Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
OTW Pantai


__ADS_3

"Cowo cowo yang tadi lewat ganteng ganteng ya?!" kata Vanny.


"Yang mana?" tanya Adinda.


"Buat apa ganteng juga,bukan santri!" kata Rahma dengan cuek.


"Hati hati Vanny,itu bisa termasuk zina mata! apalagi kalau ada syahwat!" kata Anisa.


"Cuman sedikit kok!" kata Vanny.


"Gak boleh walau cuma sedikit Vanny! coba kamu dengar hadist yang akan di bacakan Alifa!" kata Anisa.


"Lah,kok aku? kamu aja!'' kata Alifa.


"Ayo bacakan,aku lupa!" kata Anisa dengan cengengesan.


"Laatangdzur ila shighoril ma'siyati,walakiningdzur man 'ashoita!" kata Alifa.


"Apa artinya?" tanya Vanny.


"Janganlah engkau melihat kecilnya ma'siyat itu,namun lihatlah kepada siapa engkau berma'siyat!" jawab Alifa.


"Denger tuh,jaga pandangan!" bentak Nabila.


"Iya iya,aku salah!" kata Vanny setelah di bacakan hadist dan di bentak Nabila.


"Istighfar!" kata Nabila.


"Astaghfirullahal'adziim!" kata Vanny.


''Yang banyak!" kata Nabila hingga Vanny mengulangi istighfarnya berkali kali.


"Kita mau kapan main ke pantai?" tanya Adinda yang sepertiinya sudah tidak sabar ingin main di pantai.


"Sekarang sudah sore! Sebentar lagi maghrib!'' kata Rahma.


"Gak papa dong,kita lihat sunset!" kata Vanny.

__ADS_1


"Sunset itu apa?" tanya Adinda.


''MasyaAllah,masa kamu gak tahu sunrise?'' Vanny.


"Apaan sih,sunset sunset!" Adinda.


''Mata hari terbenam!" kata Rahma dengan dinginnya.


"Ooooooh!" Adinda mengangguk angguk mengerti.


"Emangnya apa istimewanya?" tanya Adinda lagi.


"Bagusnya kita ke pantai sekarang! kasian Dinda belum tahu sunset! dan biar gampang kita menjelaskannya,biarkan dia melihatnya secara langsung!" kata Anisa.


'"Sepertinya aku setuju sama Anisa!" kata Alifa.


"Ya sudah,ayo kita ijin dulu sama Ustadzah Balqis!" kata Anisa.


"Biar Alifa aja yang minta ijin!" kata Vanny.


"Kan kamu adiknya! Pasti kamu berani dan di beri ijin!" kata Vanny.


"Gak mau ah,malu!" kata Alifa.


"Dia gak bakal berani ngomong sama Ustadzah Balqis,walau dia adiknya sendiri!" kata Rahma.


"Ya sudah kalau begitu,kamu aja Vanny yang ijin!" kata Nabila.


"Okey!" kata Vanny dan langsung masuk ke dalam tanpa ada rasa malu dan segan.


Tidak lama kemudian,Vanny kembali dari dalam vila.


"Gimana?" tanya Adinda yang sepertinya sudah tidak sabar.


"Kata Ustadzah Balqis boleh,tapi gak boleh pulang setelah maghrib!" jawab Vanny.


"Asik,ayo ayo! aku sudah gak sabar!" kata Adinda.

__ADS_1


"Bentar bentar,aku mau ngambil uang dulu!" kata Alifa dan agak berlari masuk ke dalam.


Setelah semua siap,merekapun berangkat menuju pantai dengan tujuan untuk melihat sunrise.Di lain vila,Arka,Atta,Bram,Willy,Jody,dan Faiz sedang nongkrong di teras vila sambil menikmati kopi,rokok juga mie istan dalam cup untuk mengganjal rasa lapar mereka.


"Eh liat liat!'' kata Willy sambil menunjuk ke arah Alifa dan teman temannya yang menuju pantai.


"Wah cewek bro! samperin samperin!" kata Jody.


"Jangan jangan! malu!" kata Faiz.


"Lupakan dulu rasa malu lu Iz!" kata Jody.


"Ayo ke sana! kita pura pura main aja!" Kata Willy.


"Ayo ayo!" kata Jody.


"Bram,lu ikut gak?" tanya Arka.


"Gw sih,gas aja!" kata Bram dengan santainya.


"Atta juga pasti ikut!" kata Willy.


"Gimana Ta?" tanya Arka.


"Gaaaasssssss!" jawab Atta.


"Gimana Iz?" tanya Arka.


''Yaaaa,kalau kalian ikut semua,gw juga gak mau disini sendiri!" kata Faiz.


"Hhahahah ya sudah ayo!" kata Jody.


Merekapun berangkat dengan semangat kecuali Faiz.Dia setengah semangat dan setengah gak semangat.



Bram Adnyana

__ADS_1


__ADS_2