Bimbing Aku Ya Zaujatii

Bimbing Aku Ya Zaujatii
Patah Semangat


__ADS_3

"Iya juga sih! Tapi gimana kalau Arka pindah agama?"


"Kamu suka sama laki laki itu?"


"Yeh,nggak! Kan ini misal!" jawab Alifa.


"Oooh misal?" sambil mengangguk angguk meledek."Berarti kalau misal si laki laki itu pindah agama,terus dia mau menikahimu,kamu mau?"


"Yaaa,gak tahu juga!"


"Emmh,kasian Ustadz Noval!"


"Lah,apa hubungan sama Ustadz Noval?"


"Kan ustadz Noval itu ada kabar samar suka sama kamu!" kata Anisa.


"Lah kalau samar itu masih ikhfa,masih jauh ke idzhar! Belum jelas!"


"Kalau jelas gimana?"


"Yaa,gak tahu juga! Udah ah,aku gak mau mikirin itu dulu! Mending mikirin Alfiyyah aja!"kata Alifa.


"Aku mau pulang ah!" kata Alifa.


"Tapi kan belum dapat makanan nya juga!"


"Ya sudah,ayo cepetan deh!" kata Alifa.


Merekapun fokus mencari makanan untuk mereka makan.Hingga mereka menemukan yang benar benar halal dan enak.


"Arkananta! Dari mana lagi sih lu?" tanya Bram.

__ADS_1


"Hheheh,nyari makanan bro,lapar!" jawab Arka sambil cengengesan.


"Lah,gak ngajak ngajak nih anak!" kata Willy.


"Jangan percayalah! Orang baru kasmaran!" kata Faiz.


"Ish,apaan lu Iz!"


"Jujur,lu nemuin cewe yang lu suka kan?" tanya Faiz.


"Ah lu!"


"Hayo jujur!"


"Jujur Ka,dari mana lu?" tanya Atta.


"Iya iya,gw bener kata si Faiz sialan!"


"Lah,emangnya gw salah apa? Bukannya cinta itu harus di perjuangkan?"


"Tapi gak gitu caranya! Kalau lu terus mepet si cewe,terus maksa si cewe,yang ada si cewe malah ilfil sama lu!" kata Jody.


"Masa sih?"


"Iya lah,contohnya gini,lu di tawarin beli baju oleh pedagang,sampai si pedagang itu maksa maksa sama lu! Nah lu kan bukannya beli,malah gedeg tuh sama si pedagangnya! Walaupun lu beli si baju tetep ada benci pada si pedagang! Begitu juga lu,maksa maksa buat si cewe buat dia mencintai lu! Nanti si cewe bisa nerima lu,tapi tetep benci sama lu karena lu maksa!" kata Atta membuat Arka berpikir.


"Nah,dengerin tuh!" kata Faiz.


"Terus,gimana dong cara merjuanginnya?" tanya Arka.


"Gimana Iz?"

__ADS_1


"Datangi langsung ke rumahnya! Minta restu orang tuanya! Langsung nikahin dia!" jawab Faiz.


"Nah gitu,gw tanya Faiz karena dia yang tahu kesukaan orang yang seagama dengannya! Beda dengan perempuan di kita,banyaknya asal dengan harta dan kata kata dia mau sama kita!" kata Atta.


"Yaaa,nanti juga pasti gw datangin rumahnya! Cuman kan harus pendekatan dulu!" kata Arka.


"Iya juga ya? Gimana Iz?" tanya Jody.


"Pendekatan sama cewe seperti yang lu mau itu,beda sama deketin cewe cewe yang yang yang!" kata Faiz.


"Jadi gimana caranya? Cara deketin sama cewe biasa aja gw gak bisa,gak pengalaman! Apalagi cewe spesial luar biasa kaya Alifa! Susah pasti!"


"Makanya,belajar!" kata Jody.


"Kan ini juga lagi belajar!"


"Tapi cara belajarnya salah!" kata Bram.


"Terus gimana dong?"


"Jangan terlalu di pepet! Apalagi si cewe itu banyak temennya! Bisa saja ada guru nya juga! Nanti kalau dia ketauan lu deketin,dia bisa di marahin sama gurunya!" kata Faiz.


"Oooooooh,pantesan dia selalu menghindar! Mungkin itu alasannya!" kata Arka.


"Nah kan,apalagi dia baru kenal sama lu!" kata Faiz.


"Ahh,ya sudah deh,gw gak ngulangin nya lagi!" dengan nada bicara lemas letih lesu tidak semangat.


"Jangan patah semangat! Walau begitu,lu harus tetep berjuang untuk cinta pertama lu itu!" kata Atta.


"Gw gak yakin bisa dapetin dia!" kata Arka.

__ADS_1


__ADS_2