Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
Sambung ayat


__ADS_3

Tok tok tok


"Assalaamu'alaikum! Mas Arka?"


"Mas subuh mas!"


"Mas bangun!"


Amar menggedor pintu kamar Arka dan mencoba membangunkan Arka.Yang sudah tiga hari tidak harus di bangunkan, tapi kali ini harus di bangunkan lagi.


"Mana pintunya di kunci lagi!" Amar ngomong sendiri.


"Kalau gak di bangunin,kena marah juga nih!"


"Mas Arka!" panggil Amar dengan suara yang lebih keras.


Lah gimana ni? mana bentar lagi adzan! kalau di ting**gal bisa kena hukum nih mas Arka!" hati Amar berkata kata.


Tok tok tok tok tok tok tok


Amar terus mengetuk pintu kamar Arka karena berusaha semoga Arka bangun dan segera ikut sholat subuh berjamaah.


"Amar?"


"Eh iya ustadz?" Sahut Amar karena di panggil Ahkam yang tiba tiba datang menghampirinya.


"Kenapa masih di sini?"


"Ah ini euh ini ustadz, Mas Arka belum bangun! Saya sedang berusaha membangunkannya!" jawab Amar.


"Ya sudah, kamu pergi saja! Biar ustadz yang bangunin Arka!"


"Na'am Ustadz! Permisi!" Amar pergi dengan sopan setelah mendapat jawaban anggukan dari Ahkam.


"Arka!" panggil Ahkam dengan suara yang cukup keras.

__ADS_1


Ahkam mengambil beberapa kunci yang di satukan dalam satu gantungan.Yaitu kunci cadangan dari setiap asrama putra.


ceklek, kunci langsung terbuka. Tanpa menunggu lama, Ahkam membuka pintu kamar Arka dan langsung masuk.


Ahkam melihat Arka yang tidur sambil duduk nyender ke tembok dan di tangannya terpegang erat al qur'an kecil di tangannya.


"MasyaAllah, pantesan dia susah bangun, sepertinya semalaman dia ngapal qur'an!" kata Ahkam.


"Ada bagusnya, ada jeleknya juga tapi! Ya bagusnya dia bela belain gak tidur demi qur'an, tapi jeleknya dia gak istirahat, sampai susah di bangunin!"


"Ya Allah, bantu Arka ya Allah, bantu dia dalam segala cita citanya yang baik menurutmu ya Allah!"


Allahuakbar Allahuakbar


Adzan subuh sudah berkumandang terdengar dari spiker mesjid.


"Alhamdulillah!" kata Ahkam lanjut memposisikan dirinya berjongkok dan menggoyangkan pundak Arka dengan agak keras.


"Arka, bangun!" kata Ahkam.


Dia melihat ke samping, dan sudah ada Ahkam disampingnya.


"Ustadz!"


"Bangun, sudah adzan!" kata Ahkam.


"Baik ustadz!"


"Ustadz tunggu di mesjid!"


"Baik Ustadz!"


Setelah Ahkam pergi, Arka bangun kemudian merapihkan pakaiannya sebelum pergi ke mesjid untuk sholat subuh.


Lanjut dia ke kamar mandi bersih bersih.

__ADS_1


......


Seperti biasa, setiap harinya di siang siang, Arka akan nongkrong di dekat kolam ikan ditemani dengan qur'annya.


"Qul a'udzu birobbinnas"


"Malikinnas!" Arka melihat ke arah siapa yang meneruskan ayat yang dia baca.


"Faiz!" kata Arka.


"Hahahah, hebat bro!" Arka menghampiri Faiz dengan kemudian mereka berpelukan.


"Gw bangga sama lu!" kata Faiz.


"Wih wih wih, udah kaya bokap gw aja lu!"


"Hhahah, serius bro! Gak nyangka gw, secepat itu lu belajar!"


"Kata kyai, yang bersungguh sungguh pasti akan berhasil!"


"Wah udah bisa pakai dalil! Bentar lagi jadi Kyai juga nih!"


"Mudah mudahan aja!" kata Arka "Biar cocok, mertuanya kyai menantunya kyai!" bisik Arka dengan kalimat terakhirnya.


"Gaya nya ampun!" kata Faiz.


"Eh, duduk yu!" Arka mengajak Faiz duduk di dekat kolam ikan juga bersamanya.


"Betah?" tanya Faiz.


"Yaaa, betah gak betah sih! Namanya juga usaha! Ya gimana lagi? Paksain aja!"


"Pelan pelan juga kamu akan betah di sini! Bisa karena biasa biasa karena di paksa!" kata Faiz.


"Iya, doain aja!"

__ADS_1


"Selalu!"


__ADS_2