Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
Anisa


__ADS_3

"Ih apaan sih,udah rindu rinduan aja! Baru juga kenal tadi sore!" kata Alifa.


"Justru itu! Karena baru kenal,jadi gak mau pisah gitu! Pengennya selama lamanya bareng kamu!" ucap Arka.


"Aku mau ke sana dulu ya!"


''Jangan lah,emangnya kamu gak rindu sama aku?"


"Gak! Bahkan namamu saja aku lupa!" jawab Alifa.


''Astaga,ternyata kamu bener bener gak nginget aku! Aku bahkan inget bener nama lengkap kamu!"


"Maaf ya,soalnya masih banyak yang harus aku fikirkan! Dari pada mikirin kamu!"


"Eh sakit hati aku!"


"Kenapa?"


"Gak papa ah!"


"Ya sudah,maafkan aku! Sekarang siapa namamu? Aku akan berusaha tidak melupakannya,tapi kalau lupa sendiri bukan salahku!'' kata Alifa.


"Okey,simpan nama ini di hatimu ya,kalau bisa!"

__ADS_1


"Semoga dalam hatiku selalu ada nama Allah,Rosulullah!" Alifa.


"Namaku Arkananta! Kamu panggil aku Arka! Atau panggil aku my husband! Atau gak kamu boleh panggil aku sayang,atau apalah terserah kamu aja!"


Sementara itu,di tempat yang cukup jauh dari tempat Alifa dan Arka,ada seseorang yang mempeerhatikan Alifa.Seorang laki laki yang memakai sarung putih,dan baju kaos putih tanpa peci yang memperhatikan Alifa.


"Alifa ngobrol sama siapa ya? Sepertinya itu bukan santriyyat! Penampilannya aja seperti itu!" ngomong sendiri.Melihat Alifa ngobrol sama Arka yang menggunakan celana pendek di atas lutut dan kaos tipis.Bisa memutuskan bahwa itu bukan santriyyat Nurul Qolbi karena santriyyat Nurul Qolbi sangat di larang memakai celana di atas lutut,karena ada sebagian keterangan yang jika laki laki memakai celana di atas lutut,maka bisa jadi manusia pasyek atau fasyik.


"Apa mungkin itu orang yang hanya bertanya pada Alifa?''


"Atau jangan jangan Alifa terpesona sama laki laki itu?" Tiada lain dan tiada bukan itu adalah Ustadz Noval yang mencintai dalam diam.


"Semoga saja Ustadzah Bilqis gak lihat Alifa ngobrol sama laki laki itu! Gak tega kalau nanti Alifa di marahin Ustadzah!" kata Ustadz Noval dan pergi dari tempatnya karena jika terus diam di sana dan melihat Alifa mengobrol dengan laki laki lain,ada sedikit rasa sakit dalam hatinya.


''Eh,ada uangnya?" tanya Alifa.


"Ada,ini siapa?" melihat Arka dengan tatapan sinis dari ujung rambut sampai ujung kaki.


"Tanya aja sendiri!" kata Alifa.


"Ah iya,kenalkan,nama saya Arkananta! Panggil Arka!" kata Arka.


"Oh!" jawab Anisa singkat.

__ADS_1


"Ayo pergi!" kata Anisa.


"Iya ayo! Arka,aku pergi dulu ya!"


"Mau ke mana emang?" tanya Arka.


"Mau nyari makanan kan dari tadi juga!" jawab Alifa.


"Aku ikut ya,aku juga mau nyari makanan!"


"Gak usah ah!" kata Alifa.


"Alifa,kamu gak takut Ustadzah Bilqis lihat? Kamu bisa di marahin loh!" bisik Anisa.


"Aku pergi ya!" kata Alifa.


"Aku ikut pokoknya!" Arka kekeh.


"Heh,kamu ini laki laki! Kita berdua perempuan! Gak boleh kamu deket deket sama perempuan yang bukan muhrim! Pergi kamu! Apalagi pakaian kamu gak sopn gitu lagi!" kata Anisa.


"Anisa,jangan terlalu gitu!" kata Alifa.


"Ya sudah,tidak apa Alifa,aku pergi dulu ya! Sampai jumpa lagi!" kata Arka dan langsung pergi sambil melambaikan tangannya.

__ADS_1


__ADS_2