Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
Setuju


__ADS_3

Arka sudah sampai di rumahnya.Dia langsung masuk ke dalam rumahnya.Setelah masuk ke dalam rumah,dia melihat papa dan mama nya sedang duduk bersantai di sofa berduaan.


"Akhirnya anak mama pulang!" kata Adya sambil berdiri menyambut putra kesayangannya dan memeluknya.


"Apa kabar ma?" tidak bersemangat.


"Baik baik! Kamu gimana? Seru liburannya?"


"Arka juga baik ma,liburannya juga seru sih!" dengan nada bicara masih tidak bersemangat.


"Masa baik,tapi seperti ini sih? Kenapa? Berantem sama temen temenmu?"


"Nggak ma!" jawab Arka dan malah memeluk mama nya lagi.


"Duduk dulu sini!" kata Abharan.


Arka dan ibunya pun duduk di sofa seperti Abharan.


"Gimana?" tanya Abharan sambil menaik turunkan sebelash alisnya guna menggoda sang anak.


"Gimana apanya pa?"


"Ada gak?"


"Apaan sih?"


"Bukannya kamu liburan itu bukan hanya liburan? Tapi mau sambil cari perempuan kan?"


Arka membuang nafas panjang mendengar pertanyaan dari papa nya.


"Kenapa? Kok malah seperti itu?" tanya Adya.


"Ada perempuan yang aku suka!" jawab Arka.

__ADS_1


"Nah nah nah!" kata Abharan.


"Tapi....,"


"Tapi apa?"


"Aku takut kalian gak bakal ngerestuin aku sama perempuan itu!" jawab Arka.


"Lah kenapa gak ngerestuin? selagi kamu suka,dia perempuan,benar benar perempuan,terus bonusnya dia cantik! Papa sama mama pasti restuin kok!" kata Adya.


"Arka yakin,gak akan semudah itu mama sama papa mau nerima perempuan itu!" kata Arka.


"Emangnya kenapa?"


"Pertama,dia jauh ma! melewati beberapa provinsi untuk bisa ke rumahnya!" jawab Arka.


"Menurut papa,kalau itu bukan halangan ka! Sekarang transfortasi gampai! Bahkan sehari bisa bulak balik ke mana mana!" kata Abharan.


"Kalau kamu mau,kamu boleh beli pesawat pribadi! Iyakan pa?" Adya.


"Kedua,perempuan itu anak pemuka agama!" kata Arka.


"Bagus berarti! Pasti sikapnya,adab tatakrama,tata bahasanya juga pasti bagus! Turunannya bagus berarti!" kata Adya.


"Terus,dia itu cantik! Arka takut dia gak mau sama Arka! Sepertinya se negara ini,bahkan sedunia ini gak ada yang secantik dia!" kata Arka.


"Pah,ternyata putra kita emang bener bener udah dewasa ya! sudah tau mana yang cantik!" kata Adya dengan setelahnya tertawa kecil bareng dengan Abharan.


"Aku serius ma!" kata Arka.


"Berarti cocok juga dong Ka,kan kamu juga ganteng! Apa kaca di kamarmu kurang besar?" kata Abharan.


"Kamu udah makan belum?" tanya Adya.

__ADS_1


"Udah ma,tadi di jalan sama temen temen!" jawab Arka.


"Gak ada mobil atau mootor emangnya? Kok makan di jalan!?" kata Abharan.


"Yeh,maksud ku tadi pas di jalan,mampir ke resto! Ah papa bikin pusing aja!" Arka kesal.


"Hahahah,maaf maaf!"


"Ya udah lanjutin! Jadi gimana?" tanya Adya.


"Iya aku gak PD ma!" jawab Arka.


"Arka,percaya diri itu harus,namun jangan terlalu! Jangan terlalu percaya diri! Tapi harus percaya diri!" kata Adya.


"Kamu tenang aja! Gak semua cewe mandang fisik dan harta kok!" kata Abharan.


"Iya gitu?"


"Iyaa!"


"Bagus deh kalau gitu!"


"Terus apa lagi yang bisa buat kita gak setuju?" tanya Adya.


"Dengar dulu deh namanya! Mungkin dari namanya kalian bisa mengerti!" kata Arka.


"siapa namanya?" tanya Adya.


"Alesha Alifa Hibatillah!" jawab Arka.


"Namanya bagus kok? Apa yang salah?" tanya Abharan.


"Kok namanya kaya nama orang muslim ya?" tanya Adya.

__ADS_1


"Nah itu dia ma! Dia itu beragama islam! Itu yang buat aku takut kalian dan setuju!" kata Arka.Seketika Abharan dan Adya langsung bungkam.mereka bingung harus bagaimana.


#Like_komen_vote


__ADS_2