BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan

BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan
Warna misterius


__ADS_3

Keesokan harinya, Taufan kembali bersekolah. Ia bertemu seorang remaja laki laki yang cantik. Rambut coklat dengan surai putih dan mata berwarna emas. pakaian sederhana namun terkesan elegan. Gempa Xistally. Ketua OSIS di sekolah Taufan.


" Hai gempa.. kau dah sembuh? " tanya Blaze senang karena akhirnya gempa keluar dari rumah sakit. " la ini apa? aku kan gempa.. memangnya aku ini hantu gentayangan apa? " tanya gempa marah. Tapi ia masih sedikit tersenyum seperti biasanya. lebih tepatnya lagi senyum penyiksaan.


Blaze diam tak berkutik di tempatnya. Lalu ia berlari menuju belakang taufan dan menggenggam lengan baju erat erat.


" Taufan tolong aku.. hiks. " isak nya sambil membulat kan mata api jingga nya.


" ah.. kayak anak kecil. Lepasin blaze!! " teriak Taufan sambil berusaha melepaskan tangan blaze yang masih tersangkut di lengannya. Aura penyiksaan yang ada pada gempa masih terasa seram. Tapi tiba tiba ada empat orang yang menghampiri mereka.


Remaja pertama adalah laki laki. Rambutnya berwarna ungu menjulang ke atas. Visor berwarna ungu dengan garis biru. bola matanya ungu bulat. Fang Shadow.


Remaja kedua adalah laki laki. Rambut coklat yang sedikit botak. Kulit yang berwarna coklat. Badannya gendut dan memakai ikat kepala berwarna merah. matanya berwarna cokelat. Gopal Kumaran.


Remaja ketiga adalah perempuan. Berambut hitam yang terikat dua oleh kuncir berwarna biru kuning. kacamata ber pinggiran biru berbentuk bulat. bola matanya berwarna biru. logat cinanya mudah dikenali. Ying Zhu.


Remaja keempat adalah perempuan. Berjilbab pink dengan pakaian serba pink. sepatu putih dengan pita pink. bola matanya berwarna magenta. Yadella Anaya. atau sering dipanggil Yaya.

__ADS_1


" kalian sudah berangkat ya. kukira telat lagi. " Sindir Gopal.


" heh, walaupun aku sering telat. tapi seharusnya kau bersyukur kalau aku berangkat lebih awal. " omel blaze.


" malahan aku bersyukur kalau kau ternistakan. Fu*k you blaze. " ucap Gopal watados.


" omonganmu bro!! " tatapan gempa membuat Gopal merinding. Akhirnya mereka kembali ke kelas masing masing.


Saat istirahat, mereka semua berkumpul di lapangan olahraga yang disana terdapat meja kursi. Taufan, Blaze dan Thorn menceritakan kasus yang mereka temukan saat berada di pasar malam. termasuk Taufan dan Halilintar yang membantu memecahkan kasus dan diberikan sebuah kotak berwarna biru. Mata Yaya, Ying, Fang dan Gopal pun berbinar mendengar cerita itu.


" ehehe.. Terima kasih. " sahut Taufan.


" oh.. Taufan!! benda apa yang diberikan polisi yang bernama Somure Oukotsiwa itu? tunjukan boleh!? " tanya Ying penasaran. Taufan pun menganggukan kepalanya dan melepaskan liontin di lehernya.


" ini salah satunya. kalian tau gak warna biru apa? kami semua tidak tau. " tanya Blaze. Ying, Yaya dan Gopal pun berpikir keras. Gempa sibuk melihat betapa indahnya liontin taufan. sedangkan Fang hanya cuek saja.


" Em.. kami gak tau Fan.. kami saja baru liat warna ini. " ucap Yaya dan Ying bersamaan.

__ADS_1


Gopal berkata. " wah.. mirip warna matamu Taufan. " Gempa pun mengembalikan Liontin kupu kupu itu.


" Fan... siapa yang bermarga Oukotsiwa. kayaknya di daerah kita belum ada nama Oukotsiwa. " Bingung Fang.


" lah.. baru sadar.. kebetulan marganya Taufan itu Wingsley kan? bukannya itu belum pernah ada ya? " tanya Solar.


" iya ya.. aku belum pernah bertemu kakekku juga. " ucap Taufan.


" Heee!! "


Teriak teman teman Taufan. " kau belum pernah bertemu. " tanya Aisha.


" Belum sama sekali. " Jelas Taufan.


" bagaimana kalau nanti kita tanya ke tante Raina. siapa tau dia menyembunyikannya darimu Taufan. " usul Halilintar.


" Sip.. oke. "

__ADS_1


__ADS_2