
Halilintar, Aisha, Thorn dan Solar telah tertidur di kamar mereka masing masing. Tapi berbeda dengan Taufan dan Blaze. Sepertinya mereka belum tertidur karena membicarakan sesuatu. " Fan.. isi kotak itu apa? dari mana datangnya kotak itu? " tanya Blaze penasaran. " mana saya tahu saya kan bukan Tahu tapi manusia. " ucap Taufan sedikit bercanda. " ya tau lo itu bukan tahu, tapi lo manusia. masa lo siluman sih.. " geram Blaze karena kehilangan kesabarannya dan tidak bisa mengontrol emosinya. " gak tau isinya apa. la ini mau bukak. :D dari pak Somure tadi. lo ke kamar mandi sih, jadi gak tau. " ucap Taufan. " kok bisa ada di lo sih? " tanya Blaze penasaran kembali. " oh, sebenarnya ini buatku dan Lily chan. tapi lily chan gak suka warna biru. jadi buat aku aja. " ucap Taufan senang.
Taufan pun membuka kotak kecil itu. Dan isi kotak itu, terdapat sebuah liontin kupu-kupu sapphire dengan rantainya yang berwarna emas. lalu sebuah pena tanpa tinta, akan tetapi terdapat sejenis sihir yang bisa membuatnya bertinta. dan sebuah buku berwarna putih yang isinya kosong semua. serta syal berwarna biru tua.
Benda yang pertama kali ia sentuh adalah liontin kupu-kupu itu. Taufan mencocokkan liontin di leher nya. " Blaze, kau rasa, aku cocok gak pakai liontin ini? " tanya Taufan. entah mengapa saat melihat liontin itu terdapat ketertarikan yang ada pada Taufan. Blaze mulai melihat liontin itu secara dekat dan membantu Taufan memasang liontin itu di lehernya.
__ADS_1
" menurutku cocok banget fan, tapi warna biru apa ini? gak pernah liat. kayaknya semua benda ini adalah benda sihir deh. bukan benda biasa yang ada disini. " tebak Blaze. Perkataan Blaze ada benarnya juga ya. " ah.. Blaze, sihir itu tak ada di dunia ini. tapi soal warnanya, aku juga gak tau. warna baru mungkin yak? " tanya Taufan kepada dirinya sendiri dan Blaze. Pada saat itu, mereka tidak mengetahui warna biru sapphire karena warna itu bahkan tidak ada di dunia itu. Taufan pun melihat Blaze yang sedang menatapnya. " Apa lo liat liat ke gue. ada utang bayar. UnU. " ucap Taufan tersenyum bangga. " Anj*ng!! bukan gitu Fan, cuman warna liontinnya mirip warna iris mata lo. " ucap Blaze kesal sambil membaringkan tubuhnya di sebuah kasur. Taufan sejenak berdiri dari kasur dan menuju cermin. Ia berkaca. Apakah benar warnanya sama? " eh.. iya juga ya? kok bisa warnanya sama persis? " Tanya Taufan berkali kali dalam hatinya.
Daripada beban pikiran bertambah banyak, Taufan memilih untuk terlelap. begitupun dengan Blaze. Namun tiba tiba Taufan merasa ada yang mengelilinginya seakan akan ada sesuatu bersamanya. padahal ia tidak memakai selimut ataupun apapun. tapi ia justru merasakan ada yang sedang terbang didepannya. tapi apa itu.
Tap
__ADS_1
Tap
Taufan POV
Sebenarnya benda apa ini? apakah liontin ini bercahaya sewaktu bulan menampakkan dirinya? atau sebuah sihir? tapi.. itu tidak mungkin, di dunia ini tidak ada sihir. Tapi jika itu benar adanya..
__ADS_1
Taufan Pov end