Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
Perjuangan


__ADS_3

Pada pukul lima sore waktu indonesia bagian barat,Arkananta dan Faiz sampai di bandara internasional,bandara soekarnohatta.


"Iz,kamu lapar gak? Makan dulu yo?" tanya Arka.


"Lapar sih,ayo deh!" jawab Faiz dan mengiyakan ajakan Arka untuk makan.Merekapun mencari tempat makan yang ada di bandara itu.


"Dimana sih alamat lengkapnya Ka??" tanya Faiz setelah duduk di tempat makan dan sudah memesan makanan mereka.


"Pondok pesantren Nurul Qolbi!" jawab Arka sambil melihat hand phonenya.


"Bukan,alamat kota nya,sama kampung atau desanya!" kata Faiz.


"Ooouh,kota ******** *** **** ***!" jawab arka menyebutkan lamat lengkap pesantren Nuurl Qolbi tempat Alesha tinggal.


"Lumayan jauh dong Ka!" kata Faiz.


"Masa?"


"Iya,paling cepat tiga jam!" jawab faiz.


"Emangnya lu tau kota ini?"


"Tau!"


"Berarti kita gak perlu pakai map ya? Kalau kamu tau!"


"Aku tau tempatnya doang sih,gak tau jalannya!"


"Tolol!" kata Arka.


"Naik taxi aja Ka,kan gampang gak perlu kita yang mikirin jalan!" kata Faiz.

__ADS_1


"Oouh iya ya?"


"Jadi siapa yang tolol?"


"Lu aja lah,gak mau gw tolol!" jawab Arka.


"Terserah aja lah!" Faiz.


"Bentar lagi adzan maghrib ya?" tanya Arka.


"Iyaa!" jawab Faiz.


"Ya sudah,kalau gitu,kita berangkat ke tempat itu besok pagi aja ya?! Sekarang kita istirahat dulu aja! Cape juga!" kata arka.


"Terserah lu aja ! Gw ngikut!"


"Yo wis,habis makan kita langsung cari hotel!" kata Arka.


"Gw sholat dulu Ka!" kata Faiz.


"Terserah lu aja lah,tapi kan lu belum log in ke islam nya juga!"


"Oouh iya juga!"


"Permisi,ini pesanannya!" kata seorang pelayan membawa baki berisi makanan yang di pesan Arka dan Faiz.


"Makasih mba!" kata Faiz.


"Sama sama mas,ada tambahan pesanan?" tanya pelayan itu.


"Tidak mba,makasih!" jawab Faiz.

__ADS_1


"Baik mas,selamat menikmati hidangan,permisi!" pelayan itu pergi setelah di jawab anggukan dan senyuman oleh Faiz dan Arka.


"Bentar Iz,jangan dulu makan!" kata Arka.


"apa lagi sih? gw lapar!"


"Gw tau doa mau makan!"


"Ya sudah bagus kalau gitu!"


"Dengerin dulu,bener atau nggak!"


"Cepetan!"


"Allahuma barik lana pima rojaktana wakina ajabanar!" kata Arka.


"Salah!"


"Lah,apanya yang salah sih?" tanya Arka.


"Allahumma,huruf mim nya jadi dua,baarik,baa nya panjang dua harkat! Lanaa,naa panjang! fiimaa F bukan P! Rojaqtana,pakai Q bukan k,kalau daalam tulisan arabnya,Q sama dengan Qof,dan K sama dengan Kaf! wa qinaa adza,dza nya huruf dza si lidah di gigit sedikit! Bannar!"


"oouh gitu?"


"Coba ulangi!"


"Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa adzaa bannar!" kata Arka.


"Nah,udah bener!"


"Alhamdulillah makan!" kata Arka membuat Faiz geleng geleng kepala sambil tersenyum.Merekapun mulai kegiatan mereka menyantap makanan yanag sudah di depan mata tinggaal santap dan tinggal menikmaati.

__ADS_1


Sesuai rencana,setelah makanan,Faiz sholat terlebih dahulu dan Arka menunggu di tempat makan.Setelah itu baru mereka pergi ke hotel terdekat untuk malam ini mereka beristirahat.


Demi cinta,seseorang akan melakukan segala cara untuk meperjuangkan cintanya.Cinta buta itu memang benar adanya.Hingga buta tak tahu mana yang benar dan mana yang salah asal cintanya terlaksana.Namun ingat satu pepatah,bahwa perjuangan tidak akan mengkhianati hasil.


__ADS_2