
" Ingin memukuli ku ya? Aku ini adik Tirimu, jadi.. kau tak akan bisa menyakitiku.. kakakku yang lemah.. kau saja tidak berani kepada kak zean..
Dasar Pengecut.
Pecundang!! "
Jessica mulai melangkah ke dalam pasar meninggalkan Taufan. Taufan terhanyut dalam pikirannya.
__ADS_1
Taufan Pov
Kenapa selalu saja perkataan itu yang kau katakan? Ya, kau benar kau adik Tiriku, tapi aku tak bisa diam begitu saja. jika aku terus seperti ini, aku tak akan bisa melindungi ibuku. aku akan menjadi pelindung baginya dari kekejaman keluarga baru ayahku ini. Maafkan aku ibu.. aku tak bisa melindungimu.
Taufan pov end
Sesampainya di mansion Halilintar, Taufan menceritakan apa yang ia alami tadi di pasar. dan juga apa yang membuatnya basah. serta siapa yang tadi ditemui olehnya. Mendengar cerita Taufan, Blaze dan Thorn jadi geram. Halilintar, Aisha dan Solar hanya memasang wajah datar namun dalam keadaan menunduk. Halilintar menepuk bahu Taufan. Ia berkata " tenang saja Taufan, pada waktu yang tepat, mereka akan menyesal karena telah menyebutmu pecundang. "
__ADS_1
Blaze dan Thorn hanya menganggukkan kepala mereka perlahan. " baiklah kalau begitu.. ayo kita bakar bakar sekarang. jangan lupa dibungkus untuk dibagikan di masjid semuanyaa OnO, tapi jangan kepedasan buatku. " ucap Thorn riang. Akhirnya mereka membuat barbeque bersama.
" Taufan!! tolong ambilkan saos pedasnya!! ketinggalan tadi!! " teriak Solar sambil mengipasi daging sapi yang telah dipotong Blaze. " tentu.. ini saos pedasnya.. dan rasanya pedas seperti mulut bio solar si bensin. " Sahut Taufan sambil menyerahkan sebotol saos seraya menyindir Solar. " Dasar Muson!! Mba Gledek!! Gebetanmu ini!! " teriak Solar. ingat ya.. trio cool itu perempuan. jadi jangan keliru. " Astagfirullah hal adzim!! jangan teriak teriak napa Bensin!! " teriak Halilintar dari dalam ruangan untuk memotong daging ayam. Blaze tidak mau potong ayam. katanya ayam nya kasian dipotong. memang pecinta ayam mah beda ama kita :v
"Udah Li.. kau nya aja teriak. " ucap Aisha malas sambil meng Godog. maksudnya merebus brokoli untuk sup. dibantu Thorn mencicipi sup krim nya karena Thorn suka brokoli. Hadeh..
Setelah Barbeque selesai dibakar. Sup krim dan es campur pun selesai diracik. Mereka pun memasukkan masing masing jenis makanan ke dalam sebuah wadah berbentuk tabung berwarna transparan. Namanya adalah Toples. ( kalian pasti tahu kan? )
__ADS_1
Selesainya masakan bertepatan dengan shalat jum'at. mereka menyisakan enam kresek untuk mereka dan sisanya yang berjumlah 30 kresek berisi makanan tersebut dibawa ke masjid oleh Taufan, Blaze, dan tentunya si comel kita Thorn.
Sesampainya di masjid, Taufan berkata kepada pengurus masjid. atau bisa kita panggil takmir masjid. untuk membagikan kresek itu kepada orang yang melakukan shalat jum'at. Setelah shalat jum'at, mereka pun kembali ke mansion Halilintar dan membawa masing masing satu kresek untuk di bawa pulang. Begitupun dengan Taufan. Ia membagi hasil tangkapan nya. maksudnya hasil masakan yang ia dan teman teman nya kepada ibundan ya yang tercinta. Raina Wingsley.