BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan

BoBoiBoy -- Secret Wind Kingdoms Taufan
Berlatih terbang


__ADS_3

" Jawabannya singkat, karena awalnya aku tinggal di dekat sana. dan untuk Miss Osamu, aku bisa membicarakan ini kepada Miss Maura. " ucap Taufan santai tanpa jeda. bahkan ia juga memakan sebuah biskuit yang entah datang darimana.


" Oh.. begitu ya, tunggu dulu.. TINGGAL DEKAT SANA!! " teriak Miss Osamu terkejut.


" bagaimana kau bisa tinggal di tempat yang penuh kekejaman seperti itu. disana ada banyak bangsawan legendaris. jangan jangan kau berasal dari salah satu keluarga itu? " tanya Miss Osamu mondar mandir. para siswa siswi pun sampai kebingungan melihat tingkah Miss Osamu.


" Bangsawan legendaris yang bagaimana miss? " tanya anak tadi yang sebenarnya bernama Michelle Chiranus.


" Diantara kita baru terdapat keluarga tertinggi saja dari kalangan petarung. seperti keluarga Oukotsiwa, Cyclone, Chiranus dan lainnya. tapi di Kota Windara masih banyak yang berada diatas keluarga itu. seperti Circus, Windres, Kuroba dan Kerena. keempat marga itu berada diatas kita. dan diatasnya lagi ada pangeran kerajaan Elementary. Beliung. katanya mereka sangat kejam dan tidak bere prasaan. " ucap Miss Osamu ketakutan. entah kenapa Taufan merasa tersindir.


" kejam dan tak perasan ya, menurutku tidak. mereka menyenangkan. terutama keluarga lupin bernama Tornado Kuroba. aku kenal dia sebenarnya. " ucap Taufan santai tanpa beban.


" Ya.. baiklah, Miss Osamu rapat saja. biar aku yang mengajari mereka. " Tolak Taufan sambil mendorong kuat Miss Osamu dari belakang.

__ADS_1


" Weh.. tunggu!! tapi.. "


Brak


pintu pun tertutup


" oh ya, kalian pelajarannya sampai mana? " Tanya Taufan santai sambil mengunci pintu.


" Em, sepertinya sampai halaman.. " Ucapan seorang murid terpotong.


" Sepertinya belajar berjalan di udara, tapi belum sepenuhnya bisa. " ucap Muze frustasi. karena ia dan lainnya belum bisa terbang.


" ganti baju kalian dan pergilah ke lapangan. jika kalian ingin terbang!! cepatlah!! disini ada kamar mandi kan!? cepatlah!! aku harus menyelesaikan misi satu jam lagi. " Suruh Taufan serius sambil menjentikkan jarinya. dan seketika pakaiannya berubah menjadi pakaian penyihir.

__ADS_1


Lagi lagi para murid terkejut. dan saat mereka sampai di lapangan mereka lebih terkejut merasakan angin yang begitu kencang dan di tengah tengah angin itu ada seseorang yang berdiri tegak tidak terhempas. dan orang itu adalah Taufan.


Taufan melirik mereka sejenak dan mengangkat tangan kanannya keatas yang mengisyaratkan untuk berhenti. seketika angin yang mengitarinya perlahan menghilang. " Sudah lama aku tidak menggunakan kuasa yang sebenarnya. " gumam Taufan. tapi Thunder masih bisa mendengarnya.


" Bersilang dan fokuskan pada tubuh kalian. bayangkan kalau kalian sedang terjun bebas di langit dari pesawat. " Tegas Taufan santai sambil membuka bungkus permen marshmello. Murid bingung karena Taufan begitu santai dalam mengajar.


melihat mereka diam, akhirnya Taufan mengeluarkan aura gelapnya yang sudah bertahun-tahun disembunyikan. " Lakukan!! " tegas Taufan. sambil ketakutan, akhirnya mereka melakukannya dan berusaha tenang. akhirnya mereka berhasil terbang.


Karena tingkah Taufan yang begitu santai membuat para murid begitu penasaran. Michelle pun berjalan mendekati Taufan.


" Senior.. aku mau tanya sebentar. " Ucap Michelle sambil mengangkat tangannya ketika istirahat. " Apa kau kenal Phantomhive yang legendaris itu? apa kau diajari olehnya? " tanya Michelle.


" Ya, aku tak akan mengatakannya. tapi melihatmu penasaran maka baiklah. aku akan menceritakan tentang Phantomhive itu kepada kalian. " Ucap Taufan agak gugup.

__ADS_1


" Sesuai analisis ku, kau adalah orang yang membuat portal ke dunia lain kan? kau yang membawa para rakyat kesana kan? karena tidak mungkin kau hanya anak biasa. kau pasti berasal dari keluarga legendaris atau kau orang yang telah lama hilang. " Ucap Michelle menunduk dengan tubuh gemetar. Taufan tau jika dia kehilangan orang tuanya. tapi pertanyaan Michelle membuat murid lain semakin melihat Taufan.


__ADS_2