BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan

BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan
Uhuy.. Tidak transparan


__ADS_3

Mereka pun keluar dari bus masing masing. Terlihat sebuah tenda berukuran cukup lebar yang sekiranya berisi dua puluh orang di setiap tendanya. Dengan pengawas masing masing. Di tenda di berwarna biru bersinar di dekat pohon mangga, mereka melihat remaja laki laki yang mereka kenali.Yang tidak lain adalah Taufan.


" Hai kalian!! Disini!! " Teriakan itu membuat Topan dan lainnya menengok. Teriakan dari Spiri yang dikenali oleh mereka. Semuanya lekas berlari menuju suara Spiri.


" Kita disini nih!? " Tanya Horny polos.


" Tentu tuan.. kita berada disini sekarang.. " Ucap seorang yang memakai ikat kepala berbentuk segitiga berwarna biru jingga. Sopan Kanera. Dia termasuk dari keluarga Cyclone yang berhasil kabur dari serangan Spider Windara. karenakan ibunya keluarga Cyclone.


" Heh.. kalian siapa!! " Tanya Blaze kaget.


" Ah.. perkenalkan ini Topan, Muze, Thunder, Solya, Horny, Ais, Genma, Hikaru, dan Michelle. Kalian perkenalkan diri kalian sendiri. aku malas ngomong. " Ucap Miranda sambil mengibas ngibaskan tiga buah kartu.


" Nama Hamba, Sopan Kanera.. ibunda dari keluarga Cyclone dan ayahanda keluarga Kanera. salam kenal tuan tuan dan nona nona. " Ucap sopan mengenalkan diri dengan sopan.


" Aku Icarus Kanera. saudara kembar sopan dan kakak dari Miranda. " Ucap Icarus sambil bergaya swag. kayak Solar tau kan!?


" Aku Aikate Uzumaki dari negara Jepang. Salam kenal. " Ucap gadis bermata biru itu. Entah kenapa aku ingin masukin anime Jepang 🗿.


" Salam kenal.. " Ucap mereka bersama.


" Tunggu sebentar.. Kau bilang ibumu keluarga Cyclone!? " Ucap Muze penasaran.


" Iya.. itu karena ibu berhasil ditarik saat terseret ke dunia lain pada SFM. Tapi terluka parah. Akhirnya dikirim untuk diselamatkan di elementer cahaya. Lalu lahir lah kami. " Ucap Miranda sambil menggerakkan tangannya ke kanan dan ke kiri.

__ADS_1


" Owh.. begitu ya.. " gumam Thunder dengan tangan di dagunya.


" Jadi secara tidak langsung kau menjadi sepupuku!? " Tanya Topan terkejut membelalakan matanya.


" Kau dari Cyclone juga!? Salken Topan.. " Ucap Icarus.


" Yuhuu.. hari ini kita istirahat. Sudah siang hari.. malam hari kita ke kota Bara. " Ucap Miranda riang sambil meloncat terbang.


" Bersabarlah nona Kanera wahai adikku. " Ucap Sopan menasihati.


" Kenapa malam hari!? " Tanya Horny penasaran.


" Benar. biasanya siang hari.. kalau kemah. " Ucap Hikaru bingung.


" Udaranya panas walaupun malam hari. Habis jam 5, kita berangkat kesana jalan kaki. kalau pakai bus kemungkinan busnya terbakar. Soal pakaian aku sudah menyiapkan pakaian tahan panas yang tipis namun tidak transparan. Dan itu untungnya tidak transparan. " Ucap Taufan senang sambil melangkah menuju tempat kopernya berada dan mengambil beberapa buah pakaian tipis.


" Hu.. kukira transparan.. " Goda Aikate dengan nada sangat menggoda.


" Ya.. kenapa bukan yang transparan saja ya.. " goda Icarus mengikuti nada Aikate.


" Diam kalian!! " Seru Taufan dengan pipi cukup memerah.


" Udah ah.. aku mau mandi dulu.. " Kesal Taufan sambil beranjak pergi menuju kamar mandi di sebuah gedung khusus kamar mandi.

__ADS_1


" em.. emang kenapa yak!? " Tanya Ais tak mengerti disertai anggukan Muze.


" Soalnya di Angkatan kami kami pernah kesini juga. Kemahnya juga disini. Dan waktu itu satu tenda ada delapan orang. dibagi dua. empat di Bara dulu dan empat lagi di Salju dulu. dan.. ekhem. " Ucap Aikate sedikit merah.


" Taufan pake baju tipis, transparan lagi!! " Ucap Icarus sambil memalingkan wajahnya.


" Lah emang kenapa? " Tanya Genma menaikkan alisnya.


" Entah.. " Ucap Allardyce dan Miranda bersamaan.


" Anu.. sixpack nya kelihatan yak.. ekhm. " Ucap Spiri tanpa beban. Semua orang memelototinya.


" Kenapa? ada yang salah? " Tanya Spiri bingung karena semuanya memelototinya.


" Taufan punya sixpack!? " Ucap Muze, Topan, Hikaru, Genma serta Michelle bingung.


" He.. kau tau dimana!? " Tanya Icarus balik bingung.


" Oh.. kalau tak salah aku pernah ngintip dia mandi. Kelihatan.. " Ucap Spiri mengingat ngingat. Ini anak udah gak polos lagih..


" Maafkan hamba jika menyela. Tapi haruskah kita tidur dulu sebelum sore. " Tanya sopan dengan santun.


" Ya.. "

__ADS_1


__ADS_2