
Alifa sudah menyelesaikan urusannya bersama toilet.Saat dia keluar dari area toilet wanita,Arka masih setia menunggu Alifa.
"Sudah selesai?" tanya Arka.
"Sudah! Terima kasih sudah di antar!" kata Alifa.
"Iya sama sama! Sekarang kamu mau kemana?" tanya Arka.
"Aku harus kembali ke teman temanku!" jawab Alifa.
"Gak mau nongkrong dulu? jajan jajan dulu gitu? Kan banyak yang jualan! Aku teraktir deh!"
"Sepertinya tidak deh! Teman temanku akan menungguku!" kata Hana.
''Ya sudah! Ayo aku antar!' kata Arka.
"Gak usah! Aku sendiri aja!" Alifa.
"Eh jangan! Bahaya perempuan jalan sendirian malam malam! Kalau ada orang jahat gimana?' tanya Arka.
"Ya sudah deh! Tapi antarnya sampai tadi kita pertama bertemu aja!" jawab Alifa.
"Kenapa? Kan gak papa sampai ke teman temanmu juga biar sekalian aku kenalan sama teman temanmu!" kata Arka.
"Eh jangan!" kata Alifa.
__ADS_1
"Kenapa?" tanya Arka.
"Nanti kalau kakak aku lihat ada laki laki di antara kami! Bisa marah! Apalagi kalau lihat aku berduaan seperti ini sama kamu!" jawab Alifa.
"Ya sudah deh! Aku antar kamu sampe tempat yang tadi saja!" kata Arka.
"Ayo kalau gitu!" kata Alifa.Merekapun pergi dari tempat itu.
"Kata temanku,orang orang yang berpenampilan seperti mu ini beragama islam ya?" tanya Arka.
"Iya! Kenapa kamu gak tahu?'' Alifa.
''Nggak! Kan aku emang non muslim!'' jawab Arka.
"Apa?" Alifa sedikit berteriak kaget.''Maaf maf! Emangnya apa agamamu?" tanya Alifa.
"Ooh!" Alifa mengangguk berkali kali.
"Kamu masih mau kan jadi temanku walau beda agama?'' tanya Arka dengan ragu.
''I-i-iya!'' jawab Hana.
"Aku manusia biasa! Aku memiliki hati yang akan merasakan rasa sayang,rasa suka,rasa benci apalagi rasa cinta!" kata Arka.
"Apa maksudnya?'' tanya Hana.
__ADS_1
"Sebelumnya aku tidak pernah merasakan rasa ini pada wanita! Bahkan aku hampir tidak peraya dengan adanya cinta karena aku tidak pernah merasakannya apalagi melihatnya!" ucap Arka membuat Alifa bingung.
"Tapi kali ini aku benar benar merasakan rasa itu! Ternyata cinta itu seperti kupu kupu yang melayang indah,tapi susah untuk di tangkap!''
"Apasih?'' tanya Alifa.
"Apakah salah? Jika seorang laki laki yang baru pertama kali merasakan rasa yang susah di gambarkan ini mencintai perempuan yang baru dia kenal! Bahkan belum melihat wajahnya!"
"Dan apakah salah jika aku mencintai perempuan yang beda agama?"
"Aku bener bener tidak mengerti dengan semua yang kamu katakan!"
"Aku mencintaimu!" kata Arka dengan jelas terdengar di telinga Alifa.Tidak ada samar sama sekali.Jelas seperti nun mati bertemu hamzah tidak samar seperti nun mati bertemu sin.
"A-apa yang kamu katakan?" tanya Alifa.
"Apa suaraku kurang jelas? atau kurang keras?'' tanya balik Arka.
"Tidak tidak! Suaranya jelas! Tapi apa kamu gak salah? Kita baru kenal belum satu jam!" kata Alifa.
"Tidak! Aku tidak salah! Bahkan aku sangat yakin! Demi tuhan aku mencintaimu!" kata Arka membuat Alifa bingung harus bagaimana.
"Terima kasih sudah menemaniku! Aku pergi dulu! Datanglah ke rumahku untuk membuktikan ucapanmu! Assalamualaikum!" kata Alifa dan dengan buru buru dia pergi meninggalkan Arka yang bengong mencermati kalimat yang di lontarkan Alifa.
Aku janji! Aku akan mendatangi rumahmu bagaimanapun caranya! kata hati seorang Arkananta Steward
__ADS_1
Setelah selesai dengan lamunannya,Arka sadar dan buru buru kembali ke teman temannya.