Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
Dipaksa


__ADS_3

"Gimana?" tanya Kyai.


"Afwan kyai,gimana apanya ya?" Noval nanya balik.


"Mau gak sama putri bungsuku?" tanya kyai seketika membuat Noval malu dengan wajahnya yang memerah dan langsung menunduk malu.


"Jawab dong Noval!" kata Ahkam.


"Afwan kyai,saya tidak bisa menjawab pertanyaan kyai!" jawab Noval.


"Lah,kenapa? Alifa cantik loh!" kata kyai.


"Lebih cantik dari saya!" timpah Bilqis yang memang dengan kenyataannya seperti itu.


"Kecantikan bukanlah modal utama,atau bukan patokan saya untuk menjadikan seseorang menjadi istri!" kata Noval.


"Terus,kenapa kamu gak mau sama Alifa? Apa kamu sudah punya calon Noval?" tanya Kyai.


"Tidak kyai! Jika memang seperti itu,saya akan meminta persetujuan dari kyai selaku guru dan juga sebagai orang tua saya sebelum menjadikan seseorang calon saya!" kata Noval.


"Iya iya bagus! Terus kenapa? Apa ada yang kamu suka untuk di jadikan calon?" tanya kyai.


"Tidak ada juga kyai!" jawab Noval.

__ADS_1


"Ya sudah,pertanyaan nya singkat! jawabnya juga singkat mau atau tidak! Mau tidak sama Alifa?"


"Saya bisa mau bisa tidak kyai! Tergantung Alifa nya!" jawab Noval.


"Alifa gampang! Pasti dia mau!" kata kyai.


"Harusnya bukan hanya mau kyai! Tapi harus hubbu!"


"Cinta?"


"Na'am!"


"Cinta akan datang dengan sendirinya setelah kalian saling mengenal,setelah bisa dekat antara satu sama lain!" kata kyai.


"Iya! karena rumah tangga tanpa cinta itu seperti makanan tanpa garam! Maka dari itu,abah tanya kamu mau nggak! Biar kalian saling mengenal dulu dari sekarang! Dan setelah habis waktu pendekatan,kalian menikah,pasti sudah ada rasa cinta walau sedikit!" jawab kyai.


"Sepertinya lebih baik jika kyai menanyakannya langsung kepada Alifa kyai!"


"Masalah Alifa gampang! Nanti juga kalau kamu mau,pasti dia nurut sama abah!" kata Kyai.


"Afwan kyai! Memang syah syah saja menikah tanpa rasa cinta,atau hanya salah satu yang ada rasa cinta! Tapi saya tidak mau menikah dengan paksaan!" kata Noval.


"Ya sudah nanti abah akan tanya bener bener sama alifa nya! Namun tetep abah ingin denger jawaban dari kamu! Jawab dengan yakin! Kamu cinta gak sama Alifa? Pertanyaan nya juga pendek! jawabannya juga pendek! Iya atau tidak!" kyai.

__ADS_1


"Baik lah kyai,saya juga laki laki normal! Melihat Alifa yang memang,maaf,cantik,baik apalagi putri kyai! Saya memang merasakan ada rasa kagum dalam hati saya! namun kalau cinta,saya tidak tahu itu rasa yang mana kyai!" jawab Noval.


"Baiklah Noval! Alhamdulillah jika memang kamu sudah merasa demikian! Semoga kamu segera sadar dengan rasa cintamu itu! Kamu boleh pergi! Istirhat lah!" kata Kyai.


"Syukron kyai! Kalau gitu,saya permisi dulu! Ustadz,Ustadzah,mas Ahkam!" kata Noval sambil bersalaman dengan kyai terlbih dahulu kemudian dengan Kholil dan Ahkam.


"Assalamualaikum!" kata Noval.


"Waalaikumussalam!" jawab kyai,Bilqis,Kholil dan Ahkam.


"Maaf abah,sepertinya abah jangan terlalu memaksakan agar Alifa dan Noval menikah!" kata Bilqis setelah Noval pergi.


"Lah kenapa? Abah hanya ingin Alifa,putri abah dapat suami yang baik! Yang dapat membingbingnya dengan benar!" jawab kyai.


"Tapi bah,tidak semua orang yang akan langgeng dengan perjodohan! Tidak semua orang bisa seperti abah dan umi! Nyatanya,cinta dalam perjodohan itu,tak seindah yang di ceritakan novel novel bah! Yang hanya karena perhatian,karena sering bertemu jadi saling cinta! Tidak seperti itu bah!" kata Bilqis.


"Baiklah,abah gak akan maksa Alifa ataupun Noval untuk langsung menikah! Tapi abah akan tetap berusaha membuat mereka saling cinta terlebih dahulu sebelum mereka menikah!" kata Kyai.


"Pasti Alifa akan merasa tidak adil bah! Bilqis memilih jodoh Bilqis sendiri! sedangkan Alifa harus nurut apa akata Abah!"


"Itu karena kalian emang beda! Saat usia kamu seusia Alifa sekarang,kamu sudah dewasa! sudah bisa membedakan mana yang bener mana yang salah! Sedangkan Alifa,walau umurn ya sudah di bilang dewasa,tapi pikiran dan sikapnya masih anak anak!" kata Kyai.


"Tidak bah,itu hanya perasaan abah! Mungkin sifat dan pikiran Alifa sekarang,itu adalah cara dia dewasa! Kita gak tahu isi hatinya bah!" kata Bilqis.

__ADS_1


"Udah ah,abah pusing! Abah mau istirahat dulu!" kata kyai dengan langsung pergi meninggalkan yang lain memasuki kamarnya dengan berjalan menggunakan tongkat di tangannya.Padahal kaki nya masih sehat,masih kuat untuk berjalanan.


__ADS_2