kyai memanggil salah satu santri laki laki yang kebetulan lewat sana.


"Labaik mbah!" kata santri itu sambil menunduk sopan setelah dengan segera menghampiri kyai Abdullah dan Arka.


"Tolong carikan Ustadz Noval! Katakan padanya, abah tunggu di sini!" kata kyai.


"Na'am mbah! Permisi!" kata kyai itu dan dengan sopan lanjut pergi menjalankan perintah kyai Abdullah.


"Nanti kamu belajar sama Noval ya! Belajar dengan detail! Belajar dengan jelas!"

__ADS_1


"Baik kyai!" jawab Arka.


Aku suka dengan perjuangannya! kata hati Kyai Abdullah sambil memandang Arka yang sedang kembali membaca apa yang dia tulis barusan.


Tidak lama kemudian,Noval datang dengan tergesa gesa karena takut kyai Abdullah menunggu lama.


Tidak lupa dia mencium tangan kyai Abdullah setelah sampai dihadapannya dan bersalaman dengan Arka.


"Mohon maaf bah,sudah bikin abah nunggu! Ada yang bisa saya bantu bah?" tanya Noval.


"Laa,laa, kamu dari mana?"


"Saya dari madrasyah!"


"Sedang apa?"


"Ooh iya iya!"


"Abah boleh minta tolong?"


"Silahkan bah!"


"Tolong ajarin Arka,cara wudhu yang benar! kemudian cara mandi wajib yang benar! kemudian cara sholat! Harus sampai Arka hafal sama doa doanya! Terus lengakap juga dengan sunah sunahnya!" kata kyai.


"Ooh na'am mbah!"


"Arka,kamu ikut sama Noval ya!"

__ADS_1


"Baik kyai! Terima kasih!" jawab Arka.


"Kalau gitu,saya permisi mbah!" kata Noval.


"Iya iya sok!"


Noval mencium tangan kyai Abdullah lagi,dan kali ini Arka menirunya.


"Assalaamu'alaikum!" kata Noval.


"Wa'alaikumussalam!" jawab kyai Abdullah.


Arka mengikuti Noval menuju asrama putra.Rencana Noval akan mengajarkan apa yang kyai Abdullah perintahkan untuk Arka di kamar Arka.


"Arka!"


"Iya Ustadz?"


"Lain kali,kalau kamu mau tau sesuatu,ada yang kamu tidak mengerti,jangan langsung di tanyakan ke kyai ya! Kamu konsultasi dulu sama saya atau sama Ustadz Noval! Kamu tau kan maksud saya?"


"Gak sopan ya?"


"Ya bisa di bilang begitu juga!"


"Okey!"


Arka dan Noval berduaan di kamar asrama putra.Noval mengajari Arka sampai malam.Mereka hanya keluar kamar jika sholat saja,dan mereka kembali masuk ke dalam kamar untuk belajar.Sebagian santri juga ada yang ikut belajar dengan mereka.

__ADS_1


__ADS_2