
Somure Oukotsiwa POV
bola mata itu, sepertinya aku pernah melihatnya. tunggu sebentar, " dia " juga memiliki bola mata yang sama dengan ini. aku harus menyelesaikan tugas terakhirku sebelum kembali bergabung dengannya kembali. semoga saja " dia " baik baik saja di sana. karena iblis iblis itu aku terseret dalam kekacauan dunia ini. dan tidak bisa membantu awan menjaganya.
__ADS_1
Somure Oukotsiwa POV end
" Pak.. apakah anda telah memeriksa kabel dan beberapa karyawan yang dekat dengan korban? " tanya Halilintar tiba-tiba muncul di hadapan Somure. sekaligus membuyarkan lamunannya. " kabel? " gumam Taufan sambil melangkah menuju bagian tengah rumah hantu. " kabel baik baik saja, sedangkan para karyawan yang dekat dengan korban sedang dimintai sanksi. " ucap Somure.
__ADS_1
Halilintar kembali berkeliling, Ia melihat Taufan sedang memandangi sesuatu. Merasa ada yang janggal, Halilintar pun melihat ke arah yang diperhatikan Taufan. Taufan semakin memperhatikan satu kabel yang terhubung pada satu tali untuk menggantung cosplay mayat gantung. Taufan berkata tanpa sadar. " Kabel yang dikaitkan oleh tali gantung disodorkan pada lampu samping. " tiba tiba sebuah ucapan terdengar. " dengan kata lain, ini adalah percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh cosplay mayat gantung. " ucap Halilintar. " kita harus memberitahu kepolisian soal ini. " ajak Taufan sambil melangkah pergi dari tempat itu menuju TKP.
Kepolisian pun membawa pergi pelaku ke kantor polisi. " wah, kadonya bagus. mau disimpan siapa? " tanya Thorn tiba tiba sambil mengusap air matanya. " lily chan aja deh. " ucap Taufan. " gak.. lo aja. gue gak suka warna biru. " tolak Halilintar. tapi emang bener sih, Halilintar gak suka warna biru. " berarti lo gak suka Taufan dong. ehem " goda Solar dan Aisha sambil menggoyangkan bahunya. " enak aja, gue masih jomblo tau. pokoknya lo yang ambil. isinya juga. " seru Halilintar. " em.. okey, eh. si Blaze mana? " tanya Taufan sambil memasukkan kado itu ke tas kecilnya. " katanya ke kamar mandi sebentar. lanjut main yok!! " ajak Thorn. Akhirnya mereka kembali berkeliaran di pasar malam setelah Blaze datang.
__ADS_1
Dari menaiki rollercoaster, bermain mobil, biang lala, dan jajan jajan. Taufan membeli sebungkus es teh dan satu arumanis. Blaze membeli coklat panas disertai kebab keju. Thorn membeli jus brokoli dan kripik bayam. Halilintar membeli maklor super pedas ditambah lagi boncabe level 30. sadis amat hidup lo ya Hali TvT. Aisha membeli es batu dan es krim. dan solar membeli kue pie. dan mereka juga berencana untuk menginap di rumah Aisha karena sudah malam.
Saat masuk rumah, mereka disambut hangat oleh bunda Aisha yang bernama Alyana Hasha. mereka juga sempat di tawarin makan di rumah Aisha oleh Alya. namun mereka langsung menolak karena beralasan telah makan cemilan di pasar malam. Alya pun membagi kamar mereka. Aisha dengan Halilintar berada di kamar lantai dua. Thorn sekamar dengan Solar di lantai satu. sedangkan Taufan dan Blaze berada di kamar lantai dua yang berada di sebelah kamar Aisha dan Halilintar. Mereka berenam pun setuju.
__ADS_1