Bohemian Rhapsody Vol : 2 (Past To Present)

Bohemian Rhapsody Vol : 2 (Past To Present)
Chapter 1 (Yang menutupi pandangan kalbu) Page 7


__ADS_3

"Baiklah semua kelihatan bagus dan sempurna, para pemeran pengganti boleh mengambil waktu 15 menit untuk istirahat". Ujar Ketua panitia pengarah acara


"Selanjutnya kameramen berpindah ke stan makanan".lanjutnya


Violette dan Mahesa pun menuruni panggung untuk beristirahat.


"Memang benar, aku tidak punya anjing Grey Hound, dan punya hobby dengan otomotif yang mewah.Seperti pacar seseorang". Mahesa tampaknya sedang membicarakan seseorang.


Karena Violette seperti terdiam dan mematung


"Jika berfoto berdua dengannya aku selalu menyelipkan kata-kata romantis seperti : "Aku akan merindukanmu seperti kemarau yang merindukan hujan", bagaimana menurutmu? Bisa membuatmu hatimu meleleh?". Sindir Mahesa.


Violette hanya diam dan tetap membelakangi Mahesa.


"lho? Ada apa?, kalian bertengkar? Bukannya kamu baru mengunggah foto kalian berdua?".


Mahesa menjadi penasaran dengan sikap Violette.


"Atau baru putus?" Lanjut Mahesa.


Kali ini Violette bereaksi dengan membalikkan badannya dan berkata dengan ketus.

__ADS_1


"Kalau tidak tau, jangan sok tau!!". Lalu melengos pergi meninggalkan Mahesa.


Dengan perasaan yang tidak enak Mahesa menyusulnya. "Maaf kalau perkataan ku menyinggung mu". Mahesa berusaha untuk menormalkan suasana.Namun Violette tetap memasang wajah ketus. "Ya sudah ,kalau begitu.Aku akan menghapus nomer cewek yang sedang dekat denganku. Supaya bisa baikan denganmu". Mahesa berkata sambil mengeluarkan ponselnya.


"Nggak boleh begitu!"jawab Violette


"Itu namanya memainkan perasaan orang". Lanjutnya bernada protes.


"Nggak apa-apa, lagipula kami sudah lama tidak berkomunikasi, mungkin dia tidak serius denganku".jawab Mahesa


"Gara-gara begitu kamu bilang tidak serius?, apa kamu tau? Mungkin dia hanya berkomunikasi denganmu saja dan nggak pernah dengan orang lain". Nada bicara Violette semakin kesal.


"Eh..kamu tau nggak? Catering "Sedap Tristan" disewa untuk acara ini, masakannya terkenal enak-enak". Mahesa berkata dengan percaya diri, karena menurutnya topik tentang makanan bisa menurunkan emosi Violette. Namun semua itu hanya fikiran Mahesa saja karena Violette tampak lebih menjadi sedih dan berusaha menahan tangis.


"Aku ada salah ngomong lagi ya? Kok wajahmu jadi tambah sedih gitu?".


"Cowok yang kamu sindir itu namanya "Tristan", dan kamu memang suka membuat cewek sedih kan?" Jawab Violette


("Kenapa jadi tambah dalem gini salah nya?") Mahesa menggerutu dalam hati.


"Bukan begitu maksudku..aku...". Belum selesai berkata untuk minta maaf, Violette tampak tidak bisa menahan kesalnya dan mulai menangis.

__ADS_1


Mahesa yang berusaha menenangkan dengan menepuk punggungnya tidak jadi melakukan karena dilarang Violette.


"Jangan menyentuhku!".


"Iya..iya..tapi tahan dulu nangisnya,tahan napas.hembuskan.tahan,hembuskan. Mahesa berusaha menghibur.


Namun tangis violette semakin pecah. Dengan reflek Mahesa mengelus rambut Violette. "Ya udah..lepasin aja semua kesalnya kalau begitu".


"Aku sudah bilang , kamu jangan nyentuh aku. Ngerti nggak sih?!!" Protes Violette sambil menangis .


Mahesa dengan cepat melepaskan tangannya dari rambut Violette.


Semua orang yang berada disekitarnya menjadi melihat kearah mereka, karena tangisan violette.Mereka jadi seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar.


Mahesa pun sadar semua orang pasti menyalahkannya karena telah membuat pacarnya menangis.


"Eeh..kalian tenang semua, dia menangis karena aku nggak sengaja menginjak jari kakinya yang sedang bengkak". Mahesa beralasan membela diri.


Tetapi tetap saja alasan Mahesa tidak bisa diterima dan itu terlihat dari tatapan mereka.


To be continue

__ADS_1


__ADS_2