Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
Saksi


__ADS_3

"Ayo nak,kita sholat dulu!" kata kyai.


"Ayo kyai!" jawab Faiz.


"Arka,kamu tunggu dulu di sini aja! Di ruang tamu! Jangan nunggu di luar,takutnya ada yang salah faham!" kata Kyai.


"Baik kyai,terimakasih atas perhatiannya!" kata Arka.


"Ayo!" kata kyai,Faiz dan Arka pun mengikuti kyai Abdullah.Namun bedanya,Arka hanya mengikuti kyai sampai ruang tamu,sedangkan Faiz mengikuti sampai mesjid untuk sholat berjamaah.


Arka duduk di kursi yang ada di ruangan itu.Arka menatap kepergian Faiz dan kyai Abdullah.


"Alesha!" kata Arka setelah yakin Faiz dan Kyai pergi.arka menyapa Alifa karena tahu ada Alifa di dalam kamar.Walau sebenarnya,dia malu malu untuk menyapa perempuan yang dia dambakan itu.Namun,bagaimanapun dia sudah sangat merindukannya.


"Alesha,disini sudah tidak ada siapa siapa lagi!" kata Arka namun tetap tidak ada jawaban dari Alifa.


"Aku datang kesini untuk menepati janjiku ingin datang ke sini untuk menemuimu,dan ingin menikahimu! Itu adalah cita cita ku sekarang!"


"Alesha,apa kamu lupa padaku?"


"Sepertinya cita citamu tidak akan terlaksana!" jawab Alifa dari dalam kamar.


"Kenapa seperti itu? Aku sangat yakin dengan cita citaku itu! Niat dan tekadku sudah kuat!"


"Ada banyak perbedaan dan penghalang di antara kita yang akan membuat kita akan sangat tidak mungkin bisa bersama!"


"Apa itu Alesha? Kalau masalah agama,aku rela akan ikut agamamu! Temanku Faiz juga beragama muslim! Jadi aku agak faham dengan agamamu! demi kamu!"


"Aku gak mau kamu pindah kepercayaan gara gara aku,bukan karena Allah,bukan atas kemauanmu sendiri!"


"Itu termasuk kemauanku juga Alesha,dan mungkin,cinta ku padamu dan kamu adalah bentuk hidayah dari Allah!"

__ADS_1


"Kalau benar benar serius,lakukan secepatnya! Atau kamu akan menyesal jika tidak cepat cepat!"


"Iya Alesha,aku akan memulai mengejar cita citaku lebih lanjut dari sekarang!"


"Baiklah,lanjutkan saja perjuangan mu!" kata Alifa.


"Apa kamu tidak tahu,aku sangat merindukanmu?"


"Tidak! Dan rasanya tidak mungkin kamu merindukanku tanpa kamu belum pernah melihat wajahku!"


"aku pernah dengan Faiz,dia sangat meindukan nabinya,nabi Muhammad,padahal dia juga belum pernah melihat wajahnya,belum pernah melihat wujud nya,belum pernah mendengar suaranya! Tapi rasa rindunya tidak tergambarkan!"


"Itu karena kekuatan cintanya pada baginda nabi yang sangat kuat!"


"Begitu juga cintaku padamu! Cintaku padama lebih kuat dari pada cintanya Faiz pada nabinya!"


"Itu tidak mungkin!"


"Tentu tidak!"


"Kata Faiz,jika seseorang mencintai seseorang,maka dia akan sering menyebut nama orang yang dia cintai! Sedangkan aku,dalam hatiku tidak berhenti menyebut namamu! Dalam mataku,tidak berhenti membayangkanmu! Dalam akalku,tidak berhenti memikirkanmu! Apa itu sudah lebih dari hanya menyebut namanya?"


Tidak ada jawaban dari Alifa.Mungkin dia sedang memikirkan jawab untuk kalimat yang Arka sampaikan.


"Alesha,jika kamu masih belum percaya dengan kekuatan cintaku,coba kamu belah dada ini,ambil hatinya,pasti didalamnya akan tertuliskan namamu terukir indah!"


Lagi lagi tiddak ada jawaban dari Alifa.Arka pun tidak berkalimat lagi.Mungkin dia sudah habis kata kata.


Kyai Abdullah dan Faiz sudah selesai sholat juga wiridan.


"Gilrian siapa yang ngajar?" tanya kyai.

__ADS_1


"Jadwal saya kyai!" jawab Noval.


"Oouh iya iya,kenalkan ini Faiz! Dari provinsi sebrang!" kata kyai.Ahkam dan Noval bersalaman dengan Faiz berkenalan.


"Ya sudah,silahkan Noval kamu ngajar kalau giliran mu!" kata kyai.


"Na'am kyai! Saya permisi dulu!" Noval mencium tangan kyai."Assalaamualaikum!"


"Waalaikumussalam!" jawab semua orang.


Noval pergi ke madrasyah untuk ngajar ngaji anak anak santri.


"Ahkam,ikut abah ke rumah!" kata Kyai.


"Na'am abah!" jawab Ahkam.


"Kamu harus jadi saksi!"


"Saksi? Saksi apa bah?"


"Udah,lihat saja nanti! Tolong ajak Bilqis ya!"


"Baik bah!"


"Ya udah,abah duluan! Abah tunggu di rumah!" kata Kyai,lanjut Ahkam mencium tangan kyai.


"Ayo nak!" kata Kyai pada Faiz.


"saya duluan mas!" kata Faiz.


"Iya iya silahkan!" jawab Ahkam....

__ADS_1


__ADS_2