BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan

BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan
Siapa dia


__ADS_3

Langit jingga yang begitu indah mulai berganti menjadi merah dengan perlahan. Warna merah pun kembali bergeser menjadi warna hitam. Angin berhembus semakin dingin. Sinar bintang yang berkilauan indah di langit malam. Bulan pun nampak bersinar begitu indah.


Atas jubah yang bergerak riang di langit. Dengan Iris Hazelnya yang begitu indah. Tatapan yang begitu sayu lagi rindu. Bibir yang tergerak mulai menutup dan tersenyum. Liontin berbentuk sebuah huruf mulai bersinar cemerlang oleh sinar bulan. Sosok itu menggumamkan sesuatu.


* Kali ini.. aku akan berada di sisi kalian .. aku akan membuat orang yang merendahkan kalian membayarnya. *


( tebak lah sendiri dia siapa )


...**✿❀ ❀✿**...


Di sisi lain, Taufan mulai menutup matanya sejenak. Tapi kakinya tergerak menuju suatu hal. Ia pergi keluar dari rumah kecilnya ini. Iris Sapphire miliknya mulai melonjak begitu tinggi.


* Aku bisa merasakan kalau dia kemari.. tapi dimana dia? kenapa aku belum melihatnya? *


Sebuah tepukan tangan mendarat di bahu kiri Taufan. Ia melirikan matanya sejenak untuk mengetahui siapa yang berada disampingnya. Dan ternyata orang itu adalah Topan. ( kalian masih ingat kan? yang dari dunia lain? )


" kau belum tidur Topan? "


" Aku tidak bisa tidur.. dari ekspresimu.. sepertinya kau menunggu seseorang? "


" ..... "


" aku menunggu ' dia ' kembali.. "

__ADS_1


" dia siapa? "


" orang yang kami tunggu selama empat tahun. kakak tertua kami yang tersembunyi. telah merantau sangat lama. aku berharap tidak lupa ingatan lagi.. "


" maaf sudah berkata.. "


" Tidak masalah Topan.. oh ya.. apa kau percaya dengan dunia lain? atau ini hanya mimpi? "


" Ya.. awalnya aku tidak percaya. tapi, setelah ini terjadi aku percaya kalau dunia lain benar adanya. ngomong ngomong kau dan Hikaru dekat juga.. sejak kapan kau mengenalnya? apa yang dikatakan paman Rein? tujuh tahun yang lalu? " Tanya Topan bertubi-tubi.


" tidak.. tapi delapan tahun lalu. aku mengenalinya dari Awan. aku mulai mengawasinya setahun setelah peperangan Spider Windara berakhir. aku merasa bersalah apa yang ku lakukan saat itu. membuatku terjun bebas dari pengawasan ayahku dan semakin mengawasi anak itu. apalagi ibunya adalah orang yang pernah menjadi guru pertamaku. tentu saja aku harus mengawasi nya. " Ucap Taufan seraya memandang langit berbintang. Taufan mulai duduk di sebuah batu besar dan menghela nafasnya.


" Tapi karena aku terusan mengawasi, aku jadi sering kabur dari tugas asli ku. yang mungkin kalian ketahui namun kalian tidak menyadarinya. aku bahkan? Melanggar perkataan kakakku. sejak saat itu aku disini. membangun rumah dan mengajak Hikaru pergi dari reruntuhan rumahnya. "


" Sebenarnya kau siapa? melihat gerak gerik Michelle kepadamu, sepertinya kau bukanlah murid biasa. "


" Kau tidak boleh memberitahu soal hal ini kepada semuanya. Jika dia tau diriku yang asli, mereka akan lebih melindungi ku dibandingkan dengan mereka sendiri. "


" Baiklah.. aku berjanji. "


" Sebenarnya, aku ini adalah... "


...****************...

__ADS_1


" Ketua.. apa yang harus kita lakukan untuk bulan depan? "


Terlihat seorang prajurit yang memakai pakaian serba kelabu menghadap pada sosok wanita berjubah hitam. Wanita itu mulai membuka mata silver nya dan melirik ke sebuah benda berkilau berupa permata ungu iblis.


" Selundupkan lebih banyak lagi permata ungu. dengan begitu, aku akan lebih mudah untuk mengendalikan warga angin. ubah warnanya menjadi biru. "


" Baik! ketua! apa ada lagi yang mau kau bicarakan? "


" Apa kau tau dimana mereka berada? "


" Maksud anda orang yang menghilang bertahun-tahun lalu? "


" Ya. "


" Kami belum menemukan informasi tentang mereka ketua.. "


" pergilah dari sini Vorvus.. "


" Baik.. "


Prajurit itu pun melangkah ke belakang. Menghindari sosok perempuan didepannya.


" Aku pasti akan membuat Istana Windara menjadi milikku sepenuhnya. Aku akan menjadi ratu selanjutnya. Hahahahaha!! "

__ADS_1


__ADS_2