BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan

BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan
Puak Salju


__ADS_3

Sesampainya di perkemahan. Mereka pun memakai jaket tebal berbulu. Sepatu tebal dan juga syal. Lalu mereka berangkat ke kota Salju dengan berjalan kaki juga. Ditengah perjalanan ke kota Salju.


" Hey guys.. kenapa kita harus pakai ini? " Tanya Muze sambil melingkarkan syal berwarna jingga di lehernya.


" Berbeda dengan kota Bara yang sangat panas, Kota Salju sangat dingin. " Ucap Hikaru sambil memakai sepatu tebal nan tinggi.


" Oh.. " Hanya itu yang terlontar kan dari mulut Muze. Mereka pun kembali berjalan. Jangan tanya dimana Jessica dan Zean. Mereka sudah bersama rombongannya.


Akhirnya mereka sampai di gerbang yang terbuat dari es asli. Benar benar es asli. Di tengahnya ada logo salju seperti di emot HP kita. yang ini loh.. ❄


" Wah.. Dingin banget.. Horny tak percaya sedingin ini.. " Ucap Horny kedinginan dengan memeluk dirinya sendiri.


" Memang begitu wujud kota Salju. Namanya juga Salju, oh dingin tentunya.. " Ucap Miranda dengan senyumnya.


" Sekarang kita cari Ice.. siapa tau ada disini. ayok semuanya.. " Ajak Topan.

__ADS_1


" Ets.. bentar dulu, aku cuma mau ngingetin disini tuh angin bisa berhembus sekerlip mata dan membekukan kita. Jadi hati hati. " Ucap Aikate mengingatkan.


" Baiklah.. "


Mereka pun perlahan lahan masuk kedalam gerbang. Saat baru melangkah, mereka disuguhi oleh pemandangan indah dan sangat dingin. bola bola es dan salju terbentuk disegala sisi. pohon mapple terlihat membeku. Serta semua rumah yang terdapat salju di atapnya. Benar benar indah.


Mereka pun berlaju pergi, melihat seorang berambut panjang warna putih. Pakaian berbulu. Berjanggut panjang. Dan jangan lupa tongkat besar yang terbuat dari es. Siapa lagi kalau bukan Mas Mawais. Mereka ketakutan.


" Halo.. apa kabar. " Ucap Mas Mawais. Ia pun melihat ke kanan dan kekiri.


" Tuan.. sepertinya kau sedang mencari seseorang atau sesuatu.. " Tanya Taufan.


" Ah.. aku mencari Polar Bear.. " Ucap Mas Mawais seraya menaruh senjatanya itu di tanah.


" Polar Bear?? " Bingung mereka.

__ADS_1


" Ah.. yang ia maksudkan adalah Ice bukan? " Sweadrop Taufan sambil menunjuk ke seseorang diatas atap yang sedang mengasah panahnya. Semuanya ikut sweatdrop.


" Ah.. disana ya ternyata.. Ice.. " Panggil Mas Mawais.


" Hmm.. apa!? apakah ada perang lagi!? " Ice terkejut sampai anak panahnya terlempar didinding tepat disamping Muze. Muze terdiam seraya melirik pelan panah di sampingnya.


" Owh.. Terlempar ya. maafkan aku. " Ucap Ice santai dengan melompat dari atap kebawah dan berlari menuju Muze.


Ice memblokir Muze dengan tangan kanannya. memegang panah dengan wajahnya bertatapan dengan Muze. Muze memerah, apalagi ia merasakan nafas Ice yang berhembus di lehernya. Aduh.. kenapa aku jadi kebawa adegan seperti ini sih.. Jiwa Fujoshi ku TvT.


Semuanya hanya sweatdrop atas kelakuan Muze yang mulai kumat. Ais mulai berasap saat mengetahui kalau Ice itu adalah dirinya dari dunia lain. Sekaligus membayangkan bagaimana jika dia berada ditempatnya.


Begitupun dengan Muze. Ia juga berpikiran kalau bagaimana Ais seperti ini juga. Berbeda dengan Ice yang sebenarnya hanya ingin mengambil anak panahnya.


Lalu Ice berhasil mencabut anak panahnya dan kembali meloncat ke atap sebuah rumah. Mas Mawais berkata. " Tenang seperti air. " Semuanya sweatdrop lagi.

__ADS_1


" Sebenarnya apa tujuan kalian datang ke kota Salju. em, kau tak apa kan? " Tanya Ice. Lalu ia bertanya kepada Muze yang menutup mulut dan pipinya yang memerah akibat kejadian tadi.


__ADS_2