Bohemian Rhapsody Vol : 2 (Past To Present)

Bohemian Rhapsody Vol : 2 (Past To Present)
Chapter 2 (Cintailah Cinta) Page 10


__ADS_3

Denpasar - Bali


"Beijing Central Bank Bali Region"


Renon (4 jam sebelumnya)


Xiao Yu hari ini memimpin "Morning Briefing" sekalian Menginspeksi dan Mengevaluasi kinerja para karyawan di bank tersebut.


Setelah membuka Morning briefing dan membaca berkas serta laporan - laporan secara sekilas untuk ditanda tangani.


"Hari ini saya ingin menyampaikan kabar baik dan kabar buruk". Ujar Xiao Yu dengan suara tegas.


Semua karyawan yang berkumpul di ruangan tersebut nampak bingung untuk menyikapi, tersenyum senang untuk kabar baik atau harus cemas dengan kabar buruk.


"Tapi saya akan memulai dengan kabar baik terlebih dahulu". Lanjut Xiao Yu


"Laporan dari kepala cabang terdahulu mengenai target dan kinerja anda-anda sekalian sangat baik dan sesuai dengan kenyataan yang saya lihat selama 2 hari ini, jadi saya akan pastikan untuk Bonus akhir tahun bagi anda-anda sekalian dan bonus tambahan bagi karyawan yang bisa memenuhi target perusahaan,akan ditambah 5% dari biasanya.


Para karyawan pun bertepuk tangan dan tersenyum sumringah mendengar kabar baik yang disampaikan Xiao Yu.


"Saya pribadi mengucapkan terimakasih dan merasa bangga dengan hasil yang dicapai cabang ini." Ujar Xiao Yu yang kali ini ikut tersenyum.


"Selanjutnya untuk berita buruknya". Xiao Yu kembali berkata dengan tegas dan memandang keseluruh karyawan yang berubah tegang.


"Saya menerima laporan dari bagian HRD untuk satu pelanggaran dari dua karyawan disini"


Karyawan saling memandang satu sama lain dengan tanda tanya besar di fikiran mereka. "Pelanggaran apa yang dimaksud? dan siapa yang melanggar?"


"Sebelum anda-anda sekalian menandatangani kontrak kerja di perusahaan ini, ada salah satu peraturan yang melarang hubungan spesial antar karyawan. Peraturan itu dibuat bukan tanpa alasan, karena menurut penelitian 46,9% karyawan yang mempunyai hubungan didalam satu perusahaan bisa berkonspirasi melakukan penggelapan atau kejahatan di tempat mereka bekerja, dan saat ini dikantor ini ada yang melanggar peraturan tersebut". Xiao Yu diam dan memperhatikan kembali karyawan yang mulai berekspresi saling mencurigai satu sama lain.

__ADS_1


"Ibu Tari, dan Bapak Tantra". Xiao Yu menyebut kedua nama karyawan tersebut dengan tatapan yang tegas.


Tari dan Tantra pun saling memandang dengan kaget. Mereka tidak menyangka hubungan mereka yang sudah berjalan satu tahun dan ditutupi dari teman-temannya akhirnya ketahuan juga.


"Anda berdua tolong menghadap saya di kantor manager setelah briefing".


Keduanya pun hanya bisa menunduk pasrah.


"Sebelum saya menutup beiefing pagi ini, saya juga ingin menginformasikan mengenai Manager Baru yang baru akan masuk senin depan. Namanya "Ibu Iriana Saraswati", karena pada saat beliau masuk kerja saya tidak berada disini saya hanya mengingatkan untuk kerjasamanya dengan pimpinan yang baru, Sekarang anda boleh kembali untu bekerja". Xiao Yu menutup briefing dan meninggalkan ruangan.


-----------------------------------------------------------------------


Dalam perjalanan menuju penginapan


Dua Mobil yang berada didepan mereka, berjalan melambat dan berhenti.


Yoga melihat Saras dengan heran


"Ini sudah kaleng ke empat Sar, nanti kamu mabuk loh". Yoga mengingatkan


"Tenang Ga, cuma bir sih nggak bikin mabuk, beser iya". Jawab Saras


Seorang bapak-bapak menghampiri mereka


"Maaf pak, bisa tolong bantu kami mengangkat pohon yang tumbang dan menghalangi jalan didepan?"


("Pantesan pada berhenti semua,") batin Yoga dalam hati.


"Baiklah pak..."sahut Yoga yang langsung turun dari mobil dan membatu mengangkat Pohon yang menghalangi jalan tersebut.

__ADS_1


Selang 10 menit kemudian. Yoga tampak kebingungan mencari Saras yang tidak berada didalam mobil. Dia mencoba mencari disebrang jalan dan melihat Saras sedang jongkok dan muntah-muntah (ni cewek ngidam apa mabok sih?).


"Kan sudah aku ingetin tadi", ujar Yoga


"Masih bisa berdiri dan jalan?".


Rupanya Saras beneran mabuk dan tidak bisa berdiri sehingga Yoga harus memapahnya masuk kedalam mobil.


Mobil baru berjalan beberapa meter, ketika Saras tiba-tiba berkata sambil melihat ke kaca spion luar di sebelahnya.."Tunggu Ga,".


"Kenapa Sar?".


"Itu ada Ibu sama anaknya dipinggir jalan, mau ikut". Jawab Saras setengah mabuk.


Yoga pun berhenti dan melihat kearah yang di bilang Saras, tetapi tidak ada siapapun di jalan itu, lengang dan sepi.


Saras menurunkan kaca mobil dan melambai kearah belakang.


"Ayo Bu ikut kami aja, kasihan anaknya.masih muat kok untuk kalian berdua".


Yoga merasakan sesuatu yang tidak beres langsung tancap gas.


"Lho kok mereka ditinggal Ga?, kasihan mereka bisa kedinginan". Saras masih bisa protes walaupun setengah mabuk.


Yoga hanya diam dan berpura-pura tidak mendengar.


("Zaman gini, Hantu pun bisa menampakkan diri disiang Bolong") Yoga menggerutu dalam hati.


To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2