
Taufan seketika beranjak dari duduknya. Lalu memandang mereka lekat lekat dan berbinar. Langkah mulai berjalan maju untuk menuju sebuah kamar. Pintu yang berwarna biru langit itu mulai menutup pelan. Lagi lagi Taufan mengurung dirinya.
" em.. Taufan?? dia kenapa? " tanya Muze. Solar hanya terdiam. Blaze memijat keningnya dan Ice dengan santainya berkata. " Ya, memikirkan seseorang yang ia tunggu untuk kembali. Kalian pasti pernah begitu juga kan? "
...*・゚゚・*:.。..。.:*゚:*:✼✿✿✼:*゚:.。..。.:*・゚゚・*...
Tornado...
Atas dasar apa kau mengkhianati kami? apa yang harus kami lakukan untuk membujuk mu kembali ke sisi kami? Apa yang mereka lakukan padamu hingga kau seperti ini Tornado? kumohon Tornado.. kembalilah.. kami masih membutuhkanmu!!
Tap
__ADS_1
Tap
" Haih.. sepertinya aku harus melakukan teknik itu lagi.. " Gumam seorang remaja pria sambil mengusap sebuah Foto yang didalamnya ada Taufan, Spiri dan Miranda. Serta seorang lagi yang wajahnya tertutup oleh debu.
" Aku akan membujuk mu kembali.. dan sepertinya, permainan kali ini akan lebih menyenangkan. " Seringgai remaja itu dalam senyuman hangat nya.
...*・゚゚・*:.。..。.:*゚:*:✼✿✿✼:*゚:.。..。.:*・゚゚・*...
" Anak anak, hari ini kami selaku para guru tidak bisa mengajari kalian karena ada rapat khusus soal tempat terlarang. Jadi yang kalian lakukan adalah mendengar kan Senior kalian dari kelas 1 untuk menggantikan kami. apakah kalian paham anak anak? apa ada seorang diantara kalian yang mau bertanya? "
" Paham Miss!! " ucap semua murid. Horny pun tanpa segan untuk mengangkat tangan nya. " Miss.. tempat terlarang itu apa? " Pertanyaan yang dilontarkan dari Horny memikat di benak murid. " Pertanyaan yang bagus Horny.. " Puji Miss Osamu.
__ADS_1
" Tempat terlarang adalah tempat pertempuran para petarung legenda dulu. Perjalanan nya sangat panjang dan kemungkinan kalian akan bertemu monster monster besar yang siap memakan kalian. dan mencari harta tersembunyi maupun warisan yang petarung tinggalkan. kalian bisa mengambil apa saja disana dan akan dibuka dalam sebulan mendatang. Tapi saat berada disana kalian harus memiliki jiwa yang kuat untuk menghadapi Iblis. Nasib baik jika kalian pernah melihat perang ataupun menghadapi peperangan. oh ya, Taufan.. masuklah. "
Tak disangka sangka yang akan menggantikan guru mereka adalah Taufan. Ya, sepertinya mereka lupa kalau Taufan kan kelas Satu. " Halo!! namaku Taufan Windara!! kalian bisa memanggilku Taufan. aku berasal dari kelas 1A. " Ucap Taufan Sambil menundukkan kepalanya.
" Kali ini senior Taufan lah yang akan mendampingi kalian. ada pertanyaan? " Ucap Miss Osamu.
" Miss aku mau tanya.. bukannya Windara itu nama istana kerajaan? " Tanya seorang anak berambut hijau bermata ungu. pertanyaan anak itu membuat mereka sangat terkejut. apalagi Topan dan yang lain.
" Wah. aku saja tidak tau kalau Windara adalah nama istana. bisa kau jelaskan sendiri Taufan? " Tanya Miss Osamu menyeringai. menurut kelas mereka, senyuman Miss Osamu bisa membuat siswa siswi merinding. Tapi sayang sekali, Taufan tidak terpengaruh ataupun ketakutan dengan senyuman itu.
" Jawabannya singkat, karena awalnya aku tinggal di dekat sana. dan untuk Miss Osamu, aku bisa membicarakan ini kepada Miss Maura. " ucap Taufan santai tanpa jeda. bahkan ia juga memakan sebuah biskuit yang entah datang darimana.
__ADS_1
" Oh.. begitu ya, tunggu dulu..