
*** Others Place.. ***
Seorang pria memakai perlengkapan prajurit. Lengkap dengan sarung pedang dan sabuk biru menghadap pada seorang remaja laki laki di depannya.
" Master.. semuanya sudah ku selidiki. Dia berada di dimensi keempat yang disana tidak terdapat satupun sihir. " ucap pria prajurit itu.
" hmm apa ada kabar lagi Awan? " tanya pemuda yang dipanggil master itu.
" em beberapa orang mematuhi para Iblis demi keselamatan mereka. lalu di kendalikan oleh iblis itu. haruskah aku bertindak Master " tanya prajurit itu kembali. Prajurit itu membungkukkan kepalanya dan berlutut. Lalu berkata.
" saya bersedia mengorbankan nyawa demi anda.. master.. "
__ADS_1
Sang pemuda bangkit dari kursinya dan melangkah maju. Wajahnya belum terlihat. Hanya saja, bola matanya bersinar layaknya permata. Berwarna biru tua. Atau lebih dikenal sebagai permata sapphire. Senyuman mulai terukir di wajah pemuda itu. Mulutnya mulai terbuka kembali.
" tidak perlu awan.. kau tidak perlu berkorban demi diriku.. " ucap pemuda itu.
" Tapi master, para iblis itu telah bertindak untuk menyelundupkan Permata Ungu ke tambang di sebuah desa. para warga yang menjadi tambang tidak akan mendapatkan Emas. namun permata ungu. Biarkan saya untuk menyelidiki kasus ini. " jelas Prajurit itu.
" tidak perlu Awan. Tapi aku butuh bantuanmu. aku akan menyamarkan diriku sebagai seorang anak biasa dan juga pencuri profesional. jadi, tolong jangan katakan ini kepada siapapun. " ucap Pemuda itu.
" tentu.. aku telah memberikan sebuah liontin kepadanya. jika dia menemukan diriku yang ada di sana, ia akan masuk kembali kesini. jadi, jika ada seseorang yang sangat mirip denganku. terutama bola matanya. Rahasiakan darinya dahulu. kau paham ? " tegas Pemuda sambil menunduk.
" aku paham master.. aku akan berusaha untuk menyembunyikan rahasia ini dari Prajurit lainnya, dan aku akan mengerjakan apa yang diperintahkan olehmu. " ucap Prajurit itu kembali.
__ADS_1
" aku salut dengan perkataan mu. tapi, istirahatlah kali ini. kau pasti begitu lelah untuk menghadapi bawahanmu kan? :) " Tanya sekaligus saran sang pemuda.
" baiklah.. saya mohon undur diri master. " Prajurit itu pun melangkah keluar dari Aula utama. Yaitu Aula yang ditempati pangeran kedua kerajaan elementary. Istana Angin.
Pemuda itu pun Melangkahkan kakinya perlahan. tangannya tergerak untuk membuka sebuah pintu. selendang berwarna biru mulai berlayar ke udara. jendela yang terbuka membuat rambut pemuda itu tergerak. Tangan kanannya menyentuh sebuah mahkota di kepalanya. dan meletakkan mahkota itu di sebuah meja bundar berwarna putih. sedangkan tangan kirinya menekan sebuah stop kontak berwarna perak. Seketika lampu menyala di ruangan itu. Yang tak lain adalah kamar pemuda itu sendiri.
Ia melepaskan selandangnya yang terikat di lehernya. " Iblis berada di dunia ini? sepertinya aku harus kembali bertindak. " gumam pemuda itu sambil membuka tangan kanannya untuk memegang suatu benda. Ia mulai berucap.
[ Sapphore Fly ]
dan seketika setelah mantra itu terucap, lima buah kupu kupu mengitarinya dengan indah. sayap sayap yang membentang di tubuh kupu kupu itu, mulai berkilauan cahaya biru. Ia menghela nafasnya. Lalu berkata. " selama aku berdiri di udara, kerajaan ini akan selamat. tidak terkecuali para rakyat. Aku hanya memerlukan kebebasan sebentar saja. Aku berjanji akan melindungi kalian semua. " Pemuda itu pun di kelilingi oleh kupu kupu itu. pemuda itu kembali berkata.
__ADS_1
" Aku akan tetap tersenyum walaupun semua penghinaan yang kalian lakukan saat diriku menyamar nanti. "